| Pembukaan | % Perubahan |
EURUSD | 1.0828 | 0.26% |
GBPUSD | 1.2871 | 0.14% |
AUDUSD | 0.6258 | 0.42% |
NZDUSD | 0.5687 | 0.25% |
USDJPY | 147.26 | -0.50% |
USDCHF | 0.8811 | -0.45% |
USDCAD | 1.4446 | -0.19% |
GOLDUD | 2891.1 | -0.37% |
USD/IDR | 16322 | 0.32% |
Fokus Emas:
Selasa, 11 Maret 2025 – Harga emas melemah ke level $2.891 per troy ons dalam sesi perdagangan pagi ini, tertekan oleh aksi profit taking serta meningkatnya ketidakpastian kebijakan perdagangan AS. Fokus investor kini tertuju pada rilis data inflasi utama AS yang akan menjadi acuan bagi The Fed.
Trump memberlakukan tarif 25% pada impor dari Meksiko dan Kanada pekan lalu, sebelum akhirnya memberikan pengecualian sementara untuk beberapa produk selama sebulan, yang justru menambah ketidakjelasan arah kebijakan ekonomi AS. Dalam pernyataannya, Trump menghindari prediksi mengenai potensi resesi akibat kebijakan tarifnya, hanya menyebut bahwa ekonomi AS sedang dalam "periode transisi.
Di sisi lain, pasar kini menunggu rilis data inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) AS pada Rabu (12/3) serta Indeks Harga Produsen (PPI) pada Kamis (13/3). Data ini akan memberikan indikasi lebih lanjut mengenai sikap kebijakan moneter The Fed ke depan. Saat ini, pelaku pasar memperkirakan pemangkasan suku bunga pertama akan terjadi pada Juni, seiring dengan perlambatan ekonomi yang semakin nyata. Ketua The Fed, Jerome Powell, dalam pernyataannya pada Jumat lalu menegaskan bahwa dampak tarif terhadap inflasi masih belum dapat dipastikan, sehingga keputusan moneter The Fed akan sangat bergantung pada data-data ekonomi mendatang.
Dari sisi teknikal, support terdekat harga emas saat ini berada di kisaran $2.886 hingga $2.873, dengan resistance terdekat di $2.906 hingga $2.913. Jika tekanan jual meningkat, support lebih dalam berada di $2.853, sementara resistance terjauh berada di $2.933.
Jam | Pair | Data | Actual | Ekspektasi | Sebelumnya |
5:00pm | USD | NFIB Small Business Index | - | 100.9 | 102.8 |
9:00pm | USD | JOLTS Job Openings | - | 7.65M | 7.60M |