Home
>
News
>
Publication
>
Harga Emas Naik di Tengah Sinyal Pelemahan Ekonomi AS dan Ketegangan Global
Harga Emas Naik di Tengah Sinyal Pelemahan Ekonomi AS dan Ketegangan Global
Thursday, 05 June 2025

INDIKATOR HARGA

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.1416

0.16%

GBPUSD

1.3551

0.10%

AUDUSD

0.6491

0.28%

NZDUSD

0.6025

0.28%

USDJPY

142.76

-0.17%

USDCHF

0.8181

-0.12%

USDCAD

1.3677

-0.07%

GOLDUD

3374.6

0.29%

USD/IDR

16300

0.00%

Fokus Emas:

  1. Melemahnya data ekonomi AS memperkuat ekspektasi pemangkasan suku bunga
  2. Ketegangan geopolitik Ukraina dan perang dagang AS

Kamis, 05 Juni 2025 – Harga emas naik ke level $3.374 per troy ons pada awal sesi perdagangan hari ini, didorong oleh memburuknya data ekonomi Amerika Serikat serta meningkatnya ketidakpastian geopolitik dan perdagangan global, yang menghidupkan kembali daya tarik emas sebagai aset safe haven.

Laporan ADP Employment Change menunjukkan hanya 37.000 pekerjaan tercipta di sektor swasta selama Mei, jauh di bawah ekspektasi pasar. Selain itu, ISM Services PMI turun ke level 49,9, mencatat pelemahan pertama sektor jasa sejak pertengahan 2024. Hal ini mengindikasikan adanya perlambatan dalam aktivitas ekonomi AS dan memperkuat ekspektasi pasar bahwa The Federal Reserve akan mempertimbangkan pemangkasan suku bunga pada paruh kedua 2025. 

Pelemahan dolar AS turut memperkuat daya tarik logam mulia. Indeks Dolar (DXY) tercatat turun 0,44% ke level 98,78, memperpanjang koreksi dari puncaknya bulan lalu. Dolar yang lebih lemah membuat harga emas relatif lebih murah bagi pembeli internasional.

Di sisi geopolitik, ketegangan antara Rusia dan Ukraina kembali memanas setelah serangan drone besar-besaran Ukraina terhadap pangkalan udara Rusia memicu peringatan balasan dari Presiden Vladimir Putin. Presiden AS Donald Trump menanggapi dengan menyatakan bahwa “semua opsi militer masih ada di atas meja,” memperkuat kekhawatiran pasar atas potensi eskalasi lebih lanjut di Eropa Timur.

Sementara itu, Trump secara resmi menggandakan tarif impor terhadap baja dan aluminium hingga 50%, berlaku efektif sejak semalam. Komisi Eropa dalam pernyataannya menyatakan akan mendorong pengurangan tarif AS sebagai respons diplomatik, namun Washington mendesak agar mitra dagangnya mengajukan penawaran baru sebelum Rabu ini untuk menghindari tambahan bea masuk. Di sisi lain, Trump juga menyebut Presiden Xi Jinping sebagai sosok “sulit untuk diajak berunding,” memperkeruh prospek penyelesaian konflik dagang antara dua ekonomi terbesar dunia tersebut.

Pasar saat ini menanti rilis data Non-Farm Payrolls (NFP) AS pada Jumat (5/6), serta pidato dari para pejabat The Fed sebagai petunjuk arah kebijakan moneter selanjutnya.

Secara teknikal, level support terdekat untuk harga emas berada di kisaran $3.349 hingga $3.325, sedangkan resistance terdekat terletak di $3.390 hingga $3.407. Jika tekanan jual meningkat, support lebih dalam terlihat di $3.284, sementara resistance jangka menengah berada di area $3.448.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Pair

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

1:00am

USD

Beige Book

-

-

-

6:30pm

USD

Challenger Job Cuts y/y

-

-

62.7%

7:30pm

USD

Unemployment Claims

-

236K

240K

7:30pm

USD

Revised Nonfarm Productivity q/q

-

-0.8%

-0.8%

7:30pm

USD

Revised Unit Labor Costs q/q

-

5.7%

5.7%

7:30pm

USD

Trade Balance

-

-67.6B

-140.5B

9:30pm

USD

Natural Gas Storage

-

111B

101B

11:00pm

USD

FOMC Member Kugler Speaks

-

-

-

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Gold Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788