Home
>
News
>
Publication
>
Harga Emas Menguat di Tengah Ketidakpastian Menjelang Rilisnya NFP
Harga Emas Menguat di Tengah Ketidakpastian Menjelang Rilisnya NFP
Friday, 10 January 2025

INDIKATOR HARGA

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.0315

-0.21%

GBPUSD

1.2358

-2.57%

AUDUSD

0.6213

-0.32%

NZDUSD

0.5607

-0.25%

USDJPY

157.98

0.16%

USDCHF

0.9112

0.12%

USDCAD

1.4388

0.09%

GOLDUD

2664.3

0.11%

USD/IDR

16254

-0.36%

Fokus Emas:

  1. Laporan non-farm payrolls AS akan dirilis pada hari Jumat
  2. Pejabat The Fed memberi sinyal kehati-hatian terhadap penurunan suku bunga

Jumat, 10 Januari 2025 – Harga emas naik ke zona $2664 per troy ons ditengah kehati-hatian pasar menjelang data penting Non Farm Payroll AS dan pelaku pasar mempertimbangkan bagaimana kebijakan Presiden terpilih AS Donald Trump akan berdampak pada perekonomian dan inflasi.

Pelaku pasar saat ini menanti data NFP yang akan dirilis pada hari ini yang menjadi sorotan. Jumlah pekerjaan non-pertanian (non-farm payrolls) diperkirakan meningkat sebesar 160.000 pada bulan Desember, lambat dibandingkan kenaikan signifikan sebanyak 227.000 pada bulan November. Perlambatan ini sejalan dengan proyeksi bahwa pertumbuhan upah akan tetap stabil atau bahkan mengalami penurunan secara bulanan. Namun, jika pertumbuhan pekerjaan dan upah justru menunjukkan peningkatan, hal ini dapat mengganggu ekspektasi pasar terhadap penurunan suku bunga yang direncanakan untuk tahun 2025, karena tingginya upah akan terus mempertahankan ekspektasi inflasi yang tinggi. Meski demikian, angka ketenagakerjaan yang kuat kemungkinan besar akan membuat Federal Reserve (The Fed) enggan mengubah kebijakan suku bunganya.

Gubernur Federal Reserve, Michelle Bowman, pada hari Kamis menyatakan bahwa ia mendukung penurunan suku bunga bulan lalu sebagai "langkah terakhir" dalam upaya menyatukan kembali kebijakan moneter bank sentral AS, mengingat meningkatnya risiko inflasi yang memerlukan pendekatan yang hati-hati ke depannya. Sementara itu, Presiden Federal Reserve Bank Boston, Susan Collins, menegaskan pada hari yang sama bahwa ketidakpastian signifikan terkait prospek ekonomi menuntut bank sentral untuk bertindak hati-hati dalam melakukan penurunan suku bunga di masa depan. Presiden Federal Reserve Philadelphia, Patrick Harker, juga menyatakan bahwa meskipun ia masih memproyeksikan penurunan suku bunga, langkah tersebut tidak diperlukan dalam waktu dekat mengingat besarnya ketidakpastian terhadap kondisi ekonomi.

Harga emas menurun dengan support saat ini beralih ke area $2620 dan resistance terdekat berada di area $2674. Support terjauhnya berada di area $2565 hingga ke area $2480, sementara untuk resistance terjauhnya berada di area $2695 hingga ke area $2725.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

12:45am

US - FOMC Member Barkin Speaks

-

-

-

1:30am

US - FOMC Member Schmid Speaks

-

-

-

1:35am

US - FOMC Member Bowman Speaks

-

-

-

8:30pm

US - Average Hourly Earnings m/m

-

0.3%

0.4%

8:30pm

US - Non-Farm Employment Change

-

164K

227K

8:30pm

US - Unemployment Rate

-

4.2%

4.2%

10:00pm

US - Prelim UoM Consumer Sentiment

-

74.0

74.0

10:00pm

US - Prelim UoM Inflation Expectations

-

-

2.8%

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Gold Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788