Home
>
News
>
Publication
>
Harga Emas Menguat di Tengah Ekspektasi Pemangkasan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Menguat di Tengah Ekspektasi Pemangkasan Suku Bunga The Fed
Friday, 17 January 2025

INDIKATOR HARGA

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.0296

0.16%

GBPUSD

1.2231

0.12%

AUDUSD

0.6206

0.21%

NZDUSD

0.5601

0.21%

USDJPY

155.46

-0.31%

USDCHF

0.9104

-0.12%

USDCAD

1.4386

0.09%

GOLDUD

2708.3

0.30%

USD/IDR

16307

0.35%

Fokus XAUUSD:

  1. DXY bergerak melemah ke area 108.10
  2. Ragam katalis positif untuk emas

Jumat, 17 Januari 2025 – Harga emas menguat ke zona  $2.715 per ons setelah mencapai level tertinggi dalam satu bulan pada hari sebelumnya. Ekspektasi bahwa inflasi yang lebih rendah di AS akan mendorong Federal Reserve (The Fed) untuk memangkas suku bunga lebih lanjut tahun ini telah menyebabkan penurunan imbal hasil obligasi AS serta melemahnya Dolar AS. Faktor ini menjadi pendorong utama bagi harga emas yang tidak memberikan imbal hasil, sekaligus mendukung prospek kenaikan lebih lanjut. Namun, kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Hamas serta berkurangnya ketakutan terkait kebijakan perdagangan Presiden terpilih AS, Donald Trump, membatasi kenaikan harga emas sebagai aset safe haven.

Prospek pemangkasan suku bunga The Fed dua kali tahun ini menjadi pendorong utama bagi penguatan harga emas. Data ekonomi AS yang dirilis pekan ini menunjukkan indikasi pelemahan inflasi, yang memicu spekulasi bahwa The Fed dapat menurunkan suku bunga sebanyak dua kali pada tahun ini. Pernyataan Gubernur The Fed, Christopher Waller, pada hari Kamis semakin memperkuat ekspektasi ini. Waller mengindikasikan bahwa inflasi kemungkinan akan terus mereda, dan jika data ekonomi AS melemah lebih jauh, maka terdapat peluang untuk tiga hingga empat kali pemangkasan suku bunga sepanjang tahun ini. Dampak dari prospek pemangkasan suku bunga ini membuat imbal hasil obligasi AS semakin turun, sementara Dolar AS tetap berada di dekat level terendah dalam satu minggu terakhir, yang memberikan dukungan tambahan bagi harga emas.

Selain itu, kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Hamas berpotensi mengurangi permintaan terhadap aset safe haven, yang dapat membatasi laju kenaikan harga emas. Investor kini menantikan rilis data perumahan dan produksi industri AS untuk mendapatkan petunjuk lebih lanjut mengenai arah kebijakan moneter The Fed serta dampaknya terhadap harga emas.

Harga emas meningkat dengan support saat ini beralih ke area $2652 dan resistance terdekat berada di area $2717. Support terjauhnya berada di area $2649 hingga ke area $2585, sementara untuk resistance terjauhnya berada di area $2738 hingga ke area $2769.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Pair

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

8:30pm

USD

Building Permits

-

1.46M

1.49M

8:30pm

USD

Housing Starts

-

1.33M

1.29M

9:15pm

USD

Capacity Utilization Rate

-

77.0%

76.8%

9:15pm

USD

Industrial Production m/m

-

0.3%

-0.1%

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Gold Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788