Home
>
News
>
Publication
>
Harga Emas Melemah, Pasar Tinjau Stabilitas Iran dan Sinyal The Fed AS
Harga Emas Melemah, Pasar Tinjau Stabilitas Iran dan Sinyal The Fed AS
Monday, 30 June 2025

INDIKATOR HARGA

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.1714

0.20%

GBPUSD

1.3701

0.20%

AUDUSD

0.6508

0.54%

NZDUSD

0.6051

0.41%

USDJPY

144.75

-0.44%

USDCHF

0.7993

-0.21%

USDCAD

1.3699

-0.31%

GOLDUD

3282.8

-1.17%

USD/IDR

16229

0.00%

Fokus Emas:

  1. Gencatan senjata Iran dan Israel mengurangi permintaan terhadap emas
  2. Pernyataan hati-hati dari Ketua The Fed Jerome Powell

Senin, 30 Juni 2025 – Harga emas turun ke level $3.282 per troy ons pada awal sesi perdagangan hari ini, seiring meredanya ketegangan geopolitik dan menguatnya sentimen risk-on di pasar global.

Penurunan harga logam mulia terutama didorong oleh berkurangnya permintaan safe haven, menyusul stabilisasi konflik di Timur Tengah dan kemajuan signifikan dalam sejumlah pembicaraan perdagangan internasional. Kesepakatan gencatan senjata yang sejauh ini bertahan antara Iran dan Israel memberikan ruang bagi pasar untuk mengalihkan fokus dari ketidakpastian geopolitik menuju aset-aset berisiko, seperti saham dan komoditas industri.

Di sisi lain, penguatan dolar AS sebesar 0,2% terhadap mata uang utama turut menekan kinerja emas. Dolar yang lebih kuat meningkatkan harga relatif emas bagi pembeli non-AS, sehingga membatasi daya tarik logam mulia.

Pasar juga mulai mencermati perkembangan terbaru dari sisi kebijakan moneter. Meski ekspektasi pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve tetap tinggi, dengan peluang pemangkasan sebesar 63 basis poin hingga akhir tahun, pernyataan hati-hati dari beberapa pejabat The Fed membuat pelaku pasar menahan ekspektasi untuk pemangkasan agresif dalam waktu dekat.

Fokus hari ini tertuju pada rilis data inflasi inti (Core PCE) AS yang dijadwalkan rilis malam ini. Konsensus memperkirakan inflasi bulanan tetap rendah di 0,1%, dengan angka tahunan berada di kisaran 2,6%. Data ini akan menjadi acuan utama dalam menentukan arah kebijakan suku bunga The Fed pada semester kedua 2025.

Selain itu, sentimen positif juga muncul dari kemajuan negosiasi dagang antara AS dan sejumlah negara mitra strategis. Setelah tercapainya kesepakatan dengan China, Presiden Trump mengisyaratkan akan menyusul kesepakatan besar dengan India, serta kemajuan signifikan dalam perundingan dengan Uni Eropa, Meksiko, dan Vietnam. Perkembangan ini mendorong peralihan arus modal ke aset berisiko dan menekan permintaan terhadap emas.

Secara teknikal, level support terdekat untuk harga emas berada di kisaran $3.244 hingga $3.215, sedangkan resistance terdekat terletak di $3.314 hingga $3.355. Jika tekanan jual meningkat, support lebih dalam terlihat di $3.145, sementara resistance jangka menengah berada di area $3.425.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Pair

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

8:45pm

USD

Chicago PMI

-

42.7

40.5

9:00pm

USD

FOMC Member Bostic Speaks

-

-

-

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Gold Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788