Home
>
News
>
Publication
>
Harga Emas Kembali Melemah di Tengah Penguatan Dolar AS dan Menurunnya Permintaan Global
Harga Emas Kembali Melemah di Tengah Penguatan Dolar AS dan Menurunnya Permintaan Global
Friday, 02 August 2024

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1,0788

-0,07%

GBPUSD

1,2747

-0,24%

AUDUSD

0,6499

-0,09%

NZDUSD

0,5943

-0,02%

USDJPY

149,37

0,06%

USDCHF

0,8732

0,08%

USDCAD

1,3873

0,02%

GOLDUD

2444,93

-0,05%

USD/IDR

16235

0,18%

Fokus Emas:

  1. Penguatan kinerja Dolar di tengah pertumbuhan ekonomi AS
  2. Penurunan permintaan emas global

Jumat, 2 Agustus 2024 – Harga emas kembali melemah ke zona $2444 per troy ons. Pelemahan tersebut dipicu oleh penguatan kinerja Dolar AS dan penurunan permintaan emas secara global. Sementara itu, kondisi perekonomian AS terkini juga tumbuh lebih baik dari perkiraan. Membaiknya kondisi ekonomi tentunya akan mengurangi permintaan terhadap aset save haven seperti emas.

Kembali menguatnya kinerja Dolar AS terjadi pada hari Kamis (1/8) setelah The Fed mempertahankan suku bunga stabil di angka 5,50%, namun membuka peluang untuk pelonggaran kebijakan terkait suku bunga pada bulan September. Perlambatan ekonomi global juga menjadi salah satu aspek pendukung peningkatan Dolar sebagai aset safe haven bagi para investor. Data ekonomi AS menunjukkan bahwa produk domestik bruto (PDB) riil meningkat pada tingkat tahunan sebesar 2,8% pada kuartal kedua tahun 2024. Kondisi ini juga diiringi oleh naiknya indeks harga personal consumption expenditures (PCE) pada bulan Juli sebesar 0,1% dibandingkan bulan sebelumnya.

Sementara itu, penurunan harga emas juga dipengaruhi oleh sisi permintaan. Bank sentral Cina, sebagai pembeli emas terbesar secara resmi pada tahun 2023, telah menahan diri dari pembelian emas untuk cadangannya selama dua bulan berturut-turut pada bulan Juni. Selain itu, permintaan emas dari India, yang juga merupakan salah satu negara pembeli emas terbesar di dunia, pada kuartal Juni 2024 turun 5% dari tahun sebelumnya.

Namun, arus masuk emas sebagai aset safe haven tetap terjaga seiring dengan ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Terbunuhnya pemimpin Hamas dalam sebuah serangan di Iran dapat memicu ancaman balas dendam kepada Israel. Sumber terbaru menyatakan bahwa para pejabat tinggi Iran akan bertemu dengan perwakilan sekutu regional mereka dari Lebanon, Irak, dan Yaman untuk membahas potensi serangan balasan terhadap Israel. Kondisi ini memicu kekhawatiran lebih lanjut terkait meluasnya perang di Kawasan Timur Tengah.

Harga emas menurun dengan support saat ini beralih ke area $2435 dan resistance terdekat berada di area $2455. Support terjauhnya berada di area $2380 hingga ke area $2365, sementara untuk resistance terjauhnya berada di area $2460 hingga ke area $2465.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

19:30

US - Average Hourly Earnings m/m

-

0.3%

0.3%

19:30

US - Non-Farm Employment Change

-

176K

206K

19:30

US - Unemployment Rate

-

4.1%

4.1%

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Gold Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Midpoint Place, 22nd Floor, K.H. Fachrudin Street No. 26, Tanah Abang, Jakarta Pusat
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788