| Pembukaan | % Perubahan |
EURUSD | 1.1542 | -0.15% |
GBPUSD | 1.3057 | -0.06% |
AUDUSD | 0.6475 | -0.02% |
NZDUSD | 0.5603 | -0.12% |
USDJPY | 157.13 | 0.13% |
USDCHF | 0.8055 | 0.07% |
USDCAD | 1.4048 | 0.04% |
GOLDUD | 4088.25 | 0.54% |
USD/IDR | 16,727 | 0.00% |
Fokus GBPUSD:
Kamis, 20 November 2025 - Poundsterling dibuka di 1.3057 dan turun -0.06%. GBP/USD kembali mengalami tekanan bearish signifikan pada sesi Rabu dan bergerak menuju area 1.3060 setelah data inflasi Inggris tidak mampu memberikan dorongan pemulihan pada Pound Sterling. Inflasi utama turun dari 3.8 persen menjadi 3.6 persen sesuai ekspektasi, tetapi pasar menilai bahwa kondisi tersebut memberi ruang bagi Bank of England untuk melanjutkan pelonggaran kebijakan moneter pada pertemuan Desember. Tekanan bertambah karena inflasi inti melemah ke 3.4 persen, level terendah sejak Maret, sehingga memperpanjang pelemahan GBP hingga empat sesi berturut-turut. Di tengah tekanan ini, perhatian pasar kini tertuju pada penyampaian Autumn Budget oleh Kanselir Rachel Reeves pada 26 November yang berpotensi menambah volatilitas pada aset Inggris.
Dari sisi Amerika Serikat, dinamika dolar tetap menjadi faktor utama yang membatasi setiap upaya pemulihan GBP/USD. Biro Statistik Tenaga Kerja AS telah membatalkan rilis laporan Nonfarm Payrolls bulan Oktober karena penutupan pemerintahan sehingga pasar kehilangan salah satu indikator penting menjelang rapat FOMC. Pelaku pasar kini hanya mengandalkan rilis NFP bulan September yang akan diterbitkan pada Kamis, meskipun dampaknya diperkirakan terbatas karena hilangnya data Oktober membuat The Fed berada dalam ruang ketidakpastian hingga awal tahun mendatang. Ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed pada Desember juga terus menurun ke kisaran tiga puluh hingga lima puluh persen dan kondisi ini memperkuat posisi dolar melalui peningkatan minat aset aman serta penyesuaian kembali harga pasar terhadap arah kebijakan moneter.
Dengan latar fundamental yang saling menekan tersebut, pasangan GBP/USD tetap berada dalam tren pelemahan dan cenderung rentan terhadap tekanan lanjutan. Pasar menilai bahwa kombinasi pelemahan inflasi, risiko fiskal dalam negeri, serta perlambatan ekonomi Inggris semakin memperbesar peluang keputusan pemangkasan suku bunga oleh Bank of England. Dari perspektif dolar AS, momentum penguatan tetap didukung oleh sentimen hati-hati menjelang data ketenagakerjaan, penguatan imbal hasil obligasi, serta penyesuaian ekspektasi terhadap sikap The Fed. Menjelang rilis NFP dan data PMI pada akhir pekan, volatilitas tambahan masih mungkin muncul, tetapi keseimbangan risiko saat ini tetap mengarah pada tekanan lanjutan terhadap Pound Sterling.
Secara teknikal kinerja mata uang GBP/USD melemah. Support terdekat berada di 1.3030, dan resistance di 1.3085. Support selanjutnya berada pada level 1.3005 dan dilanjutkan ke level 1.2980. Sedangkan resistance lanjutan di area 1.3125 hingga 1.3250.
EURUSD – Euro dibuka di 1.1542 dan melemah -0.15%. EUR/USD melemah setelah risalah pertemuan The Fed menunjukkan mayoritas pejabat bank sentral menolak pemangkasan suku bunga pada Desember. Ekspektasi pasar untuk pemotongan suku bunga turun signifikan, membuat Dolar AS kembali mendapatkan dukungan sebagai aset defensif di tengah ketidakpastian pasar. Sementara itu, inflasi Zona Euro bergerak mendekati target ECB, dengan HICP turun menjadi 2,1% dan core stabil di 2,4%. Meski inflasi lebih terkendali, kondisi ini tidak memberikan ruang besar bagi pasar untuk menilai adanya perubahan kebijakan ECB dalam waktu dekat, sehingga dominasi arah pergerakan tetap bergantung pada dinamika ekonomi AS. Tekanan terhadap Euro semakin besar seiring menguatnya imbal hasil obligasi AS dan permintaan safe haven menjelang rilis NFP yang tertunda. Pada sisi AS, gambaran ekonomi yang beragam memberikan ketidakpastian tambahan bagi investor. Data ketenagakerjaan seperti Jobless Claims dan ADP memperlihatkan perlambatan pasar tenaga kerja, namun kekhawatiran The Fed terhadap risiko inflasi yang kembali naik membuat pasar menilai bahwa kebijakan suku bunga akan tetap ketat lebih lama. DXY menguat di atas level 100, menekan Euro semakin dalam. Dengan jadwal rilis data Eropa yang relatif ringan dan pasar memfokuskan perhatian pada data tenaga kerja AS serta pidato pejabat The Fed, tren pelemahan EUR/USD saat ini masih sangat ditentukan oleh sentimen berbasis Dolar dan ketidakpastian kebijakan moneter AS. Support terdekat berada di 1.1515, sementara resistance terdekat di 1.1570.
AUDUSD – Dolar Australia dibuka di 0.6475 dan melemah tipis -0.02%. AUD/USD melemah seiring memburuknya sentimen risiko global yang berasal dari koreksi tajam pasar saham akibat kekhawatiran valuasi sektor teknologi yang dianggap terlalu tinggi. Sebagai mata uang berbasis komoditas dan sangat sensitif terhadap perubahan risk appetite, AUD mudah tertekan ketika pasar memasuki fase penghindaran risiko. Dari dalam negeri, data Wage Price Index yang stabil di 3.4% YoY dan 0.8% QoQ mengonfirmasi bahwa tekanan upah masih moderat, memperkuat pandangan bahwa RBA tidak terburu-buru untuk menurunkan suku bunga. RBA Minutes menunjukkan sikap hati-hati dan membuka peluang mempertahankan suku bunga lebih lama apabila data ekonomi domestik tetap solid, membuat ruang apresiasi AUD tetap terbatas selama tekanan global mendominasi. Di sisi lain, Dolar AS tetap kuat karena ekspektasi pemangkasan suku bunga Desember oleh The Fed terus menurun. Pejabat Fed seperti Barkin dan Jefferson menegaskan perlunya pendekatan kebijakan yang lebih lambat karena ketidakpastian inflasi dan pelemahan pasar tenaga kerja, sehingga pasar menilai bahwa Fed belum memiliki cukup dasar untuk melonggarkan kebijakan. Kombinasi penguatan USD, ketidakpastian pasar tenaga kerja AS, serta data Australia yang tidak memberikan dorongan tambahan membuat AUD/USD berada dalam tren pelemahan. Selama sentimen global tetap defensif dan pasar menunggu NFP untuk arah kebijakan Fed berikutnya, AUD/USD masih berpotensi bergerak lebih rendah dalam jangka pendek. Support terdekat berada di 0.6450, sementara resistance berada di 0.6505.
NZDUSD – Kiwi dibuka di 0.5603 dan melemah -0.12%. NZD/USD juga melemah cukup tajam, didorong oleh ekspektasi kuat bahwa RBNZ akan segera memangkas suku bunga setelah data ekonomi domestik menunjukkan pelemahan yang semakin jelas. Naiknya tingkat pengangguran menjadi 5,3%—level tertinggi sembilan tahun—dan PPI yang jauh di bawah ekspektasi mengonfirmasi meredanya tekanan harga dan medium-term demand. Kombinasi data tersebut memperkuat pandangan bahwa RBNZ tidak lagi berada dalam posisi restriktif, melainkan dipaksa mengantisipasi tekanan ekonomi dengan kebijakan yang lebih akomodatif. Tekanan terhadap NZD semakin besar karena pelemahan Cina dan kebijakan LPR yang tetap ditahan, menandakan bahwa tidak ada stimulus tambahan yang dapat mendukung permintaan eksternal bagi ekonomi Selandia Baru. Sementara itu, Dolar AS tetap memperoleh dukungan dari arus safe haven meskipun data ekonomi AS mengindikasikan perlambatan pasar tenaga kerja. Jobless Claims dan ADP yang lebih lemah memberikan spekulasi akan penurunan suku bunga, namun pasar tetap waspada menjelang rilis NFP yang tertunda akibat shutdown. Investor menilai bahwa ketidakpastian data dan kondisi makro global membuat USD menjadi pilihan defensif yang relatif aman. Dengan RBNZ yang semakin dekat menuju kebijakan pelonggaran dan risiko global yang meningkat, prospek NZD/USD cenderung tetap bearish. Tanpa katalis positif dari domestik maupun eksternal, tekanan pada NZD diperkirakan berlanjut dalam waktu dekat. Support terdekat berada di 0.5580, dan resistance di 0.5625.
USDJPY – Yen Jepang dibuka di 157.13, menguat terhadap dolar AS sebesar 0.13%. USD/JPY kembali menguat dan bergerak mendekati area tertinggi sejak pertengahan Januari seiring menguatnya Dolar AS di tengah berkurangnya ekspektasi pemangkasan suku bunga Fed pada Desember. Risalah FOMC terbaru menunjukkan pejabat The Fed semakin berhati-hati dan terpecah mengenai arah kebijakan, dengan sebagian menilai penurunan suku bunga terlalu dini. Hal ini memberikan ruang bagi penguatan USD karena pasar menilai Fed kemungkinan mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama. Sentimen pasar juga didorong oleh penantian rilis NFP yang tertunda akibat shutdown, sehingga investor memilih aset berbasis USD sambil menunggu kejelasan lebih lanjut. Dalam konteks tersebut, USD/JPY mendapatkan dukungan kuat karena perbedaan kebijakan moneter AS–Jepang masih sangat lebar dan tetap menjadi faktor dominan. Di sisi Jepang, fundamental domestik cenderung melemah dan justru memperkuat tren penguatan USD/JPY. Pemerintah Jepang mengajukan paket anggaran tambahan sekitar ¥25 triliun, jauh di atas realisasi tahun sebelumnya, sehingga memicu kekhawatiran pasar terhadap lonjakan penerbitan obligasi dan memburuknya kondisi fiskal Jepang. Data yang menunjukkan kontraksi ekonomi Jepang di Q3 semakin menekan prospek kenaikan suku bunga BoJ. Pejabat seperti Goushi Kataoka menegaskan bahwa BoJ kemungkinan tidak menaikkan suku bunga sebelum Maret karena mereka harus melihat efektivitas stimulus terlebih dahulu. Namun, ruang penguatan USD/JPY tetap dibatasi oleh risiko intervensi Jepang. Menteri Keuangan Katayama kembali memberikan peringatan bahwa pemerintah memonitor pasar dengan “sense of urgency” yang tinggi. Kombinasi fundamental Jepang yang lemah dan ancaman intervensi menjadikan tren penguatan USD/JPY tetap kuat tetapi rentan terhadap koreksi jangka pendek. Support terdekat berada di 156.75, dan resistance di 157.45.
USDCHF – Pasangan USDCHF dibuka di 0.8055 dan menguat 0.07%. USD/CHF melanjutkan penguatannya dan bergerak mendekati area tertinggi satu minggu setelah investor kembali membeli USD menyusul meredanya ekspektasi pemangkasan suku bunga Fed. Penguatan Greenback ini terjadi meskipun data AS menunjukkan tanda-tanda pelemahan pasar tenaga kerja, seperti kenaikan klaim pengangguran dan penurunan rata-rata payroll ADP. Ketidakpastian akibat shutdown yang berkepanjangan membuat investor menunggu rilis data penting seperti NFP, sehingga USD tetap menjadi aset defensif sementara. Ekspektasi bahwa Fed tidak akan tergesa-gesa menurunkan suku bunga menjelang rapat Desember memberikan dasar bagi USD/CHF untuk bergerak lebih tinggi. Fokus pasar kini tertuju pada FOMC Minutes dan dinamika obligasi AS, yang keduanya masih memberikan ruang lebih besar bagi penguatan USD dibandingkan CHF. Dari sisi Swiss, Franc tetap melemah setelah data menunjukkan kontraksi GDP di kuartal ketiga, menandai pelemahan pertama dalam lebih dari dua tahun. Kondisi ini mengurangi daya tarik aset Swiss sebagai safe haven, terutama ketika pasar melihat peluang bahwa SNB akan mempertahankan suku bunga di 0% pada pertemuan Desember. Meski permintaan safe haven global meningkat secara moderat akibat risiko geopolitik, dampaknya terhadap CHF terbatas karena fundamental domestik yang melemah. Ekspektasi pasar bahwa SNB tidak akan memperketat kebijakan dan inflasi Swiss yang masih rendah menahan potensi penguatan CHF. Dalam jangka pendek, konfigurasi kebijakan moneter Fed yang lebih ketat dibandingkan SNB serta pelemahan ekonomi Swiss memberikan landasan kuat bagi kelanjutan tren bullish USD/CHF, meskipun volatilitas dapat meningkat menjelang rilis NFP. Support terdekat berada di 0.8030, dan resistance di 0.8075.
USDCAD – Dolar Kanada dibuka di 1.4048, naik 0.04%. USD/CAD juga menguat dan kembali mencatatkan kenaikan signifikan setelah pasar global mengurangi keyakinan terhadap pemangkasan suku bunga The Fed pada Desember. Penguatan USD semakin tegas setelah risalah FOMC memperlihatkan perpecahan pandangan internal mengenai perlunya pelonggaran kebijakan, sementara probabilitas rate cut Desember turun tajam dari kisaran 60% menjadi hanya sekitar 30%. Kondisi ini membuat aliran modal masuk ke aset berbasis USD karena investor menilai Dolar masih memiliki daya tarik jangka pendek sebagai aset defensif di tengah ketidakpastian data AS yang tertunda. DXY naik ke area tertinggi dua minggu, menekan CAD secara langsung. Ketidakpastian terhadap rilis NFP yang terlambat akibat shutdown juga membuat pasar menghindari mata uang berisiko dan memilih Dolar AS sebagai posisi aman sementara. Dari sisi Kanada, CAD melemah karena kombinasi fundamental domestik yang kurang mendukung. Inflasi Kanada sebelumnya turun lebih rendah dari ekspektasi, memperkuat pandangan bahwa BoC akan menahan kebijakan tanpa kenaikan suku bunga lebih lanjut. Ditambah turunnya harga minyak WTI ke sekitar USD 59–60 per barel, CAD menghadapi tekanan ganda karena minyak merupakan komponen penting bagi pendapatan ekspor Kanada. Sentimen pasar juga tertekan oleh prospek oversupply minyak global yang disorot IEA, EIA, dan proyeksi bank besar, sehingga membatasi potensi pemulihan harga minyak dalam waktu dekat. Dengan USD yang mendapatkan dukungan dari sikap Fed yang lebih hawkish dan CAD yang dibebani pelemahan komoditas, USD/CAD berpotensi mempertahankan momentum penguatannya dalam jangka pendek selama data AS tidak memberikan kejutan dovish. Support terdekat berada di 1.4020, dan resistance di 1.4075.
Jam | Pair | Data | Actual | Ekspektasi | Sebelumnya |
12:00am | USD | President Trump Speaks | - | - | - |
12:30am | CAD | Gov Council Member Vincent Speaks | - | - | - |
12:45am | USD | FOMC Member Barkin Speaks | - | - | - |
2:00am | USD | FOMC Meeting Minutes | - | - | - |
2:00am | USD | FOMC Member Williams Speaks | - | - | - |
8:00am | CNY | 1-y Loan Prime Rate | 3.0% | 3.0% | 3.0% |
8:00am | CNY | 5-y Loan Prime Rate | 3.5% | 3.5% | 3.5% |
9:00am | AUD | RBA Assist Gov Hunter Speaks | - | - | - |
2:00pm | CHF | Trade Balance | - | 4.76B | 4.07B |
2:00pm | EUR | German PPI m/m | - | 0.0% | -0.1% |
Tentative | EUR | Spanish 10-y Bond Auction | - | - | 3.11|2.6 |
6:00pm | EUR | German Buba Monthly Report | - | - | - |
6:00pm | GBP | CBI Industrial Order Expectations | - | -33 | -38 |
8:30pm | CAD | IPPI m/m | - | 0.3% | 0.8% |
8:30pm | CAD | RMPI m/m | - | 0.6% | 1.7% |
8:30pm | USD | Average Hourly Earnings m/m | - | 0.3% | 0.3% |
8:30pm | USD | Non-Farm Employment Change | - | 53K | 22K |
8:30pm | USD | Unemployment Rate | - | 4.3% | 4.3% |
8:30pm | USD | Philly Fed Manufacturing Index | - | 1 | -12.8 |
Tentative | USD | Unemployment Claims | - | - | - |
8:50pm | USD | FOMC Member Hammack Speaks | - | - | - |
10:00pm | EUR | Consumer Confidence | - | -14 | -14 |
10:00pm | USD | Existing Home Sales | - | 4.08M | 4.06M |
Tentative | USD | CB Leading Index m/m | - | - | - |
10:30pm | USD | Natural Gas Storage | - | -12B | 45B |
11:00pm | USD | FOMC Member Cook Speaks | - | - | - |