Home
>
News
>
Publication
>
GBPUSD Bergerak Terbatas, Dolar AS Tetap Didukung Menjelang The Fed
GBPUSD Bergerak Terbatas, Dolar AS Tetap Didukung Menjelang The Fed
Tuesday, 28 July 2026

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.1368

0.04%

GBPUSD

1.3288

0.03%

AUDUSD

0.6990

0.01%

NZDUSD

0.5777

-0.14%

USDJPY

163.71

0.04%

USDCHF

0.8186

0.04%

USDCAD

1.4124

-0.02%

GOLDUD

4080.68

-0.77%

USD/IDR

17,990

0.00%

Fokus:

  1. Dolar AS stabil jelang keputusan The Fed.
  2. Ekspektasi BoE menahan suku bunga membatasi pound.


GBPUSD
Selasa, 28 Juli 2026
- Pasangan mata uang ini bergerak di kisaran 1,3292. Meskipun menguat dibandingkan pembukaan hari ini, posisinya masih lebih rendah dibandingkan level perdagangan pada hari sebelumnya. Pergerakan tersebut mencerminkan masih kuatnya Dolar AS di tengah sikap hati-hati investor menjelang keputusan kebijakan moneter Federal Reserve yang akan diumumkan pekan ini.

Dolar AS tetap memperoleh dukungan karena pasar masih menilai adanya peluang kenaikan suku bunga oleh The Fed, baik pada pertemuan kali ini maupun dalam beberapa bulan ke depan. Di sisi lain, perkembangan diplomatik terkait konflik di Timur Tengah turut meredakan kekhawatiran pasar terhadap inflasi setelah harga minyak melanjutkan pelemahannya. Meski demikian, sentimen tersebut belum cukup untuk mendorong pelemahan Dolar AS secara signifikan.

Sementara itu, pound sterling juga menghadapi tekanan setelah imbal hasil obligasi pemerintah Inggris tenor 10 tahun turun mendekati 4,97%. Pelemahan harga minyak membantu mengurangi tekanan inflasi di Inggris, sehingga mendorong pelaku pasar memangkas ekspektasi kenaikan suku bunga lebih lanjut oleh Bank of England. Kondisi ini membatasi ruang penguatan pound terhadap dolar AS.

Perhatian investor kini tertuju pada hasil pertemuan Bank of England yang dijadwalkan berlangsung pekan ini dan secara luas diperkirakan akan mempertahankan suku bunga di level saat ini. Ekspektasi tersebut didukung oleh data inflasi Inggris yang melambat ke level terendah dalam 15 bulan. Selain keputusan BoE, arah kebijakan Federal Reserve juga akan menjadi faktor utama yang menentukan pergerakan GBPUSD dalam jangka pendek. Support GBPUSD berada di area 1,3265, sementara resistance di area 1,3325.

EURUSD - Pasangan mata uang ini bergerak di kisaran 1,1373 pada perdagangan sesi Asia hari Selasa, dengan pergerakan yang masih terbatas di dekat level terendah dalam satu bulan. Pelaku pasar cenderung menahan diri untuk mengambil posisi besar menjelang hasil pertemuan Federal Reserve yang akan diumumkan pada Rabu. Meskipun bank sentral AS secara luas diperkirakan akan mempertahankan suku bunga, investor akan mencermati sinyal mengenai arah kebijakan moneter selanjutnya yang berpotensi memengaruhi pergerakan Dolar AS.

Di sisi lain, meredanya konflik antara Amerika Serikat dan Iran telah menekan harga minyak sehingga mengurangi kekhawatiran terhadap inflasi dan membatasi penguatan Dolar AS. Namun, risiko gangguan pasokan energi global masih belum sepenuhnya hilang. Di sisi lain, ekspektasi bahwa The Fed akan mempertahankan kebijakan yang cenderung ketat membuat prospek Dolar AS tetap relatif didukung. Dengan latar belakang tersebut, prospek fundamental masih cenderung mendukung Dolar AS sehingga potensi penguatan EURUSD diperkirakan masih akan terbatas dalam jangka pendek. Support EURUSD berada di area 1,1345, sementara resistance di area 1,1405.

AUDUSD - Pasangan mata uang ini sempat menguat ke kisaran 0,6991 pada perdagangan pagi hari, meskipun penguatannya masih terbatas setelah gagal bertahan di atas level psikologis 0,7000 pada sesi sebelumnya. Pergerakan dolar Australia dipengaruhi oleh komentar Gubernur Reserve Bank of Australia (RBA), Michele Bullock, namun respons pasar cenderung terbatas sehingga pasangan mata uang ini masih bergerak dalam kisaran yang telah terbentuk selama sekitar dua pekan terakhir.

Di sisi eksternal, Dolar AS tetap memperoleh dukungan seiring meningkatnya kembali kekhawatiran geopolitik setelah laporan mengenai serangan drone di Arab Saudi, Yordania, dan Irak meredam optimisme terhadap penyelesaian diplomatik konflik antara Amerika Serikat dan Iran. Kondisi tersebut meningkatkan permintaan terhadap Dolar AS sebagai aset safe haven dan membatasi ruang penguatan AUDUSD. Sementara itu, pelaku pasar juga memilih bersikap hati-hati menjelang dimulainya pertemuan kebijakan Federal Reserve yang diperkirakan akan menjadi penentu arah pergerakan pasar selanjutnya. Support AUDUSD berada di area 0,6965, sementara resistance di area 0,7005.

NZDUSD - Pasangan mata uang ini bergerak di kisaran 0,5770 pada perdagangan sesi Asia hari Selasa setelah sempat menguat pada awal sesi. Pergerakan dolar Selandia Baru berada di bawah tekanan karena Dolar AS masih mempertahankan penguatannya di tengah kembali meningkatnya ketidakpastian geopolitik. Optimisme terhadap penyelesaian konflik antara Amerika Serikat dan Iran mulai memudar setelah muncul laporan serangan drone di Arab Saudi, Yordania, dan Irak, sehingga kembali meningkatkan permintaan terhadap Dolar AS sebagai aset safe haven.

Di sisi lain, pelaku pasar cenderung menahan diri menjelang hasil pertemuan Federal Reserve yang akan diumumkan pada Rabu. Meskipun The Fed diperkirakan mempertahankan suku bunga, investor akan mencermati petunjuk mengenai arah kebijakan moneter selanjutnya yang dapat memengaruhi pergerakan Dolar AS. Sementara itu, ekspektasi bahwa Reserve Bank of New Zealand (RBNZ) akan kembali menaikkan suku bunga pada September diperkirakan dapat memberikan dukungan bagi dolar Selandia Baru dan membatasi pelemahan NZDUSD. Support NZDUSD berada di area 0,5745, sementara resistance di area 0,5805.

USDJPY - Pasangan mata uang ini bergerak di kisaran 163,77 pada perdagangan sesi Asia hari Selasa dengan pergerakan yang relatif terbatas. Pelaku pasar cenderung menahan diri untuk mengambil posisi besar menjelang pengumuman kebijakan moneter Federal Reserve yang akan dirilis pada Rabu. Sementara itu, Indeks Dolar AS bergerak sedikit melemah, namun belum memberikan dorongan yang cukup kuat untuk mengubah arah pergerakan pasangan mata uang ini.

Di sisi lain, perhatian investor juga tertuju pada hasil pertemuan Bank of Japan yang dijadwalkan pada akhir pekan ini dan diperkirakan akan mempertahankan suku bunga di level 1%. Meskipun The Fed secara luas diperkirakan tidak mengubah suku bunga pada pertemuan kali ini, pasar masih melihat peluang kenaikan suku bunga pada September. Dengan kondisi tersebut, arah kebijakan kedua bank sentral diperkirakan akan menjadi faktor utama yang menentukan pergerakan USDJPY dalam jangka pendek. Support USDJPY berada di area 163,40, sementara resistance di area 164,10.

USDCHF - Pasangan mata uang ini bergerak di kisaran 0,8189 pada perdagangan sesi Asia hari Selasa. Pergerakan pasangan mata uang ini cenderung terbatas seiring Dolar AS masih bertahan di level yang relatif kuat, meskipun mulai kehilangan momentum setelah menguat dalam tiga sesi sebelumnya. Pelaku pasar memilih menunggu hasil pertemuan Federal Reserve yang akan diumumkan pada Rabu sebelum mengambil posisi yang lebih agresif.

Di sisi lain, pasar masih mencermati prospek kebijakan moneter AS di tengah ketidakpastian mengenai arah suku bunga. Sebagian pelaku pasar masih melihat peluang kenaikan suku bunga oleh The Fed dalam beberapa bulan ke depan, sementara perkembangan diplomatik antara Amerika Serikat dan Iran yang membantu menekan harga minyak turut meredakan kekhawatiran inflasi. Kombinasi faktor tersebut diperkirakan akan terus memengaruhi pergerakan Dolar AS dan menjadi penentu arah USDCHF dalam jangka pendek. Support USDCHF berada di area 0,8160, sementara resistance di area 0,8215.

USDCAD - Pasangan mata uang ini bergerak melemah ke kisaran 1,4121 pada perdagangan pagi hari, meskipun masih bertahan di dekat level tertinggi dalam dua pekan terakhir. Pergerakan pasangan mata uang ini cenderung terbatas karena pelaku pasar memilih bersikap hati-hati menjelang hasil rapat kebijakan Federal Reserve yang akan diumumkan pada Rabu. Bank sentral AS secara luas diperkirakan akan mempertahankan suku bunga, sementara investor menantikan petunjuk mengenai arah kebijakan moneter selanjutnya.

Di sisi lain, sentimen pasar masih dipengaruhi oleh perkembangan konflik antara Amerika Serikat dan Iran yang membuat pergerakan aset global tetap berfluktuasi. Meskipun harga minyak mengalami koreksi, pelaku pasar belum terburu-buru mengubah ekspektasi terhadap prospek suku bunga AS sebelum memperoleh sinyal yang lebih jelas dari The Fed. Oleh karena itu, keputusan dan pernyataan Ketua The Fed diperkirakan akan menjadi faktor utama yang menentukan arah pergerakan USDCAD dalam jangka pendek. Support USDCAD berada di area 1,4095, sementara resistance di area 1,4155.





DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Pair

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

1:50am

USD

President Trump Speaks

 

 

 

6:01am

GBP

BRC Shop Price Index y/y

0.90%

1.10%

1.20%

10:05am

AUD

RBA Gov Bullock Speaks

 

 

 

12:00pm

JPY

BOJ Core CPI y/y

 

1.40%

1.40%

7:15pm

USD

ADP Weekly Employment Change

 

 

16.5K

7:30pm

USD

Goods Trade Balance

 

-100.3B

-105.9B

7:30pm

USD

Prelim Wholesale Inventories m/m

 

0.40%

0.10%

8:00pm

USD

HPI m/m

 

0.10%

-0.10%

9:00pm

USD

CB Consumer Confidence

 

92.4

91.2

9:00pm

USD

Richmond Manufacturing Index

 

7

4

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Forex Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788