| Pembukaan | % Perubahan |
EURUSD | 1.0608 | 0.26% |
GBPUSD | 1.2776 | 0.16% |
AUDUSD | 0.6249 | 0.48% |
NZDUSD | 0.5644 | 0.43% |
USDJPY | 149.57 | 0.40% |
USDCHF | 0.8908 | -0.30% |
USDCAD | 1.4404 | -0.16% |
GOLDUD | 2917.9 | -0.49% |
USD/IDR | 16439 | -0.01% |
Fokus EURUSD:
Rabu, 05 Maret 2025 - Pasangan mata uang Euro naik ke zona 1.0615. Kenaikan pasangan mata uang Euro terdorong oleh Dolar AS yang mengalami tekanan akibat melemahnya data ekonomi serta ketidakpastian kebijakan perdagangan. Data terbaru menunjukkan pertumbuhan ekonomi AS mengalami kontraksi dengan estimasi GDP Now dari Federal Reserve Atlanta menunjukkan penurunan sebesar -2,8% untuk kuartal pertama tahun ini. Selain itu, imbal hasil obligasi AS yang lebih rendah telah mengurangi daya tarik dolar di tengah ekspektasi pemangkasan suku bunga oleh The Fed. Meskipun ancaman tarif terhadap impor dari Eropa masih menjadi faktor ketidakpastian, sentimen terhadap dolar tetap lemah, yang mendorong pasangan EURUSD semakin menguat.
Di sisi lain, euro terus menunjukkan penguatan, mencapai level tertinggi dalam beberapa bulan terakhir terhadap dolar. Pengumuman Uni Eropa mengenai rencana peningkatan belanja pertahanan sebesar €150 miliar telah meningkatkan optimisme pasar terhadap pertumbuhan ekonomi kawasan tersebut. Selain itu, tingkat pengangguran di zona euro tetap rendah di 6,2%, mencerminkan ketahanan pasar tenaga kerja meskipun pertumbuhan ekonomi melambat. Hal ini memberikan dukungan tambahan bagi euro, terutama karena ECB kemungkinan akan mempertimbangkan kembali jalur pemotongan suku bunga akibat inflasi yang masih berada di atas target 2%.
Disisi data inflasi terbaru, kondisi menunjukkan CPI zona euro turun ke 2,4% pada Februari, namun masih lebih tinggi dari perkiraan pasar. Inflasi inti juga melandai ke 2,6% tetapi tetap di atas ekspektasi, terutama karena harga jasa yang masih tinggi. Kondisi ini dapat membuat ECB menunda pemangkasan suku bunga lebih lanjut setelah pertemuan pada 6 Maret mendatang. Di sisi lain, ancaman tarif AS terhadap produk Eropa, termasuk sektor otomotif, tetap menjadi risiko utama bagi euro. Namun, ekspektasi terhadap stimulus fiskal dan kebijakan moneter yang lebih hati-hati dari ECB mendukung momentum bullish bagi EURUSD.
Harga pada pasangan mata uang EURUSD naik. Support terdekatnya di zona 1.0557 dan resistance terdekatnya di zona 1.0669. Support lanjutan di zona 1.0510 dan dilanjutkan ke zona 1.0488 Resistance lanjutan di zona 1.0698 dan dilanjutkan resistance selanjutnya di zona 1.0730.
GBPUSD – Pasangan mata uang Pound naik ke area 1.2781. Pasangan mata uang Poundsterling terus menguat terhadap Dolar AS (USD) akibat sentimen negatif terhadap greenback di tengah ketidakpastian kebijakan perdagangan dan data ekonomi yang melemah. Tarif impor yang diberlakukan oleh Presiden AS Donald Trump terhadap Meksiko, Kanada, dan China meningkatkan kekhawatiran akan perang dagang global, yang pada gilirannya melemahkan daya tarik USD. Di sisi lain, meskipun data ekonomi Inggris menunjukkan adanya tekanan inflasi, pasar tetap optimis terhadap GBP. Indeks harga toko dari British Retail Consortium (BRC) menunjukkan kenaikan harga bulanan sebesar 0.4% akibat lonjakan harga pangan, sementara upah minimum yang akan naik hampir 7% pada April mendatang berpotensi menambah tekanan inflasi. Bank of England (BoE) tengah mempertimbangkan pelonggaran kebijakan moneter, namun dengan inflasi yang masih berada di level 3%, keputusan untuk menurunkan suku bunga mungkin akan lebih hati-hati. Support terdekatnya di area 1.2697 dan resistance terdekatnya di zona 1.2874.
AUDUSD - Pasangan mata uang Aussie naik ke zona 0.6266. Kinerja mata uang Dolar Australia yang menguat ditopang oleh rebound data ekonomi domestik dan pelemahan USD di tengah kekhawatiran perlambatan ekonomi AS. AUD/USD naik 0,71% ke level 0,6203 setelah mengakhiri tren penurunan enam hari berturut-turut. Data terbaru menunjukkan penjualan ritel Australia naik 0,3% pada Januari, pulih dari penurunan 0,1% pada Desember. Pemulihan ini meningkatkan optimisme terhadap daya beli konsumen, meskipun tekanan inflasi masih menjadi perhatian bagi Reserve Bank of Australia (RBA). Notulen rapat RBA bulan Februari menunjukkan bahwa meskipun bank sentral telah memangkas suku bunga untuk pertama kalinya dalam empat tahun, mereka tetap berhati-hati terhadap penurunan lebih lanjut, dengan inflasi masih menjadi prioritas utama. Di sisi lain, tekanan terhadap Dolar AS semakin meningkat seiring pelemahan data manufaktur AS dan spekulasi pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve pada bulan Juni. Indeks Dolar AS (DXY) turun ke level terendah dalam 11 minggu, sementara imbal hasil obligasi AS juga menurun. Support terdekatnya di zona 0.6223 dan resistance terdekatnya di zona 0.6313.
NZDUSD - Pasangan mata uang Kiwi naik ke area 0.5656. Kenaikan pada pasangan mata uang Kiwi didukung oleh data ekonomi China yang lebih baik dari perkiraan serta pelemahan Dolar AS akibat ketidakpastian kebijakan tarif. Indeks PMI Jasa China naik menjadi 51,4 pada Februari, menunjukkan ekspansi yang lebih kuat dari ekspektasi dan memberikan dorongan positif bagi Dolar Selandia Baru (NZD), mengingat hubungan dagang erat antara kedua negara. Sementara itu, pengunduran diri Gubernur Reserve Bank of New Zealand (RBNZ) Adrian Orr menandai perubahan kepemimpinan, tetapi bank sentral tetap fokus pada stabilitas inflasi dan pemulihan ekonomi. Di sisi lain, Dolar AS mengalami tekanan akibat kekhawatiran perlambatan ekonomi dan dampak tarif baru terhadap perdagangan global. Spekulasi bahwa Presiden AS Donald Trump mungkin melunakkan kebijakan tarifnya menambah ketidakpastian, yang berpotensi mempertahankan momentum bullish bagi NZDUSD dalam waktu dekat. Support terdekatnya di area 0.5635 dan resistance terdekatnya di zona 0.5692.
USDJPY – Pasangan mata uang Yen turun ke zona 149.77. Pasangan mata uang USDJPY melemah ke level terendah dalam hampir lima bulan akibat meningkatnya ekspektasi pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve (Fed) serta spekulasi kenaikan suku bunga oleh Bank of Japan (BoJ). Dolar AS tertekan setelah probabilitas pemangkasan suku bunga Fed pada Juni meningkat menjadi 86% dari 71% dalam seminggu terakhir, didorong oleh data ekonomi yang lemah dan dampak negatif dari kebijakan tarif Presiden Donald Trump terhadap China, Kanada, dan Meksiko. Sementara itu, Yen Jepang menguat seiring meningkatnya ekspektasi bahwa BoJ akan menaikkan suku bunga tahun ini, terutama setelah pertumbuhan upah di Jepang mencapai level tertinggi sejak 1991. Support terdekatnya di area 148.67 dan resistance terdekatnya di zona 150.69
USDCAD – Mata uang Loonie turun ke zona 1.4399. Turunnya kinerja mata uang imbas dari pelemahan Dolar AS akibat meningkatnya spekulasi pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve (Fed) serta ketidakpastian dampak tarif terhadap perekonomian AS. Meskipun Presiden Donald Trump telah memberlakukan tarif 25% pada impor dari Kanada dan Meksiko, serta menggandakan bea masuk untuk barang-barang China, USD gagal mendapatkan dukungan signifikan karena investor mengantisipasi kemungkinan perubahan kebijakan tarif dalam waktu dekat. Di sisi lain, Dollar Kanada (CAD) mendapat dorongan dari langkah balasan Perdana Menteri Justin Trudeau yang mengumumkan tarif 25% pada barang impor AS senilai C$30 miliar, dengan tambahan tarif pada C$125 miliar produk lainnya dalam tiga minggu ke depan. Selain itu, meskipun harga minyak mentah turun akibat rencana OPEC+ untuk meningkatkan produksi pada April, ekspektasi pemangkasan suku bunga Bank of Canada (BoC) yang sudah diperhitungkan pasar tampaknya tidak cukup melemahkan CAD, sehingga USDCAD tetap dalam tekanan bearish. Support terdekatnya di zona 1.4337 dan resistance terdekatnya di zona 1.4483.
USDCHF - Pasangan mata uang Swiss turun ke zona 0.8899. USD/CHF terus melemah untuk hari kedua berturut-turut, diperdagangkan di sekitar 0.8960 karena meningkatnya permintaan terhadap Swiss Franc (CHF) sebagai aset safe-haven di tengah ketidakpastian global akibat perang tarif. Presiden AS Donald Trump telah menandatangani perintah kenaikan tarif impor China menjadi 20%, sementara tarif serupa untuk Meksiko dan Kanada masih dalam proses. Sebagai respons, Kanada dan China telah mengumumkan tindakan balasan, yang semakin meningkatkan ketegangan perdagangan. Support terdekatnya di area 0.8876 dan resistance terdekatnya di zona 0.8907.
Jam | Pair | Data | Actual | Ekspektasi | Sebelumnya |
2:20am | USD | FOMC Member Williams Speaks | - | - | - |
4:45am | AUD | RBA Deputy Gov Hauser Speaks | - | - | - |
7:00am | NZD | ANZ Commodity Prices m/m | 3.0% | - | 1.8% |
7:30am | AUD | GDP q/q | 0.6% | 0.6% | 0.3% |
7:30am | JPY | BOJ Gov Ueda Speaks | - | - | - |
8:45am | CNY | Caixin Services PMI |
| 50.8 | 51 |
9:00am | USD | President Trump Speaks | - | - | - |
2:30pm | CHF | CPI m/m | - | 0.5% | -0.1% |
2:45pm | EUR | French Industrial Production m/m | - | 0.5% | -0.4% |
3:15pm | EUR | Spanish Services PMI | - | 55.4 | 54.9 |
3:45pm | EUR | Italian Services PMI | - | 50.9 | 50.4 |
3:50pm | EUR | French Final Services PMI | - | 44.6 | 44.5 |
3:55pm | EUR | German Final Services PMI | - | 52.2 | 52.2 |
4:00pm | EUR | Final Services PMI | - | 50.7 | 50.7 |
4:30pm | GBP | Final Services PMI | - | 51.1 | 51.1 |
5:00pm | EUR | PPI m/m | - | 0.3% | 0.4% |
5:00pm | EUR | Italian Retail Sales m/m | - | 0.3% | 0.6% |
8:15pm | USD | ADP Non-Farm Employment Change | - | 141K | 183K |
8:30pm | CAD | Labor Productivity q/q | - | 0.6% | -0.4% |
9:30pm | GBP | Monetary Policy Report Hearings | - | - | - |
9:45pm | USD | Final Services PMI | - | 49.7 | 49.7 |
10:00pm | USD | ISM Services PMI | - | 52.5 | 52.8 |
10:00pm | USD | Factory Orders m/m | - | 1.7% | -0.9% |