Home
>
News
>
Publication
>
Emas Turun, Tertekan Ketidakpastian AS–Iran
Emas Turun, Tertekan Ketidakpastian AS–Iran
Tuesday, 07 April 2026

INDIKATOR HARGA

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.1541

-0.10%

GBPUSD

1.3238

-0.13%

AUDUSD

0.6916

-0.14%

NZDUSD

0.5714

-0.32%

USDJPY

159.69

0.11%

USDCHF

0.7981

0.19%

USDCAD

1.3910

0.10%

GOLDUD

4661.75

-0.30%

USD/IDR

17,032

0.00%

Fokus Emas:

  1. Eskalasi konflik AS–Iran dan ketidakpastian Selat Hormuz terhadap sentimen pasar
  2. Dominasi ekspektasi suku bunga tinggi dan penguatan dolar AS

Selasa, 7 April 2026 – Harga emas turun pada level US$4.661 per troy ons pada awal sesi perdagangan hari ini, di tengah meningkatnya ketidakpastian geopolitik setelah Iran menolak proposal gencatan senjata dengan AS. Ketegangan meningkat seiring ultimatum Trump yang menuntut pembukaan kembali Selat Hormuz dengan batas waktu tertentu. Meski terdapat upaya mediasi yang mengarah pada skema gencatan senjata 15–45 hari, sikap Iran yang menolak solusi sementara dan mendorong penyelesaian permanen memperpanjang ketidakpastian pasar. Kondisi ini membuat pelaku pasar cenderung bersikap wait and see, sembari mencermati potensi eskalasi lanjutan dan dampaknya terhadap stabilitas energi global.

Dari sisi fundamental, lonjakan harga energi akibat terganggunya distribusi minyak memperkuat kekhawatiran inflasi global yang pada akhirnya mendorong ekspektasi suku bunga tinggi bertahan lebih lama. Lingkungan suku bunga tinggi ini menekan daya tarik emas sebagai aset non-yielding, di tengah penguatan dolar AS dan kenaikan yield obligasi pemerintah AS. Selain itu, data ekonomi AS yang relatif solid turut memperkuat pandangan bahwa ruang penurunan suku bunga oleh Federal Reserve semakin terbatas dalam jangka pendek.

Ke depan, pergerakan emas diperkirakan tetap volatil dengan kecenderungan dipengaruhi oleh perkembangan negosiasi AS–Iran serta arah kebijakan moneter global. Pasar akan mencermati rilis risalah FOMC, data inflasi utama seperti CPI dan PCE, serta indikator ketenagakerjaan sebagai penentu ekspektasi suku bunga. Selain itu, dinamika di Selat Hormuz dan pergerakan harga minyak akan menjadi katalis penting bagi inflasi global. 

Secara teknikal, level support terdekat untuk harga emas berada di kisaran $4.597 hingga $4.546, sedangkan resistance terdekat terletak di $4.703 hingga $4.758. Jika tekanan jual meningkat, support lebih dalam terlihat di $4.440, sementara resistance jangka menengah berada di area $4.864.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Pair

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

12:00am

USD

President Trump Speaks

-

-

-

7:15pm

USD

ADP Weekly Employment Change

-

 

10.0K

7:30pm

USD

Core Durable Goods Orders m/m

-

0.5%

0.4%

7:30pm

USD

Durable Goods Orders m/m

-

-1.1%

0.0%

Tentative

USD

RCM/TIPP Economic Optimism

-

48.1

47.5

11:35pm

USD

FOMC Member Goolsbee Speaks

-

-

-

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Gold Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Midpoint Place, 22nd Floor, K.H. Fachrudin Street No. 26, Tanah Abang, Jakarta Pusat
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788