| Pembukaan | % Perubahan |
EURUSD | 1.1361 | -0.01% |
GBPUSD | 1.3163 | 0.08% |
AUDUSD | 0.6894 | 0.01% |
NZDUSD | 0.5650 | -0.09% |
USDJPY | 161.77 | -0.06% |
USDCHF | 0.8122 | -0.04% |
USDCAD | 1.4230 | 0.02% |
GOLDUD | 3998.54 | -0.57% |
USD/IDR | 17,950 | 0.00% |
Fokus Utama:
Kamis, 25 Juni 2026 – Harga emas dibuka melemah ke level US$3.998 per troy ons pada perdagangan pagi, melanjutkan tren koreksi seiring masih kuatnya sentimen bearish di pasar emas. Tekanan dipicu oleh berlanjutnya penguatan dolar AS dan kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS yang meningkatkan daya tarik aset berbunga dibandingkan emas sebagai aset non-yielding. Kondisi tersebut didukung oleh optimisme terhadap ketahanan ekonomi Amerika Serikat, sehingga memperkuat ekspektasi bahwa The Fed akan mempertahankan kebijakan moneter yang ketat lebih lama. Di tengah kondisi tersebut, pelaku pasar juga memanfaatkan setiap kenaikan harga emas sebagai momentum untuk melakukan aksi profit taking, sehingga membatasi peluang pemulihan harga dalam jangka pendek.
Dari sisi kebijakan moneter, pernyataan Ketua The Fed Kevin Warsh yang kembali menegaskan komitmen bank sentral dalam mengendalikan inflasi semakin memperkuat ekspektasi kenaikan suku bunga tahun ini. Berdasarkan perkembangan di pasar, probabilitas kenaikan suku bunga pada September 2026 meningkat menjadi sekitar 68%. Sejumlah analis termasuk Evercore ISI, menilai peluang kenaikan suku bunga dapat dimajukan ke Juli apabila tekanan inflasi masih bertahan tinggi. Ekspektasi tersebut turut menopang penguatan indeks dolar AS (DXY), yang membuat harga emas menjadi lebih mahal bagi investor yang menggunakan mata uang selain dolar AS sehingga berpotensi menekan permintaan global.
Pelaku pasar kini mengalihkan perhatian pada serangkaian data ekonomi penting Amerika Serikat yang akan dirilis hari ini, yakni Personal Consumption Expenditures (PCE) Price Index Mei, revisi Produk Domestik Bruto (PDB) kuartal I-2026, serta Initial Jobless Claims. Kombinasi ketiga data tersebut diperkirakan akan memberikan gambaran terbaru mengenai kekuatan ekonomi AS dan prospek inflasi, sekaligus menjadi acuan bagi arah kebijakan moneter The Fed pada pertemuan mendatang.
Secara teknikal, level support terdekat untuk harga emas berada di kisaran $3.933 hingga $3.867, sedangkan resistance terdekat terletak di $4.089 hingga $4.179. Jika tekanan jual meningkat, support lebih dalam terlihat di $3.711, sementara resistance jangka menengah berada di area $4.335.
Jam | Pair | Data | Actual | Ekspektasi | Sebelumnya |
7:30pm | USD | Core PCE Price Index MoM | - | 0.2% | 0.2% |
7:30pm | USD | GDP Growth Rate QoQ Final Q1 | - | 1.6% | 0.5% |