Home
>
News
>
Publication
>
Emas Tertekan oleh Kombinasi Optimisme Dagang dan Kuatnya Greenback
Emas Tertekan oleh Kombinasi Optimisme Dagang dan Kuatnya Greenback
Wednesday, 09 July 2025

INDIKATOR HARGA

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.1714

0.12%

GBPUSD

1.3575

0.14%

AUDUSD

0.6519

0.26%

NZDUSD

0.5986

0.23%

USDJPY

146.48

0.37%

USDCHF

0.7967

-0.21%

USDCAD

1.3677

-0.18%

GOLDUD

3308.1

-0.33%

USD/IDR

16210

0.18%

Fokus Emas:

  1. Optimisme negosiasi perdagangan antara AS termasuk penundaan tarif
  2. Penguatan dolar AS dan lonjakan imbal hasil obligasi AS menekan emas

Rabu, 09 Juli 2025 – Harga emas turun ke level $3.302 per troy ons pada awal sesi perdagangan hari ini, tertekan oleh kombinasi dari meningkatnya optimisme pasar terhadap tercapainya kesepakatan dagang serta tekanan dari penguatan dolar AS dan kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS.

Ekspektasi terhadap hasil negosiasi antara AS dan mitra dagangnya seperti Jepang dan Korea Selatan memperkuat sentimen risk-on di pasar, mendorong investor menjauhi aset lindung nilai seperti emas. Penundaan implementasi tarif oleh Presiden Donald Trump hingga 1 Agustus memberikan ruang lebih bagi proses diplomasi perdagangan.

Dari sisi makro, imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun melonjak ke level tertinggi dalam lebih dari dua pekan, memperburuk tekanan pada harga emas yang tidak menghasilkan imbal hasil. Di saat yang sama, indeks dolar AS menguat 0,1%, membuat harga emas relatif lebih mahal bagi pembeli global.

Pasar kini menanti risalah rapat FOMC terbaru yang dijadwalkan rilis hari ini, serta pidato dari sejumlah pejabat The Fed sepanjang pekan ini. Investor tengah mencermati potensi arah kebijakan moneter, di mana pemangkasan suku bunga sebesar 50 bps masih diantisipasi terjadi hingga akhir 2025, dengan ekspektasi pemangkasan pertama pada bulan Oktober.

Meskipun penundaan tarif saat ini telah meredakan sebagian kekhawatiran pasar atas risiko perlambatan global, Presiden Trump juga membuka peluang pengenaan tarif baru yang substansial terhadap impor komoditas tembaga dan produk farmasi. Jika ancaman ini direalisasikan, kekhawatiran terhadap dampak negatif kebijakan proteksionis bisa meningkat kembali dan mendorong arus modal ke aset safe haven, berpotensi menopang harga emas dalam jangka pendek.

Secara teknikal, level support terdekat untuk harga emas berada di kisaran $3.277 hingga $3.253, sedangkan resistance terdekat terletak di $3.335 hingga $3.369. Jika tekanan jual meningkat, support lebih dalam terlihat di $3.195, sementara resistance jangka menengah berada di area $3.427.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Pair

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

2:00am

USD

Consumer Credit m/m

5.1B

10.4B

16.9B

3:30am

USD

API Weekly Statistical Bulletin

-

-

-

9:00pm

USD

Final Wholesale Inventories m/m

-

-0.2%

-0.3%

9:30pm

USD

Crude Oil Inventories

-

-1.7M

3.8M

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Gold Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788