| Pembukaan | % Perubahan |
EURUSD | 1.1390 | -0.03% |
GBPUSD | 1.3289 | -0.05% |
AUDUSD | 0.6978 | -0.43% |
NZDUSD | 0.5784 | -0.12% |
USDJPY | 163.79 | -0.02% |
USDCHF | 0.8193 | -0.04% |
USDCAD | 1.4104 | -0.01% |
GOLDUD | 4026.56 | -0.04% |
USD/IDR | 18,083 | 0.00% |
Fokus Utama:
Rabu, 29 Juli 2026 - Harga emas dibuka melemah ke level US$4.026 per troy ons setelah investor melakukan aksi wait and see menjelang hasil rapat kebijakan Federal Reserve (FOMC) yang akan diumumkan pekan ini. Tekanan terhadap logam mulia juga datang dari penguatan indeks dolar AS yang bertahan di dekat level tertinggi satu bulan, sehingga membuat emas menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lain dan mengurangi daya tarik permintaan global. Meski konsensus pasar masih memperkirakan The Fed mempertahankan suku bunga pada kisaran 3,50%-3,75%, pelaku pasar semakin mengantisipasi nada pernyataan yang tetap hawkish mengingat inflasi masih berada di atas target bank sentral.
Dari sisi fundamental, perhatian investor kini tertuju pada rangkaian data ekonomi Amerika Serikat yang berpotensi memengaruhi ekspektasi arah suku bunga, mulai dari JOLTS Job Openings, laporan ketenagakerjaan ADP, hingga Nonfarm Payrolls (NFP) dan tingkat pengangguran pada akhir pekan.
Di sisi lain, sentimen geopolitik di Timur Tengah masih menjadi faktor yang perlu dicermati meskipun mulai mereda dibandingkan beberapa pekan sebelumnya. Berkurangnya permintaan aset safe haven membuat fokus pasar kembali bergeser ke arah kebijakan moneter AS. Dalam jangka pendek, volatilitas harga emas diperkirakan tetap tinggi hingga terdapat kepastian dari keputusan The Fed dan rilis data ketenagakerjaan AS.
Secara teknikal, level support terdekat untuk harga emas berada di kisaran $4.017 hingga $4.000, sedangkan resistance terdekat terletak di $4.044 hingga $4.054. Jika tekanan jual meningkat, support lebih dalam terlihat di $3.973, sementara resistance jangka menengah berada di area $4.081.
Jam | Pair | Data | Actual | Ekspektasi | Sebelumnya |
| USD |
| - | - | - |