Home
>
News
>
Publication
>
Emas Terkoreksi Setelah Penundaan Tarif Trump, Fokus Beralih ke Risalah FOMC
Emas Terkoreksi Setelah Penundaan Tarif Trump, Fokus Beralih ke Risalah FOMC
Tuesday, 27 May 2025

INDIKATOR HARGA

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.1381

0.11%

GBPUSD

1.3557

0.10%

AUDUSD

0.6491

-0.09%

NZDUSD

0.5997

-0.05%

USDJPY

142.81

-0.31%

USDCHF

0.8208

-0.13%

USDCAD

1.3734

-0.09%

GOLDUD

3346.4

-0.39%

USD/IDR

16284

-0.77%

Fokus Emas:

  1. Redanya ketegangan perdagangan AS-Uni Eropa menekan permintaan emas
  2. Kekhawatiran geopolitik dan risiko defisit fiskal AS

Selasa, 27 Mei 2025 – Harga emas turun ke level $3.346 per troy ons pada awal sesi perdagangan hari ini, seiring meredanya permintaan terhadap aset safe haven setelah Presiden AS Donald Trump memutuskan untuk menunda rencana pemberlakuan tarif sebesar 50% terhadap produk-produk asal Uni Eropa. 

Keputusan ini memberikan ruang bagi kelanjutan negosiasi antara kedua belah pihak hingga tenggat waktu baru pada 9 Juli, sehingga mengurangi tekanan ketegangan perdagangan trans atlantik yang sebelumnya menjadi salah satu pendorong utama kenaikan harga emas.

Meskipun demikian, tekanan penurunan harga emas diperkirakan terbatas, mengingat sentimen kehati-hatian masih mendominasi pasar. Kekhawatiran terhadap kondisi fiskal AS, terutama terkait potensi lonjakan defisit anggaran akibat RUU pajak yang baru disahkan DPR dan kini menunggu persetujuan Senat, turut menjadi perhatian investor. RUU tersebut diperkirakan akan memperlebar defisit hampir $3 triliun dalam dekade mendatang, meningkatkan kekhawatiran terhadap kredibilitas fiskal AS dan berpotensi melemahkan nilai dolar di masa depan.

Sementara itu, perkembangan geopolitik masih menjaga daya tarik emas sebagai aset lindung nilai. Konflik antara Rusia dan Ukraina kembali memanas setelah serangan udara besar-besaran terjadi untuk malam ketiga berturut-turut, menandakan potensi eskalasi lanjutan di kawasan tersebut. Ketegangan juga berlanjut di Timur Tengah, terutama di Jalur Gaza dan hubungan Iran–Israel, yang menambah ketidakpastian global.

Investor kini mengalihkan perhatian pada rilis risalah FOMC pada Rabu (28/5), yang dapat memberikan petunjuk lebih lanjut mengenai arah kebijakan moneter Federal Reserve, serta data inflasi PCE inti yang akan dirilis pada Jumat (30/5).

Secara teknikal, level support terdekat untuk harga emas berada di kisaran $3.329 hingga $3.321, sedangkan resistance terdekat terletak di $3.348 hingga $3.359. Jika tekanan jual meningkat, support lebih dalam terlihat di $3.302, sementara resistance jangka menengah berada di area $3.378.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Pair

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

3:00pm

USD

FOMC Member Kashkari Speaks

-

-

-

7:30pm

USD

Core Durable Goods Orders m/m

-

-0.1%

-0.4%

7:30pm

USD

Durable Goods Orders m/m

-

-7.6%

7.5%

8:00pm

USD

HPI m/m

-

0.1%

0.1%

8:00pm

USD

S&P/CS Composite-20 HPI y/y

-

4.5%

4.5%

9:00pm

USD

CB Consumer Confidence

-

87.1

86

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Gold Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788