Home
>
News
>
Publication
>
Emas Stagnan Ditengah Minimnya Data Pendukung dan Retorika The Fed
Emas Stagnan Ditengah Minimnya Data Pendukung dan Retorika The Fed
Thursday, 20 June 2024

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.0743

0.06%

GBPUSD

1.2717

0.07%

AUDUSD

0.6670

0.03%

NZDUSD

0.6131

0.07%

USDJPY

158.07

-0.01%

USDCHF

0.8844

-0.12%

USDCAD

1.3705

-0.04%

GOLDUD

2327.05

0.38%

USD/IDR

16350

0.28%

Fokus Emas :

  1. Data Perekonomian AS
  2. Respons The Fed Terhadap Kebijakan Fiskal

Kamis, 20 Juni 2024 – Harga emas kembali menguat dan beralih pada level $2334. Harga emas menguat walaupun tidak mengalami perubahan secara signifikan akibat kurangnya pendorong fundamental untuk pergerakan lebih lanjut.

Walaupun terlihat tagnan, harga emas mengalami pemulihan yang didukung oleh data Penjualan Ritel AS yang kurang memuaskan. Data tersebut mengungkapkan bahwa Penjualan Ritel AS naik hanya 0,1% pada bulan Mei 2024, dengan angka bulan sebelumnya direvisi secara signifikan lebih rendah menjadi -0,2%. Penyesuaian ini menunjukkan bahwa aktivitas ekonomi tetap lesu pada kuartal kedua. Data lain menunjukkan bahwa Produksi Industri membaik pada bulan Mei, diikuti oleh revisi turun pada bulan April. Hal tersebut menghidupkan kembali kembali ekspektasi penurunan suku bunga Federal Reserve (Fed) AS pada akhir tahun ini.

Terlepas dari data-data yang rilis tersebut, sejumlah pejabat Fed menyampaikan pendapat mereka tentang kebijakan moneter kepada publik. Sebagian besar mengikuti garis resmi bahwa diperlukan lebih banyak data yang menunjukkan inflasi turun secara berkelanjutan sebelum mereka memangkas suku bunga. Presiden Fed Boston Susan Collins mengatakan masih terlalu dini untuk menyimpulkan inflasi turun. Jika angka inflasi tertahan di atas target Fed sebesar 2,0%, Presiden Fed St. Louis Alberto Musalem akan siap untuk menaikkan suku bunga. Musalem menambahkan bahwa perlu waktu berbulan-bulan atau bahkan satu kuartal penuh sebelum Fed memenangkan pertempuran melawan inflasi. Disisi lain, Lorie Logan, Presiden Federal Reserve Dallas, mengatakan bahwa data terkini yang menunjukkan perlambatan inflasi cukup memberikan angin segar tetapi, menekankan bahwa Fed harus tetap berhati-hati dan sabar terkait kebijakan suku bunga. Nada hawkish dari para pejabat The Fed ini pun membatasi pergerakan emas labih lanjut.

Sementara itu, ketegangan geopolitik dan ketidakpastian politik yang baru di Eropa memberikan dukungan tambahan bagi logam mulia yang merupakan asset tanpa imbal hasil. Bersamaan dengan hal tersebut, kenaikan yang cukup baik dialami oleh imbal hasil obligasi treasury AS dan mungkin membatasi setiap pergerakan apresiasi lebih lanjut untuk harga emas yang tidak memberikan imbal hasil.

Menilai dari sisi teknis, harga emas berpotensi menemui resistance terdekat pada level $2387. Namun, apabila menemui katalis negatif, maka harga emas berpotensi menemui support terdekat pada level $2285.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

19:30

US - Unemployment Claims

-

235K

242K

19:30

US - Building Permits

-

1.45M

1.44M

19:30

US - Philly Fed Manufacturing Index

-

4.8

4.5

19:30

US - Current Account

-

-207B

-195B

19:30

US - Housing Starts

-

1.37M

1.36M

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Gold Daily Newsletter

Member of
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Midpoint Place, 22nd Floor, K.H. Fachrudin Street No. 26, Tanah Abang, Jakarta Pusat
+62 21 4050 7788