Home
>
News
>
Publication
>
Emas Rebound di Tengah Optimisme Gencatan Senjata dan Prospek The Fed
Emas Rebound di Tengah Optimisme Gencatan Senjata dan Prospek The Fed
Tuesday, 21 July 2026

INDIKATOR HARGA

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.1414

0.01%

GBPUSD

1.3434

0.01%

AUDUSD

0.7002

0.06%

NZDUSD

0.5837

0.50%

USDJPY

162.50

0.00%

USDCHF

0.8098

0.06%

USDCAD

1.4076

-0.01%

GOLDUD

4008.10

0.45%

USD/IDR

17,971

0.00%

Fokus Utama:

  1. Harapan Gencatan Senjata AS-Iran Redakan Tekanan Inflasi Global
  2. Ekspektasi Suku Bunga The Fed dan Penguatan Dolar Masih Membatasi Kenaikan Emas

Selasa, 21 Juli 2026 - Harga emas dibuka menguat ke level US$4.008 per troy ons pada perdagangan pagi, didorong meningkatnya optimisme pasar terhadap peluang tercapainya gencatan senjata antara AS dan Iran. Harapan meredanya konflik di Timur Tengah mendorong koreksi harga minyak dunia sehingga mengurangi kekhawatiran terhadap inflasi berbasis energi. Sentimen tersebut mendorong harga emas pulih setelah sempat tertekan pada sesi sebelumnya. Meski demikian, penguatan masih relatif terbatas karena pelaku pasar tetap mewaspadai arah kebijakan moneter The Fed yang diperkirakan masih mempertahankan suku bunga tinggi dalam waktu lebih lama.

Dari sisi fundamental, prospek diplomasi antara AS dan Iran menjadi katalis utama pergerakan pasar. Laporan terbaru menyebutkan adanya usulan gencatan senjata selama 10 hari sebagai langkah awal menuju perundingan yang lebih komprehensif, sehingga menekan reli harga minyak yang sebelumnya dipicu konflik di kawasan Timur Tengah. Berdasarkan CME FedWatch Tool, probabilitas kenaikan suku bunga The Fed pada pertemuan September masih berada di kisaran 64%, sehingga kenaikan imbal hasil obligasi AS berpotensi kembali membatasi penguatan emas sebagai aset non-yielding.

Pelaku pasar selanjutnya akan memfokuskan perhatian pada rangkaian data ekonomi AS menjelang pertemuan FOMC akhir bulan, terutama data PMI manufaktur dan jasa, klaim pengangguran mingguan, serta indikator aktivitas sektor riil yang akan menjadi acuan dalam menilai ketahanan ekonomi AS. Selain itu, perkembangan negosiasi AS-Iran tetap menjadi faktor penting yang dapat mempengaruhi volatilitas harga minyak dan ekspektasi inflasi. 

Secara teknikal, level support terdekat untuk harga emas berada di kisaran $3.979 hingga $3.952, sedangkan resistance terdekat terletak di $4.037 hingga $4.068. Jika tekanan jual meningkat, support lebih dalam terlihat di $3.894, sementara resistance jangka menengah berada di area $4.126.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Pair

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

7:15pm

USD

ADP Weekly Employment Change

-

-

19.8K

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Gold Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788