Home
>
News
>
Publication
>
Emas Naik di Tengah Ancaman Shutdown AS dan Konflik Geopolitik yang Meluas
Emas Naik di Tengah Ancaman Shutdown AS dan Konflik Geopolitik yang Meluas
Monday, 13 October 2025

INDIKATOR HARGA

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.1591

0.28%

GBPUSD

1.3322

0.28%

AUDUSD

0.6512

0.28%

NZDUSD

0.5736

0.16%

USDJPY

152.27

-0.36%

USDCHF

0.8038

-0.46%

USDCAD

1.4004

-0.15%

GOLDUD

4017.62

1.07%

USD/IDR

16580

0.00%

Fokus Emas:

  1. Ketegangan geopolitik dan risiko fiskal global mendorong permintaan safe haven
  2. Ekspektasi penurunan suku bunga The Fed dan pelemahan dolar AS

Senin, 13 Oktober 2025 – Harga emas naik ke level $4.017 per troy ons pada awal sesi perdagangan hari ini, seiring meningkatnya ketegangan geopolitik dan ketidakpastian fiskal global. Konflik yang masih berlanjut di Timur Tengah serta perang Rusia–Ukraina menimbulkan kekhawatiran pasar, sementara risiko shutdown pemerintahan AS dan krisis politik di Prancis menambah tekanan terhadap aset berisiko. 

Meskipun terdapat upaya gencatan senjata, prospek perdamaian tampak suram karena Rusia diyakini enggan mengembalikan wilayah yang telah mereka kuasai. Di sisi lain, rencana Presiden Donald Trump untuk mengenakan tarif impor 100% terhadap produk tanah jarang dari China mulai November turut memperkeruh hubungan kedua negara dan memperkuat minat investor terhadap aset safe haven.

Dari sisi makroekonomi, dolar AS melemah 0,5%, membuat emas yang dihargakan dalam greenback menjadi lebih murah bagi investor non-AS. Kondisi ekonomi domestik AS juga memperlihatkan pelemahan, dengan peningkatan pengangguran dan penurunan aktivitas tenaga kerja di sejumlah negara bagian. 

Ekspektasi terhadap pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis poin oleh The Fed pada Oktober dan Desember semakin memperkuat prospek emas. Sentimen ini diperkuat oleh pembelian emas oleh bank sentral, arus masuk dana ke exchange-traded funds (ETF) berbasis emas, serta meningkatnya ketidakpastian ekonomi akibat ancaman tarif dan risiko politik. 

Pasar masih mencermati perkembangan dari pertemuan tahunan IMF dan Bank Dunia di Washington pekan ini, yang diperkirakan memberikan pandangan global mengenai prospek pertumbuhan ekonomi dan arah kebijakan fiskal. Selain itu, pernyataan Ketua The Fed Jerome Powell dalam forum National Association for Business Economics (NABE) pada Selasa (14/10) serta publikasi Empire State Manufacturing Survey dan Philly Fed Manufacturing Index sepanjang pekan akan menjadi fokus utama pasar.

Secara teknikal, level support terdekat untuk harga emas berada di kisaran $3.968 hingga $3.919, sedangkan resistance terdekat terletak di $4.044 hingga $4.071. Jika tekanan jual meningkat, support lebih dalam terlihat di $3.843, sementara resistance jangka menengah berada di area $4.147.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Pair

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

12:01am

USD

30-y Bond Auction

4.73|2.4

-

4.65|2.4

2:45am

USD

FOMC Member Bowman Speaks

-

-

-

8:40am

USD

FOMC Member Daly Speaks

-

-

-

8:45pm

USD

FOMC Member Goolsbee Speaks

-

-

-

9:00pm

USD

Prelim UoM Consumer Sentiment

-

54.1

55.1

9:00pm

USD

Prelim UoM Inflation Expectations

-

-

4.7%

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Gold Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788