| Pembukaan | % Perubahan |
EURUSD | 1.1726 | 0.05% |
GBPUSD | 1.3426 | 0.08% |
AUDUSD | 0.6576 | 0.18% |
NZDUSD | 0.5776 | 0.17% |
USDJPY | 148.53 | -0.02% |
USDCHF | 0.7972 | -0.18% |
USDCAD | 1.3912 | -0.04% |
GOLDUD | 3832.57 | 0.48% |
USD/IDR | 16675 | 0.00% |
Fokus Emas:
Selasa, 30 September 2025 – Harga emas naik ke level $ 3832 per troy ons. Harga emas terus mencetak rekor tertinggi baru setelah berhasil menembus level psikologis tiga ribu delapan ratus dolar per troy ons pada sesi perdagangan Asia. Kenaikan ini didorong oleh meningkatnya kekhawatiran mengenai potensi penutupan pemerintahan Amerika Serikat yang menimbulkan ketidakpastian fiskal serta mendorong investor untuk beralih pada aset aman. Di sisi lain, data inflasi personal consumption expenditures Amerika Serikat yang dirilis sesuai dengan ekspektasi pasar memperkuat pandangan bahwa bank sentral Amerika Serikat akan tetap melanjutkan kebijakan pemangkasan suku bunga pada pertemuan mendatang. Prospek suku bunga yang lebih rendah membuat biaya peluang untuk menyimpan emas menjadi semakin kecil sehingga mendukung tren kenaikan harga logam mulia tersebut.
Sentimen penguatan emas juga diperkuat oleh pelemahan imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat serta penurunan nilai mata uang dolar Amerika Serikat yang secara historis memiliki hubungan terbalik dengan pergerakan harga emas. Beberapa pejabat bank sentral Amerika Serikat memberikan pandangan bernada hawkish dengan menekankan bahwa tekanan inflasi masih cukup tinggi, namun pada saat yang sama mereka juga mengakui bahwa risiko pelemahan pasar tenaga kerja mulai meningkat. Walaupun demikian, mayoritas pelaku pasar tetap menilai peluang pemangkasan suku bunga tetap besar dengan probabilitas hampir sembilan puluh persen bahwa bank sentral Amerika Serikat akan memangkas suku bunga sebesar dua puluh lima basis poin pada bulan Oktober. Ekspektasi ini semakin memperkuat minat investor terhadap emas sebagai instrumen lindung nilai dari risiko kebijakan moneter yang longgar.
Selain faktor kebijakan moneter dan data ekonomi, perkembangan geopolitik juga turut memberikan dorongan signifikan bagi harga emas. Rusia dilaporkan berhasil menguasai wilayah baru di kawasan Donetsk Ukraina yang meningkatkan eskalasi konflik dan menambah kekhawatiran pasar global. Sementara itu, potensi tertundanya publikasi data ekonomi utama seperti laporan ketenagakerjaan nonfarm payrolls akibat penutupan pemerintahan menambah lapisan ketidakpastian baru. Kombinasi antara risiko politik, prospek pelonggaran kebijakan moneter, pelemahan imbal hasil obligasi, serta meningkatnya tensi geopolitik menjadikan emas semakin diminati sebagai aset aman sehingga harga XAUUSD tetap berada di dekat rekor tertinggi sepanjang sejarah.
Untuk support terdekat, kisarannya dapat ditempatkan di area $3,805 hingga $3,783, yang menjadi zona penahan awal apabila terjadi koreksi jangka pendek. Apabila tekanan jual semakin dominan, maka support lebih dalam terlihat di sekitar $3,752 hingga $3,725, dengan titik krusial berikutnya berada di $3,690. Sementara itu, resistance terdekat kini berada di area $3,850 hingga $3,875. Jika momentum beli mampu menembus zona tersebut, maka target kenaikan berikutnya dapat mengarah ke $3,900. Untuk jangka menengah, area $3,933 hingga $3,960 menjadi resistance penting yang akan menguji kekuatan tren bullish emas.
Jam | Pair | Data | Actual | Ekspektasi | Sebelumnya |
5:00pm | USD | FOMC Member Jefferson Speaks | - | - | - |
8:00pm | USD | FOMC Member Collins Speaks | - | - | - |
8:00pm | USD | HPI m/m | - | -0.2% | -0.2% |
8:00pm | USD | S&P/CS Composite-20 HPI y/y | - | 1.7% | 2.1% |
8:45pm | USD | Chicago PMI | - | 43.4 | 41.5 |
9:00pm | USD | JOLTS Job Openings | - | 7.19M | 7.18M |
9:00pm | USD | CB Consumer Confidence | - | 96 | 97.4 |