Home
>
News
>
Publication
>
Emas Menguat di Tengah Ketidakpastian Damai AS–Iran
Emas Menguat di Tengah Ketidakpastian Damai AS–Iran
Friday, 08 May 2026

INDIKATOR HARGA

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.1728

0.03%

GBPUSD

1.3555

0.02%

AUDUSD

0.7208

0.06%

NZDUSD

0.5941

-0.07%

USDJPY

156.88

-0.01%

USDCHF

0.7800

0.01%

USDCAD

1.3660

-0.01%

GOLDUD

4694.56

0.31%

USD/IDR

17,330

-0.01%

Fokus Emas:

  1. Ketidakpastian negosiasi damai AS–Iran dan dampaknya terhadap harga minyak global
  2. Ekspektasi suku bunga The Fed menjelang rilis data tenaga kerja AS

Jumat, 08 Mei 2026 – Harga emas dibuka menguat ke level US$4.694 per troy ons didukung pelemahan dolar AS serta meningkatnya permintaan safe haven di tengah ketidakpastian negosiasi damai antara AS dan Iran. Sentimen pasar sempat membaik setelah muncul laporan bahwa Washington dan Teheran tengah menyusun kerangka kesepakatan perdamaian di Pakistan pekan depan. Namun, optimisme tersebut mulai memudar setelah muncul pernyataan beragam dari Teheran terkait proposal AS, termasuk penolakan terhadap rencana pembukaan kembali Selat Hormuz tanpa kompensasi dan jaminan tertentu. Ketidakpastian tersebut kembali memicu volatilitas harga minyak dan meningkatkan kekhawatiran terhadap gangguan pasokan energi global.

Pergerakan emas juga dipengaruhi dinamika harga energi dan arah kebijakan moneter global. Setelah sempat anjlok tajam awal pekan ini, harga minyak kembali rebound menyusul laporan bahwa AS mempertimbangkan melanjutkan operasi pengawalan kapal komersial di Selat Hormuz. Kondisi ini memicu kekhawatiran inflasi tetap tinggi dan memperkuat pandangan bahwa Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama. Presiden The Fed Cleveland, Beth Hammack, bahkan menyebut suku bunga kemungkinan bertahan di level saat ini untuk periode yang cukup panjang. Meski demikian, pelemahan indeks dolar AS dan meningkatnya akumulasi emas oleh bank sentral, termasuk China yang tercatat menambah cadangan emas selama 18 bulan berturut-turut tetap menjadi penopang harga.

Ke depan, fokus pasar akan tertuju pada rilis data ketenagakerjaan AS (nonfarm payrolls/NFP) yang dijadwalkan malam ini sebagai indikator utama kekuatan ekonomi AS dan arah kebijakan The Fed sepanjang 2026. Selain NFP, investor juga akan mencermati perkembangan lanjutan negosiasi AS–Iran, terutama terkait isu nuklir dan pembukaan Selat Hormuz, yang diperkirakan tetap menjadi sumber utama volatilitas pasar global dalam jangka pendek.

Secara teknikal, level support terdekat untuk harga emas berada di kisaran $4.660 hingga $4.633, sedangkan resistance terdekat terletak di $4.739 hingga $4.791. Jika tekanan jual meningkat, support lebih dalam terlihat di $4.554, sementara resistance jangka menengah berada di area $4.870.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Pair

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

4:45pm

USD

FOMC Member Cook Speaks

-

-

-

7:30pm

USD

Average Hourly Earnings m/m

-

0.3%

0.2%

7:30pm

USD

Non-Farm Employment Change

-

65K

178K

7:30pm

USD

Unemployment Rate

-

4.3%

4.3%

9:00pm

USD

Prelim UoM Consumer Sentiment

-

49.7

49.8

9:00pm

USD

Prelim UoM Inflation Expectations

-

-

4.7%

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Gold Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788