Home
>
News
>
Publication
>
Emas Melonjak Usai NFP AS Jeblok, Pasar Tarik Ekspektasi Fed Rate Cut
Emas Melonjak Usai NFP AS Jeblok, Pasar Tarik Ekspektasi Fed Rate Cut
Monday, 04 August 2025

INDIKATOR HARGA

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.1549

0.41%

GBPUSD

1.3253

0.30%

AUDUSD

0.6467

0.25%

NZDUSD

0.5902

0.32%

USDJPY

147.90

-0.57%

USDCHF

0.8068

-0.61%

USDCAD

1.3795

-0.20%

GOLDUD

3345.0

0.59%

USD/IDR

16454

0.22%

Fokus Emas:

  1. Data ketenagakerjaan AS yang jauh di bawah ekspektasi
  2. Ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed yang meningkat

Senin, 04 Agustus 2025 – Harga emas naik ke level $3.345 per troy ons pada awal sesi perdagangan hari ini,  setelah data ketenagakerjaan AS menunjukkan pelemahan yang signifikan. 

Biro Statistik Tenaga Kerja AS mencatat penciptaan lapangan kerja non-pertanian (NFP) hanya sebesar 73.000 pada bulan Juli, jauh di bawah ekspektasi konsensus pasar sebesar 110.000. Lebih lanjut, revisi drastis pada data Mei dan Juni menjadi masing-masing 19.000 dan 14.000 pekerjaan baru menambah tekanan terhadap dolar AS. Rangkaian data tersebut memperkuat pandangan bahwa perekonomian AS tengah mengalami pelambatan yang lebih dalam dari perkiraan sebelumnya.

Situasi ini memicu lonjakan permintaan terhadap aset safe haven seperti emas, seiring investor mengurangi eksposur mereka terhadap dolar AS dan aset berisiko lainnya. Pasar menilai The Fed berpotensi mempercepat langkah pelonggaran kebijakan moneternya. Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) dijadwalkan menggelar rapat pada pertengahan September, namun muncul desakan agar bank sentral mengadakan pertemuan darurat untuk memangkas suku bunga lebih awal. Saat ini, pasar mengantisipasi peluang pemangkasan suku bunga sebesar 25 bps di bulan September, dengan probabilitas mencapai 78% menurut FedWatch Tool.

Di sisi lain, sentimen global juga diperburuk oleh langkah proteksionisme terbaru dari pemerintah AS. Pemerintahan Trump kembali memberlakukan tarif impor yang tinggi terhadap sejumlah negara mitra, termasuk tarif 35% terhadap Kanada, 30% untuk Afrika Selatan, serta 39% untuk Swiss. Ketegangan dagang ini mendorong kekhawatiran atas prospek pertumbuhan ekonomi global, mendorong permintaan terhadap logam mulia sebagai lindung nilai. Meskipun pada awal pekan harga emas sempat terkoreksi akibat rilis data PDB AS kuartal kedua yang mencatatkan pertumbuhan 3%, arah tren tetap bullish pasca rilis data tenaga kerja.

Ke depan, pasar akan mencermati sejumlah data lanjutan seperti indeks jasa ISM dan klaim pengangguran mingguan guna mengonfirmasi outlook perlambatan ekonomi AS. 

Secara teknikal, level support terdekat untuk harga emas berada di kisaran $3.308 hingga $3.253, sedangkan resistance terdekat terletak di $3.390 hingga $3.417. Jika tekanan jual meningkat, support lebih dalam terlihat di $3.171, sementara resistance jangka menengah berada di area $3.499.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Pair

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

9:00pm

USD

Factory Orders m/m

-

-4.9%

8.2%

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Gold Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788