Home
>
News
>
Publication
>
Emas Melemah Tertekan Dolar dan Harga Minyak
Emas Melemah Tertekan Dolar dan Harga Minyak
Friday, 22 May 2026

INDIKATOR HARGA

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.1619

-0.04%

GBPUSD

1.3426

0.02%

AUDUSD

0.7154

-0.21%

NZDUSD

0.5877

-0.03%

USDJPY

158.92

0.09%

USDCHF

0.7867

0.01%

USDCAD

1.3780

0.04%

GOLDUD

4544.90

-0.35%

USD/IDR

17,668

0.00%

Fokus Emas:

  1. Penguatan dolar AS dan kenaikan harga minyak tekan harga emas
  2. Ekspektasi suku bunga tinggi The Fed menguat di tengah ketidakpastian negosiasi AS-Iran 

Jumat, 22 Mei 2026 – Harga emas dibuka menguat ke level US$4.544 per troy ons dan bergerak melemah di tengah penguatan dolar Amerika Serikat (AS) serta kenaikan harga minyak mentah global. Indeks dolar AS bertahan di dekat level tertinggi enam pekan terakhir, sehingga membuat emas menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya dan menekan minat investor terhadap aset safe haven. Kenaikan harga minyak mentah kembali memicu kekhawatiran inflasi global yang berpotensi bertahan lebih lama.

Dari sisi geopolitik, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio menyatakan terdapat beberapa perkembangan positif dalam pembicaraan diplomatik dengan Iran. Namun, isu terkait cadangan uranium Iran dan kontrol atas Selat Hormuz masih menjadi hambatan utama negosiasi. Ketidakpastian tersebut membuat pasar tetap waspada terhadap potensi gangguan pasokan energi global. 

Sementara itu, sentimen kebijakan moneter AS turut membebani pergerakan emas. Berdasarkan CME FedWatch Tool, probabilitas kenaikan suku bunga Federal Reserve pada Desember 2026 meningkat menjadi sekitar 60%. Pasar juga mencermati pelantikan Kevin Warsh sebagai Ketua The Fed oleh Presiden Donald Trump pada Jumat waktu setempat. Sejumlah pejabat The Fed, termasuk Presiden The Fed Richmond Thomas Barkin, menegaskan bahwa respons inflasi dan perilaku konsumsi masyarakat akan menjadi faktor utama dalam menentukan arah kebijakan suku bunga ke depan. Pelaku pasar kini menanti rilis data PMI manufaktur AS dan survei sentimen konsumen untuk melihat kekuatan ekonomi AS di tengah tekanan inflasi dan tingginya harga energi.

Secara teknikal, level support terdekat untuk harga emas berada di kisaran $4.497 hingga $4.452, sedangkan resistance terdekat terletak di $4.579 hingga $4.616. Jika tekanan jual meningkat, support lebih dalam terlihat di $4.370, sementara resistance jangka menengah berada di area $4.698.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Pair

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

9:00pm

USD

Revised UoM Consumer Sentiment

-

48.2

48.2

9:00pm

USD

CB Leading Index m/m

-

-0.1%

-0.6%

9:00pm

USD

FOMC Member Waller Speaks

-

-

-

9:00pm

USD

Revised UoM Inflation Expectations

-

-

4.50%

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Gold Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788