Home
>
News
>
Publication
>
Emas Melemah, Sentimen Risk-On dan Kuatnya Dolar Tekan Harga
Emas Melemah, Sentimen Risk-On dan Kuatnya Dolar Tekan Harga
Monday, 03 November 2025

INDIKATOR HARGA

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.1538

-0.15%

GBPUSD

1.3141

-0.14%

AUDUSD

0.6549

-0.20%

NZDUSD

0.5724

-0.19%

USDJPY

153.94

0.20%

USDCHF

0.8040

0.15%

USDCAD

1.3991

0.23%

GOLDUD

3995.47

-0.83%

USD/IDR

16620

0.00%

Fokus Emas:

  1. Penguatan dolar AS dan sentimen hawkish The Fed
  2. Ketidakpastian geopolitik dan proyeksi kebijakan moneter longgar di 2026.

Senin, 3 November 2025 – Harga emas turun ke level $3.995 per troy ons pada awal sesi perdagangan hari ini,  tertekan oleh sentimen risk-on setelah hasil konstruktif dari pertemuan dagang AS–Tiongkok memperkuat optimisme pasar global. Presiden Donald Trump dan Xi Jinping sepakat menghindari eskalasi lebih lanjut dalam perang dagang, dengan Washington menurunkan tarif impor dari 57% menjadi 47%, sementara Beijing berjanji untuk meningkatkan pembelian kedelai dan menangguhkan pembatasan ekspor logam tanah jarang. Di sisi lain, pelaku pasar menantikan rilis PMI Manufaktur ISM AS Oktober malam ini yang diperkirakan stabil di kisaran ekspansi 50,1.

Tekanan terhadap emas juga datang dari pernyataan hawkish pejabat The Fed setelah bank sentral AS memangkas suku bunga acuan menjadi kisaran 3,75%–4,00% pada pertemuan Oktober lalu. Ketua The Fed Jerome Powell menegaskan bahwa pemangkasan berikutnya belum menjadi kepastian, mengingat risiko shutdown pemerintahan dapat menghambat publikasi data ekonomi utama. Menurut CME FedWatch Tool, pasar kini memperkirakan peluang 63% pemangkasan suku bunga tambahan sebesar 25 bps pada Desember 2025. Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) masih bertahan di dekat level tertinggi tiga bulan di 99,80, membuat emas yang dihargakan dalam dolar relatif lebih mahal bagi investor non-AS.

Prospek emas masih ditopang oleh ketidakpastian global seiring konflik Rusia–Ukraina yang meningkat setelah serangan drone di pelabuhan Laut Hitam, sementara situasi Timur Tengah belum menunjukkan tanda-tanda mereda. Selain itu, potensi ketegangan baru antara AS dan Venezuela juga dapat mendorong harga minyak naik, memperkuat inflasi global, dan memperkuat daya tarik emas sebagai aset lindung nilai. 

Secara teknikal, level support terdekat untuk harga emas berada di kisaran $3.967 hingga $3.933, sedangkan resistance terdekat terletak di $4.041 hingga $4.081. Jika tekanan jual meningkat, support lebih dalam terlihat di $3.869, sementara resistance jangka menengah berada di area $4.155.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Pair

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

9:45pm

USD

Final Manufacturing PMI

-

52.2

52.2

10:00pm

USD

ISM Manufacturing PMI

-

49.4

49.1

10:00pm

USD

ISM Manufacturing Prices

-

62.4

61.9

Tentative

USD

Construction Spending m/m

-

-

-

All Day

USD

Wards Total Vehicle Sales

-

15.6M

16.4M

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Gold Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788