Home
>
News
>
Publication
>
Emas Melemah di Tengah Data Perumahan AS dan Ekspektasi Suku Bunga The Fed
Emas Melemah di Tengah Data Perumahan AS dan Ekspektasi Suku Bunga The Fed
Monday, 21 July 2025

INDIKATOR HARGA

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.1629

0.06%

GBPUSD

1.3408

0.11%

AUDUSD

0.6509

0.08%

NZDUSD

0.5967

-0.47%

USDJPY

148.44

-0.38%

USDCHF

0.8011

-0.16%

USDCAD

1.3708

-0.01%

GOLDUD

3348.8

-0.12%

USD/IDR

16296

0.00%

Fokus Emas:

  1. Data ekonomi AS yang solid menahan ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed
  2. Ketegangan politik internal AS serta ketidakpastian geopolitik global

Senin, 21 Juli 2025 – Harga emas turun ke level $3.348 per troy ons pada awal sesi perdagangan hari ini, di tengah rilis data ekonomi AS yang menunjukkan ketahanan ekonomi. Data pembangunan rumah yang dirilis Jumat lalu menjadi salah satu katalis utama yang mendorong ekspektasi bahwa The Fed belum akan memangkas suku bunga dalam waktu dekat.

Di sisi lain, tensi politik dan ketidakpastian makroekonomi global kembali membayangi pasar. Ketegangan antara Presiden AS Donald Trump dan Ketua The Fed Jerome Powell kian memanas, bahkan rumor pemakzulan Powell mulai mencuat setelah beberapa anggota Partai Republik menunjukkan dukungan terhadap langkah tersebut. Konflik ini memperkuat persepsi pasar bahwa dinamika kebijakan moneter AS ke depan akan penuh risiko.

Sementara itu, ketidakpastian geopolitik terus berkembang, khususnya di kawasan Eropa dan Timur Tengah, mendorong pelaku pasar kembali memburu aset safe haven seperti emas. Dorongan pembelian emas juga dipengaruhi oleh kekhawatiran pasar terhadap efek lanjutan dari kebijakan tarif tinggi AS terhadap berbagai negara mitra dagang.

Pasar saat ini menanti rilis data Personal Consumption Expenditures (PCE) Index pada Jumat (25/7) mendatang sebagai indikator inflasi yang menjadi acuan utama The Fed. Jika inflasi inti PCE berada di atas ekspektasi 2,7% (YoY), maka peluang suku bunga bertahan tinggi akan menguat, menjadi tekanan bagi harga emas. Sebaliknya, jika inflasi melambat di bawah ekspektasi, wacana pemangkasan suku bunga akan kembali terbuka dan bisa menjadi katalis positif untuk logam mulia.

Secara teknikal, level support terdekat untuk harga emas berada di kisaran $3.334 hingga $3.317, sedangkan resistance terdekat terletak di $3.364 hingga $3.377. Jika tekanan jual meningkat, support lebih dalam terlihat di $3.287, sementara resistance jangka menengah berada di area $3.407.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Pair

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

9:00pm

USD

CB Leading Index m/m

-

-0.2%

-0.1%

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Gold Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788