Home
>
News
>
Publication
>
Emas Kembali Ke Level Tinggi Setelah Rilis Data PMI Amerika Serikat
Emas Kembali Ke Level Tinggi Setelah Rilis Data PMI Amerika Serikat
Tuesday, 04 June 2024

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.0903

0.02%

GBPUSD

1.2805

0.00%

AUDUSD

0.6687

0.01%

NZDUSD

0.6191

0.03%

USDJPY

156.10

-0.70%

USDCHF

0.8952

-0.02%

USDCAD

1.3625

-0.04%

GOLDUD

2350.99

-0.21%

USD/IDR

16190

0.03%

Fokus Emas :

  1. Data Makro Ekonomi AS
  2. Kondisi Geopolitik

Selasa, 4 Juni 2024 – Harga emas beralih ke level $2345 setelah rilis data PMI Manufaktur Amerika Serikat yang menunjukkan kontraksi lebib tinggi dari perkiraan pada bulan Mei, hal ini  meningkatkan kemungkinan bahwa Federal Reserve akan menurunkan suku bunga dikarenakan perekonomian Amerika Serikat saat ini.

Pasar tengah condong ke arah optimis di tengah menguatnya ekspektasi bahwa Federal Reserve (Fed) akan memangkas suku bunga akhir tahun ini. Taruhan tersebut ditegaskan kembali oleh data makro AS yang menunjukkan perlambatan dalam aktivitas manufaktur dan ekonomi. Hal tersebut pula menyebabkan terseretny dolar AS (USD) ke level terendah hampir dua bulan dan menjadi pendorong bagi emas.

PMI Manufaktur ISM berkontraksi menjadi 48,7 pada bulan Mei, angka ini lebih rendah dari perkiraan 49,6 Data tersebut menyebabkan peningkatan probabilitas bahwa Fed akan memangkas suku bunga pada bulan September. Ekspektasi akan penurunan suku bunga yang lebih rendah ini akan memberikan dampak positif bagi emas karena mengurangi opportunity cost memegang asset tanpa imbal balik.

Melihat dari data PCE yang merupakan ukuran inflasi dari favorit Fed menunjukkan pergerakan konsisten lebih rendah, akan mendukung harga emas. Pembelian di Asia sebagai asset lindung nilai terhadap depresiasi mata uang yang terjadi juga menjadi dorongan bagi harga emas.

Sementara itu melihat sisi geopolitik, Hamas menerima usulan gencatan senjata dari Presiden AS Joe Biden untuk Gaza. Namun, Presiden Israel Benjamin Netanyahu menolak gagasan tersebut dan menekankan syarat-syarat Israel untuk mengakhiri perang. Konflik yang memanas kemungkinan dapat meningkatkan permintaan akan emas sebagai asset lindung nilai akan resiko geopolitik.

Para Pelaku pasar saat ini sedang menunggu rilisnya data makro AS penting lainnya minggu ini, termasuk laporan Nonfarm Payrolls (NFP). Selain itu, risiko utama dari peristiwa bank sentral – keputusan Bank Kanada (BoC) pada hari Rabu dan pertemuan Bank Sentral Eropa (ECB) pada hari Kamis – dapat memberikan beberapa dorongan bagi harga emas.

Menilai dari sisi teknis harga emas berpotensi menemui resistance terdekat pada level $2365, namun apabila menemui katalis negatif maka harga emas berpotensi menemui support terdekat pada level $2313. 

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

21:00

US - JOLTS Job Openings

-

8.37M

8.49M

21:00

US - Factory Orders m/m

-

0.7%

0.8%

All Time 

US - RCM/TIPP Economic Optimism

-

45.2

41.8

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Gold Daily Newsletter

Member of
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Midpoint Place, 22nd Floor, K.H. Fachrudin Street No. 26, Tanah Abang, Jakarta Pusat
+62 21 4050 7788