Home
>
News
>
Publication
>
Emas Kembali Bersinar saat Dolar Melemah dan Negosiasi Dagang Stagnan
Emas Kembali Bersinar saat Dolar Melemah dan Negosiasi Dagang Stagnan
Wednesday, 11 June 2025

INDIKATOR HARGA

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.1420

-0.07%

GBPUSD

1.3492

-0.08%

AUDUSD

0.6521

-0.28%

NZDUSD

0.6050

-0.25%

USDJPY

144.87

0.20%

USDCHF

0.8225

0.04%

USDCAD

1.3669

0.06%

GOLDUD

3322.4

0.46%

USD/IDR

16271

0.00%

Fokus Emas:

  1. Menanti kepastian finalisasi kesepakatan dagang AS-Tiongkok
  2. Jelang rilis data CPI AS dan kemungkinan sikap dovish dari The Fed

Rabu, 11 Juni 2025 – Harga emas naik ke level $3.322 per troy ons pada awal sesi perdagangan hari ini, seiring meningkatnya ketidakpastian pasar terkait arah negosiasi dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok. Sentimen positif yang muncul akibat kemajuan pembicaraan bilateral mulai terkikis oleh kurangnya kejelasan atas finalisasi kesepakatan, mendorong investor kembali pada aset lindung nilai seperti emas.

Menteri Keuangan AS Scott Bessent menyebut pertemuan dengan delegasi Tiongkok di London sebagai “produktif”, namun hingga kini belum ada kepastian mengenai implementasi kerangka kerja yang diusulkan, termasuk terkait pencabutan pembatasan ekspor mineral penting seperti rare earth. Pernyataan ini mempertegas bahwa meskipun negosiasi berlangsung konstruktif, potensi eskalasi kembali tetap terbuka. Hal ini mempertahankan daya tarik emas sebagai safe haven dalam jangka pendek.

Dari sisi makroekonomi, indeks dolar AS tercatat melemah 0,2% ke level 98,74, memberikan dorongan tambahan bagi harga emas yang menjadi relatif lebih murah bagi investor non-AS. Tekanan terhadap greenback datang di tengah kehati-hatian menjelang rilis data inflasi Consumer Price Index (CPI) AS bulan Mei yang dijadwalkan hari ini. Konsensus pasar memperkirakan inflasi tahunan mencapai 2,5% dan inflasi bulanan naik 0,3%.

Pasar juga mulai mempertimbangkan ulang ekspektasi terhadap arah kebijakan moneter The Fed. Survei Reuters terbaru menunjukkan sebagian besar ekonom memprediksi Federal Reserve akan menahan suku bunga dalam beberapa bulan mendatang. Kekhawatiran bahwa kebijakan tarif pemerintahan Trump dapat memicu inflasi baru menjadi alasan utama kehati-hatian bank sentral.

Secara teknikal, level support terdekat untuk harga emas berada di kisaran $3.300 hingga $3.277, sedangkan resistance terdekat terletak di $3.347 hingga $3.371. Jika tekanan jual meningkat, support lebih dalam terlihat di $3.230, sementara resistance jangka menengah berada di area $3.418.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Pair

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

3:00am

USD

President Trump Speaks

-

-

-

3:30am

USD

API Weekly Statistical Bulletin

-

-

-

7:30pm

USD

Core CPI m/m

-

0.3%

0.2%

7:30pm

USD

CPI m/m

-

0.2%

0.2%

7:30pm

USD

CPI y/y

-

2.5%

2.3%

9:30pm

USD

Crude Oil Inventories

-

-2.4M

-4.3M

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Gold Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788