Home
>
News
>
Publication
>
Emas Bertahan, Pasar Cermati Konflik AS-Iran dan Inflasi
Emas Bertahan, Pasar Cermati Konflik AS-Iran dan Inflasi
Thursday, 11 June 2026

INDIKATOR HARGA

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.1536

0.15%

GBPUSD

1.3372

0.10%

AUDUSD

0.6998

0.11%

NZDUSD

0.5810

-0.17%

USDJPY

160.50

-0.01%

USDCHF

0.7988

-0.08%

USDCAD

1.3944

-0.06%

GOLDUD

4061.70

0.68%

USD/IDR

17,966

0.00%

Fokus Emas:

  1. Eskalasi konflik AS–Iran dan penutupan Selat Hormuz 
  2. Inflasi AS yang meningkat dan penguatan ekspektasi suku bunga tinggi The Fed 

Kamis, 11 Juni 2026 – Harga emas menguat tipis ke level US$4.061 per troy ons setelah sebelumnya menyentuh level terendah dalam lebih dari enam bulan. Pergerakan emas masih dibayangi tingginya volatilitas pasar menyusul meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Amerika Serikat kembali melancarkan serangan terhadap sejumlah target di Iran, sementara Teheran merespons dengan mengumumkan penghentian lalu lintas kapal di Selat Hormuz yang memicu lonjakan harga energi dan meningkatkan kekhawatiran pasar terhadap gangguan pasokan minyak global yang berkepanjangan.

Meski ketegangan geopolitik umumnya mendukung permintaan aset safe haven, pasar saat ini lebih fokus pada dampak inflasi yang ditimbulkan oleh kenaikan harga energi. Harga minyak dunia dilaporkan melonjak setelah pengumuman penutupan Selat Hormuz, memperkuat kekhawatiran bahwa tekanan harga global akan bertahan lebih lama. Kondisi tersebut tercermin dalam data Indeks Harga Konsumen (CPI) AS yang menunjukkan inflasi Mei meningkat menjadi 4,2% YoY. Kenaikan inflasi yang sebagian besar dipicu sektor energi memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve akan mempertahankan kebijakan moneter ketat lebih lama atau bahkan membuka ruang pengetatan lanjutan apabila tekanan harga terus meningkat.

Dari sisi kebijakan moneter, pelaku pasar kini menunggu rilis Indeks Harga Produsen (PPI) AS yang dijadwalkan malam ini untuk memperoleh gambaran lebih lanjut mengenai arah inflasi ke depan. Ekspektasi pasar terhadap suku bunga juga terus meningkat, dengan kontrak berjangka suku bunga menunjukkan peluang yang semakin besar untuk setidaknya satu kali kenaikan suku bunga sebelum akhir tahun.

Secara teknikal, level support terdekat untuk harga emas berada di kisaran $4.007 hingga $3.942, sedangkan resistance terdekat terletak di $4.197 hingga $4.322. Jika tekanan jual meningkat, support lebih dalam terlihat di $3.752, sementara resistance jangka menengah berada di area $4.512.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Pair

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

7:30pm

USD

PPI MoM May

-

0.7%

1.4%

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Gold Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788