Home
>
News
>
Publication
>
Emas Bangkit dari Tekanan, Tarif Baru Trump Jadi Sentimen Utama
Emas Bangkit dari Tekanan, Tarif Baru Trump Jadi Sentimen Utama
Wednesday, 26 February 2025

INDIKATOR HARGA

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.0511

0.12%

GBPUSD

1.2656

0.17%

AUDUSD

0.6329

0.22%

NZDUSD

0.5719

0.21%

USDJPY

149.18

-0.38%

USDCHF

0.8929

-0.17%

USDCAD

1.4312

-0.13%

GOLDUD

2930.2

-0.56%

USD/IDR

16296

0.01%

Fokus Emas:

  1. Rencana tarif impor tembaga baru oleh Presiden Trump
  2. Ekspektasi kebijakan The Fed dan inflasi yang masih tinggi

Rabu, 26 Februari 2025 – Harga emas melemah ke level $2.930 per troy ons pada sesi perdagangan pagi ini, meskipun berhasil pulih dari level terendah satu minggu yang dicapai pada sesi sebelumnya. Ketidakpastian yang dipicu oleh rencana tarif Presiden AS Donald Trump terus menjadi sentimen dominan dalam pasar, membatasi tekanan jual emas dan meningkatkan permintaan terhadap aset safe-haven.

Trump kembali memperketat kebijakan perdagangannya dengan memerintahkan penyelidikan terhadap potensi tarif baru pada impor tembaga. Langkah ini bertujuan untuk memperkuat industri domestik AS yang mendukung sektor kendaraan listrik, perangkat keras militer, dan infrastruktur jaringan listrik. Namun, langkah ini juga memicu kekhawatiran lebih lanjut terhadap inflasi dan stabilitas perdagangan global. Kepercayaan konsumen AS pun mengalami penurunan paling tajam dalam 3,5 tahun terakhir, sementara ekspektasi inflasi dalam 12 bulan mendatang melonjak signifikan. Tekanan inflasi yang meningkat berpotensi mendorong The Fed untuk mempertahankan suku bunga lebih tinggi dalam jangka waktu yang lebih lama, yang dapat mengurangi daya tarik emas sebagai aset yang tidak memberikan imbal hasil.

Di sisi lain, investor akan mencermati data Penjualan Rumah Baru AS untuk bulan Januari yang akan dirilis malam ini. Selain itu, pasar juga menantikan komentar dari pejabat The Fed, termasuk Raphael Bostic dan Thomas Barkin, yang dapat memberikan petunjuk mengenai arah kebijakan moneter ke depan. Fokus utama tetap tertuju pada rilis indeks Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) AS pada Jumat (28/2), yang merupakan ukuran inflasi utama The Fed.

Secara teknikal, harga emas saat ini berada pada area support $2.909 hingga $2.903. Jika tekanan jual berlanjut, level support berikutnya berada di $2.886. Sementara itu, resistance terdekat berada di $2.926 hingga $2.937, dengan potensi kenaikan lebih lanjut jika sentimen risk-off terus mendukung aset safe-haven.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Pair

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

1:00am

USD

FOMC Member Barkin Speaks

-

-

-

3:59am

USD

President Trump Speaks

-

-

-

8:30pm

USD

FOMC Member Barkin Speaks

-

-

-

10:00pm

USD

New Home Sales

-

679K

698K

10:30pm

USD

Crude Oil Inventories

-

2.5M

4.6M

Day 1

All

G20 Meetings

-

-

-

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Gold Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788