Home
>
News
>
Publication
>
Ekspektasi Penurunan Tingkat Suku Bunga AS dan Ketegangan Geopolitik Mendorong Minyak
Ekspektasi Penurunan Tingkat Suku Bunga AS dan Ketegangan Geopolitik Mendorong Minyak
Friday, 17 May 2024

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.0864

-0.07%

GBPUSD

1.2670

-0.12%

AUDUSD

0.6678

-0.19%

NZDUSD

0.6121

-0.21%

USDJPY

155.38

0.28%

USDCHF

0.9059

0.13%

USDCAD

1.3616

0.07%

GOLDUD

2376.44

0.06%

COFU 

78.92

0.11%

USD/IDR

15940

0.25%

Fokus Crude Oil:

  • Risiko geopolitik yang sedang berlangsung di Timur Tengah.
  • Ekspektasi pelaku pasar bahwa Federal Reserve dapat mulai menurunkan suku bunga.

***************************************************************

Jumat, 17 Mei 2024 – Harga minyak masih melanjutkan kenaikan pada pagi ini ke level $78.84 per barel di tengah tanda-tanda membaiknya permintaan global dan melambatnya inflasi Amerika Serikat dan ketegangan Geopolitik yang sedang berlangsung di Timur Tengah.

Indikator ekonomi terbaru dari Amerika Serikat telah menambah optimisme terhadap permintaan global. Harga konsumen AS naik kurang dari perkiraan pada bulan April, data menunjukkan pada hari Rabu, meningkatkan ekspektasi kemungkinan penurunan suku bunga di negara tersebut. Pasar saati ini menaruh taruhan terbesar pada penurunan suku bunga Federal Reserve pada bulan September. Suku bunga yang lebih rendah dapat membantu melemahkan dolar AS, yang membuat minyak lebih murah bagi investor yang memegang mata uang lain sehingga mendorong permintaan.

Di sisi ketegangan Geopolitik, dalam berita yang beredar, di Timur Tengah,Tank-tank Israel memasuki Jabalia di Gaza utara pada hari Kamis sementara, di selatan, pasukannya menggempur Rafah tanpa bergerak maju, kata warga dan militan Palestina. Pembicaraan gencatan senjata yang dimediasi oleh Qatar dan Mesir menemui jalan buntu, dengan Hamas menuntut diakhirinya serangan dan Israel menolak sampai kelompok tersebut dimusnahkan.

Sentimen positif lainnya datang dari rilisnya laporan yang menunjukan penurunan persediaan minyak baru-baru ini telah menciptakan optimisme terhadap pertumbuhan permintaan minyak, membalikkan tren peningkatan stok yang telah membebani harga minyak mentah pada minggu-minggu sebelumnya

Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $83.50 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $76.50 per barel.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

2:50

USA - FOMC Member Bostic Speaks

-

-

-

21:00

USA - CB Leading Index m/m

-

-0.3%

-0.3%

21:15

USA - FOMC Member Waller Speaks

-

-

-

23:15

USA - FOMC Member Daly Speaks

-

-

-

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Crude Oil Daily Newsletter

Member of
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Midpoint Place, 22nd Floor, K.H. Fachrudin Street No. 26, Tanah Abang, Jakarta Pusat
+62 21 4050 7788