Home
>
News
>
Publication
>
Ekspektasi Penurunan Suku Bunga dan Tingginya Permintaan Dukung Tren Positif Emas
Ekspektasi Penurunan Suku Bunga dan Tingginya Permintaan Dukung Tren Positif Emas
Friday, 17 May 2024

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.0864

-0.07%

GBPUSD

1.2670

-0.12%

AUDUSD

0.6678

-0.19%

NZDUSD

0.6121

-0.21%

USDJPY

155.38

0.28%

USDCHF

0.9059

0.13%

USDCAD

1.3616

0.07%

GOLDUD

2376.44

0.06%

USD/IDR

15940

0.25%

Fokus Emas :

  1. Outlook Suku Bunga AS
  2. Demand Emas

Jumat, 17 Mei 2024 – Harga emas beralih ke level $2376. Koreksi yang terjadi diduga akibat pergerakan pasar untuk taking profit setelah rally akibat rilisnya data perekonomian Amerika yang menggerakan ekspektasi pasar terhadap suku bunga AS, yang merupakan salah satu sentimen utama penggerak harga emas.

Data CPI yang lebih rendah dari perkiraan mengindikasikan adanya tren disinflasi yang berpotensi meningkatkan kemungkinan pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve (Fed). Pasar memperkirakan suku bunga The Fed akan turun setelah bulan September. Ekspektasi suku bunga yang lebih rendah berdampak positif bagi Emas karena mengurangi opportunity cost memegang non-yield asset, walaupun imbal hasil Treasury AS pulih dan terus diperdagangkan pada atau mendekati rekor tertinggi dimana hal ini mungkin dapat menahan laju emas. Emas juga ditopang oleh menurunnya nilai Dolar AS yang menyertai data CPI karena emas terutama diperdagangkan dalam Dolar AS. Data ekonomi AS lainnya turut mendorong harga emas. Indeks Manufaktur Fed Philadelphia bulan Mei yang rilis baru-baru ini,  turun dari 15,5 menjadi 4, di bawah perkiraan, sementara Produksi Industri pada bulan April tetap tidak berubah.

Presiden Fed Richmond Thomas Barkin mengakui bahwa inflasi sedang menurun tetapi menekankan bahwa “akan membutuhkan lebih banyak waktu” untuk mencapai target The Fed. Presiden Fed Cleveland Loretta Mester menyatakan persetujuannya terhadap data CPI terbaru, dan mencatat bahwa sikap kebijakan moneter saat ini tepat karena The Fed terus menilai data ekonomi yang akan datang. Sikap hawkish yang masih di berikan oleh para pejabat Fed mungkin juga akan menahan kenaikan harga emas.

Melihat tingkat permintaannya, emas berada pada prospek positif dimana terdapat tingginya permintaan dari bank sentral, khususnya bank-bank sentral di negara-negara berkembang, tingginya risiko geopolitik dan kekhawatiran mengenai keretakan perdagangan dunia. Menurut data dari Dewan Emas Dunia (WGC), permintaan emas naik sebesar 3% menjadi 1.238 ton, menjadikannya kuartal pertama terkuat sejak tahun 2016.

Menijau dari sisi teknis, harga emas beroptensi menemui resistance terdekat pada level $2407, namun apabila menemui katalis negatif, maka harga emas berpotensi menemui support terdekat pada level $2331. 

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

2:50

US - FOMC Member Bostic Speaks

-

-

-

21:00

US - CB Leading Index m/m

-

-0.3%

-0.3%

21:15

US - FOMC Member Waller Speaks

-

-

-

23:15

US - FOMC Member Daly Speaks

-

-

-

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Gold Daily Newsletter

Member of
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Midpoint Place, 22nd Floor, K.H. Fachrudin Street No. 26, Tanah Abang, Jakarta Pusat
+62 21 4050 7788