| Pembukaan | % Perubahan |
EURUSD | 1.1573 | -0.16% |
GBPUSD | 1.3347 | -0.19% |
AUDUSD | 0.6521 | -0.17% |
NZDUSD | 0.5728 | -0.24% |
USDJPY | 152.14 | 0.31% |
USDCHF | 0.8026 | 0.30% |
USDCAD | 1.4027 | 0.11% |
GOLDUD | 4112.47 | 0.91% |
USD/IDR | 16575 | -0.01% |
Fokus AUDUSD:
Selasa, 14 Oktober 2025 – Dolar Australia dibuka di 0.6521 dan melemah -0.17%. Pasangan mata uang AUDUSD kembali bergerak melemah setelah sempat menunjukkan penguatan terbatas di awal pekan. Rebound singkat dolar Australia terjadi di tengah sedikit perbaikan sentimen risiko akibat pelunakan sikap Washington terhadap Tiongkok, namun tekanan fundamental masih kuat. Ketegangan dagang kembali meningkat setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan rencana menerapkan tarif impor 100% terhadap seluruh produk asal Tiongkok mulai 1 November, sebagai respons atas rencana Beijing membatasi ekspor logam tanah jarang (rare earth). Meski kemudian Trump mencoba menenangkan pasar dengan menyatakan bahwa “Amerika tidak ingin menyakiti China,” nada keras tersebut tetap menimbulkan kekhawatiran bahwa ketegangan dagang dapat kembali menekan aktivitas perdagangan global. Mengingat Australia memiliki ketergantungan tinggi terhadap ekspor ke Tiongkok, meningkatnya risiko perlambatan ekonomi di Negeri Tirai Bambu secara langsung memberikan tekanan terhadap nilai tukar AUD.
Dari sisi domestik, publikasi risalah rapat kebijakan Reserve Bank of Australia (RBA) menunjukkan pandangan yang berhati-hati terhadap prospek ekonomi. RBA menilai kebijakan moneter saat ini masih “sedikit ketat” dan dampak dari serangkaian pemangkasan suku bunga sebelumnya belum sepenuhnya terlihat pada aktivitas konsumsi dan inflasi. Meskipun demikian, sejumlah indikator mengindikasikan bahwa tekanan harga masih tinggi. Data inflasi perumahan dan jasa pada September menunjukkan potensi bahwa inflasi kuartal ketiga dapat melebihi perkiraan awal, sementara ekspektasi inflasi konsumen meningkat menjadi 4,8%, tertinggi sejak Juni. RBA juga mengakui bahwa inflasi jasa masih persisten dan pasar tenaga kerja mulai melemah seiring melambatnya pertumbuhan upah. Kondisi ini memperkuat pandangan bahwa RBA akan menahan suku bunga di level 3,6% untuk jangka waktu lebih lama, guna menyeimbangkan risiko antara stabilitas harga dan pertumbuhan ekonomi.
Sementara itu, dari Amerika Serikat, dolar AS kehilangan momentum penguatan di tengah penutupan pemerintahan (government shutdown) yang telah memasuki hari ke-13 tanpa tanda-tanda penyelesaian. Situasi ini menunda publikasi sejumlah data ekonomi penting, termasuk Consumer Price Index (CPI) yang awalnya dijadwalkan dirilis pekan ini, kini ditunda hingga 24 Oktober. Kondisi tersebut, ditambah dengan meningkatnya peluang pemangkasan suku bunga The Fed dalam dua pertemuan mendatang dengan probabilitas 97% untuk Oktober dan 92% untuk Desember menurut CME FedWatch Tool membuat pasar cenderung berhati-hati terhadap prospek dolar AS. Namun, pelemahan dolar AS masih terbatas mengingat ketidakpastian geopolitik global dan masih rendahnya minat risiko. Dalam konteks ini, AUD/USD berpotensi bergerak melemah ke bawah 0.6500 dalam jangka pendek, kecuali terjadi perbaikan signifikan dalam hubungan perdagangan AS-Tiongkok atau sinyal hawkish baru dari RBA yang mampu menahan tekanan terhadap dolar Australia.
Harga pada pasangan mata uang AUDUSD melemah. Support terdekat berada di 0.6500, sedangkan resistance di 0.6540. Support lanjutan berada di zona 0.6470 dan dilanjutkan ke zona 0.6435. Resistance lanjutan berada di zona 0.6575 dan dilanjutkan resistance selanjutnya di zona 0.6595.
EURUSD – Euro dibuka di 1.1573 dan melemah -0.16%. EURUSD melemah signifikan pada sesi Amerika, turun ke kisaran 1.1570 akibat menguatnya Dolar AS setelah Presiden Donald Trump melunakkan ancamannya terhadap Tiongkok. Walau ketegangan dagang sempat mereda, Dolar AS tetap mendapat dorongan positif dari persepsi pasar bahwa risiko geopolitik belum sepenuhnya hilang, terutama setelah Trump menegaskan kesiapan menjalin dialog dengan Presiden Xi. Sementara itu, ketidakstabilan politik di Prancis menambah tekanan pada Euro, seiring penunjukan ulang Sébastien Lecornu sebagai Perdana Menteri yang justru memperdalam perpecahan politik internal dan menimbulkan ketidakpastian terhadap prospek kebijakan fiskal 2026. Faktor politik Prancis dan prospek pelonggaran kebijakan moneter ECB menambah beban bagi Euro, apalagi DXY kembali menguat ke atas level 99.00. Meski pejabat The Fed seperti Anna Paulson bernada dovish dan menyoroti risiko pasar tenaga kerja, pasar tetap memperkirakan pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis poin akhir Oktober. Namun, dengan inflasi AS masih di atas target dan ekspektasi pelonggaran Fed yang terukur, ruang pelemahan Dolar tampak terbatas, sehingga EURUSD berpotensi tetap di bawah tekanan dalam jangka pendek. Support terdekat berada di 1.1550, sementara resistance di 1.1600.
GBPUSD – Poundsterling dibuka di 1.3347, turun -0.19%. Pound Sterling juga tertekan di sekitar 1.3330 setelah penguatan Dolar AS kembali terjadi akibat berkurangnya ketegangan dagang AS-Tiongkok. Investor menilai sentimen risiko membaik setelah Trump memberi sinyal pertemuan dengan Presiden Xi pada akhir bulan di Korea Selatan, namun penguatan Dolar yang bersifat defensif tetap menekan Pound. Ketidakpastian politik domestik di Inggris turut menambah tekanan, terutama menjelang pernyataan fiskal musim gugur yang berpotensi memperkenalkan kenaikan pajak untuk menekan defisit anggaran. Selain itu, data ketenagakerjaan Inggris yang akan dirilis dalam pekan ini dapat menjadi penentu arah pergerakan Pound. Ekspektasi bahwa Bank of England (BoE) akan menahan suku bunga hingga Maret 2026, sementara inflasi tetap dua kali lipat target, menimbulkan kekhawatiran terhadap daya beli dan pertumbuhan ekonomi Inggris. Dengan sentimen global yang cenderung mengarah pada aset safe haven dan penutupan sebagian pemerintahan AS yang memperkuat Dolar, GBPUSD kemungkinan masih akan menghadapi tekanan lanjutan menuju kisaran 1.3300. Support terdekat berada di 1.3320, dan resistance di 1.3370.
NZDUSD – Kiwi dibuka di 0.5728 dan turun -0.24%. NZDUSD masih bergerak di area terendah multi-bulan, mendekati 0.5700, di tengah dominasi sentimen penguatan Dolar AS. Meskipun Presiden Trump mengendurkan retorika tarif terhadap Tiongkok, pasar tetap berhati-hati karena risiko eskalasi baru masih ada. Sebagai mata uang proxy China, Kiwi sempat memperoleh dukungan teknikal dari potensi meredanya tensi perdagangan, namun momentum tersebut tertahan oleh fundamental domestik yang lemah dan kebijakan dovish Reserve Bank of New Zealand (RBNZ). Bank sentral Selandia Baru baru saja memangkas suku bunga sebesar 50 basis poin dan membuka ruang untuk penurunan tambahan pada November mendatang, yang membatasi reli NZD. Selain faktor eksternal, ketidakpastian akibat shutdown pemerintahan AS turut memengaruhi arus modal global. Meskipun kondisi tersebut berpotensi menekan Dolar AS dalam jangka pendek, fokus investor masih tertuju pada arah kebijakan Fed dan pergerakan yield AS. Dengan kombinasi kebijakan RBNZ yang longgar dan fundamental AS yang lebih solid, NZDUSD kemungkinan tetap rentan di bawah tekanan menuju area 0.5680–0.5650 dalam jangka menengah. Support terdekat berada di 0.5700, dan resistance di 0.5750.
USDJPY – Yen Jepang dibuka di 152.14, menguat 0.31% terhadap Dolar AS. Pasangan USDJPY menguat ke kisaran 152.30 pada sesi Asia hari Selasa, didorong oleh penguatan dolar AS setelah Presiden Trump melunakkan retorikanya terhadap China. Pasar menilai pernyataan Trump yang lebih moderat serta peluang pertemuan dengan Presiden Xi Jinping akhir bulan ini menurunkan ketegangan perdagangan yang sempat memicu aksi jual besar pada pekan sebelumnya. Sentimen ini menjadi katalis positif bagi dolar AS terhadap yen, terutama di tengah ketidakpastian politik Jepang setelah partai Komeito mundur dari koalisi pemerintahan. Kondisi tersebut menekan sentimen terhadap yen yang selama ini menjadi aset lindung nilai utama Asia. Namun, potensi kenaikan USDJPY masih dibatasi oleh nada dovish dari pejabat The Fed. Presiden The Fed Philadelphia, Anna Paulson, menyatakan meningkatnya risiko di pasar tenaga kerja menjadi alasan kuat untuk melakukan pemangkasan suku bunga lanjutan. Ekspektasi ini berpotensi menahan laju penguatan dolar, meskipun faktor domestik Jepang yakni potensi penundaan kenaikan suku bunga oleh Bank of Japan tetap menjadi alasan utama bagi pelemahan yen. Dengan kondisi ini, USDJPY berpeluang tetap bergerak di area bullish selama bertahan di atas 151.80, dengan target jangka pendek di 153.20 jika pidato Powell malam ini mempertegas sinyal dovish The Fed. Support terdekat berada di 151.80, dan resistance di 152.50.
USDCHF – Pasangan USDCHF dibuka di 0.8026 dan naik 0.30%. Pasangan USDCHF bertahan kuat di kisaran 0.8050 pada awal pekan, setelah dolar AS pulih dari pelemahan tajam sebelumnya yang dipicu oleh ancaman tarif tambahan terhadap China. Meskipun Trump kemudian melunak melalui pernyataan di media sosial, kekhawatiran pasar terhadap potensi perang dagang penuh tetap membatasi minat risiko global. Namun, penguatan dolar tetap berlanjut karena investor melihat stabilitas fundamental ekonomi AS lebih baik dibandingkan kawasan Eropa atau Swiss yang masih berjuang menghadapi tekanan deflasi. Dari sisi domestik Swiss, fokus pasar tertuju pada rilis data Producer and Import Prices bulan September yang diperkirakan akan rebound setelah empat bulan kontraksi. Jika data tersebut membaik, tekanan terhadap Swiss National Bank untuk memperlonggar kebijakan moneter bisa mereda, namun tren utama masih mendukung penguatan USD. Selama ketidakpastian global masih tinggi dan The Fed belum melakukan pemangkasan agresif, USDCHF diproyeksikan mempertahankan tren bullish dengan area support kuat di 0.7980 dan resistensi psikologis di 0.8100 dalam waktu dekat. Support terdekat berada di 0.8000, dan resistance di 0.8045.
USDCAD – Dolar Kanada dibuka di 1.4027, naik 0.11%. USDCAD sempat melemah mendekati 1.4000 karena data ketenagakerjaan Kanada yang solid mengurangi ekspektasi pemangkasan suku bunga lebih lanjut oleh Bank of Canada (BoC). Data menunjukkan penambahan 60.4 ribu pekerjaan dan tingkat pengangguran tetap di 7.1%, lebih baik dari perkiraan. Kondisi ini memperkuat pandangan bahwa BoC akan menahan suku bunga pada keputusan akhir Oktober. Selain itu, kenaikan harga minyak mentah—didukung oleh meredanya tensi perdagangan AS–China—menjadi faktor tambahan yang menguatkan dolar Kanada, mengingat ketergantungan ekspor energi Kanada terhadap pasar AS. Meskipun demikian, sentimen terhadap dolar AS tetap cukup kuat karena pernyataan Trump yang lebih bersahabat dengan China menekan kekhawatiran risiko global, sehingga permintaan terhadap aset safe haven mulai menurun. Di sisi lain, masih berlanjutnya government shutdown di AS dan ekspektasi dua kali pemangkasan suku bunga The Fed sebelum akhir tahun membatasi penguatan dolar lebih lanjut. Selama harga minyak stabil di atas US$80 per barel dan data Kanada terus positif, pasangan USDCAD cenderung bergerak sideways di kisaran 1.3920–1.4040 dengan bias netral hingga pidato Powell memberi arah yang lebih jelas terhadap prospek kebijakan moneter AS. Support terdekat berada di 1.4000, dan resistance di 1.4050.
Jam | Pair | Data | Actual | Ekspektasi | Sebelumnya |
2:10am | GBP | MPC Member Mann Speaks | - | - | - |
6:01am | GBP | BRC Retail Sales Monitor y/y | 2.0% | 2.5% | 2.9% |
6:50am | JPY | M2 Money Stock y/y | 1.6% | 1.2% | 1.3% |
7:30am | AUD | Monetary Policy Meeting Minutes | - | - | - |
7:30am | AUD | NAB Business Confidence | 7 | - | 4 |
1:00pm | EUR | German Final CPI m/m | - | 0.2% | 0.2% |
1:00pm | GBP | Average Earnings Index 3m/y | - | 4.7% | 4.7% |
1:00pm | GBP | Claimant Count Change | - | 10.3K | 17.4K |
1:00pm | GBP | Unemployment Rate | - | 4.7% | 4.7% |
1:30pm | CHF | PPI m/m | - | -0.2% | -0.6% |
4:00pm | EUR | German ZEW Economic Sentiment | - | 41.2 | 37.3 |
4:00pm | EUR | ZEW Economic Sentiment | - | 30.2 | 26.1 |
Tentative | CNY | New Loans | - | 1460B | 590B |
Tentative | CNY | M2 Money Supply y/y | - | 8.5% | 8.8% |
5:00pm | USD | NFIB Small Business Index | - | 100.6 | 100.8 |
7:00pm | GBP | MPC Member Taylor Speaks | - | - | - |
7:30pm | CAD | Building Permits m/m | - | -0.7% | -0.1% |
7:45pm | USD | FOMC Member Bowman Speaks | - | - | - |
Day 2 | All | IMF Meetings | - | - | - |
9:30pm | AUD | CB Leading Index m/m | - | - | 0.0% |
10:15pm | CAD | Gov Council Member Rogers Speaks | - | - | - |
11:20pm | USD | Fed Chair Powell Speaks | - | - | - |