Home
>
News
>
Publication
>
Dolar Perkasa, Harga Emas Tertahan di Bawah Level $2.900
Dolar Perkasa, Harga Emas Tertahan di Bawah Level $2.900
Friday, 28 February 2025

INDIKATOR HARGA

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.0399

-0.18%

GBPUSD

1.2600

-0.14%

AUDUSD

0.6235

-0.37%

NZDUSD

0.5633

-0.53%

USDJPY

149.77

0.25%

USDCHF

0.8995

0.06%

USDCAD

1.4440

0.09%

GOLDUD

2876.5

-0.21%

USD/IDR

16426

0.84%

Fokus Emas:

  1. Penguatan mingguan dolar AS
  2. Investor menanti rilis data PCE AS sebagai indikator inflasi The Fed

Jumat, 28 Februari 2025 – Harga emas bergerak turun ke level $2.876 per troy ons pada perdagangan pagi ini, berpotensi mengakhiri tren kenaikan delapan minggunya. Tekanan utama datang dari penguatan dolar AS, yang mengurangi daya tarik emas sebagai aset lindung nilai. Sementara itu, pasar mengalihkan perhatian ke rilis data inflasi utama AS, yang akan menjadi petunjuk arah kebijakan moneter Federal Reserve.

Indeks dolar menguat 0,7%, membuat emas yang dihargakan dalam dolar menjadi lebih mahal bagi investor global. Sentimen risk-off yang lebih luas juga dipicu oleh kebijakan perdagangan Presiden AS Donald Trump, yang pada hari Kamis mengonfirmasi bahwa tarif impor sebesar 25% untuk barang-barang asal Meksiko dan Kanada akan mulai berlaku pada 4 Maret, bersamaan dengan tambahan tarif 10% untuk produk impor dari Tiongkok. Ketegangan perdagangan yang meningkat ini dapat memperkuat ekspektasi inflasi, yang pada akhirnya berpotensi mendukung permintaan emas sebagai aset lindung nilai.

Di sisi kebijakan moneter, investor menantikan rilis data Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) AS, yang merupakan indikator inflasi pilihan The Fed. Data PCE AS untuk Januari 2025 diperkirakan meningkat menjadi 0,3% MoM dari 0,2% MoM pada bulan sebelumnya. Dengan pertumbuhan PDB AS pada kuartal keempat tercatat sebesar 2,3% dan deflator PCE inti diperkirakan berada di 2,7%, pasar semakin yakin bahwa The Fed tidak memiliki urgensi untuk segera memangkas suku bunga. Pernyataan terbaru dari Presiden The Fed Philadelphia Patrick Harker, yang menyatakan dukungan untuk mempertahankan suku bunga di kisaran 4,25% - 4,50% semakin memperkuat pandangan bahwa kebijakan moneter ketat akan bertahan lebih lama dari yang diperkirakan sebelumnya.

Secara teknikal, harga emas saat ini menguji area support di kisaran $2.868 hingga $2.861. Jika tekanan jual berlanjut, support selanjutnya berada di $2.846. Sementara itu, resistance terdekat berada di $2.883 hingga $2.891, dengan resistance lebih lanjut di $2.906 apabila terjadi rebound teknikal.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Pair

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

1:15am

USD

FOMC Member Hammack Speaks

-

-

-

3:15am

USD

FOMC Member Harker Speaks

-

-

-

3:30am

USD

President Trump Speaks

-

-

-

8:30pm

USD

Core PCE Price Index m/m

-

0.30%

0.20%

8:30pm

USD

Goods Trade Balance

-

-116.9B

-122.0B

8:30pm

USD

Personal Income m/m

-

0.40%

0.40%

8:30pm

USD

Personal Spending m/m

-

0.20%

0.70%

8:30pm

USD

Prelim Wholesale Inventories m/m

-

0.10%

-0.50%

9:45pm

USD

Chicago PMI

-

40.5

39.5

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Gold Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788