Home
>
News
>
Publication
>
Dolar Australia Melesat di Tengah Sinyal Disinflasi AS dan Pemulihan Ekonomi China
Dolar Australia Melesat di Tengah Sinyal Disinflasi AS dan Pemulihan Ekonomi China
Thursday, 16 January 2025

INDIKATOR HARGA

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.0268

0.28%

GBPUSD

1.2190

0.43%

AUDUSD

0.6221

0.39%

NZDUSD

0.5618

0.23%

USDJPY

156.40

-0.56%

USDCHF

0.9127

-0.18%

USDCAD

1.4344

-0.16%

GOLDUD

2693.8

0.29%

USD/IDR

16306

0.39%

Fokus AUDUSD:

  1. Kinerja DXY melemah ke area 109.10
  2. Katalis domestik yang optimis

Kamis, 16 Januari 2025 - Pasangan mata uang Aussie naik ke zona 0.6244. Peningkatan performa mata uang AUDUSD dipengaruhi oleh sinyal disinflasi dari AS yang tercermin dari rilis data data Indeks Harga Konsumen (CPI) bulan Desember. CPI utama naik menjadi 2,9% year-on-year, sementara CPI inti turun menjadi 3,2%, keduanya sesuai ekspektasi tetapi menunjukkan tekanan inflasi yang mereda. Data ini memicu spekulasi bahwa Federal Reserve mungkin mulai memangkas suku bunga pada pertengahan 2025, dengan CME FedWatch menunjukkan peluang 97% bahwa suku bunga akan tetap tidak berubah pada pertemuan Januari. Hasil obligasi juga turun, dengan imbal hasil obligasi 10-tahun turun menjadi 4,65%, mencerminkan risiko inflasi yang menurun dan kehati-hatian investor. Pernyataan dari pejabat Federal Reserve, seperti Neel Kashkari dan John Williams, diharapkan memberikan panduan lebih lanjut saat pasar menghadapi prospek perlambatan siklus pengetatan.

Disisi Dolar Australia (AUD), mata uang ini terus menguat terhadap USD, didorong oleh data ketenagakerjaan domestik yang kuat. Pada bulan Desember, terjadi lonjakan pertumbuhan lapangan kerja dengan 56.300 posisi baru, jauh melampaui perkiraan 15.000. Namun, peningkatan ini sebagian besar didorong oleh pekerjaan paruh waktu, sementara pekerjaan penuh waktu menurun. Tingkat pengangguran naik menjadi 4,0%, namun diimbangi oleh tingkat partisipasi yang mencapai rekor tertinggi 67,1%. Angka ini mencerminkan pasar tenaga kerja yang tangguh, yang dapat mengurangi tekanan pada Reserve Bank of Australia untuk memangkas suku bunga pada Februari. Penguatan AUDUSD baru-baru ini mencerminkan optimisme ini, didukung oleh sentimen risiko yang membaik dan lemahnya fundamental USD.

Disisi lain, data perdagangan terbaru China memberikan gambaran campuran, dengan ekspor tumbuh 10,7% year-on-year pada Desember, sementara impor pulih sebesar 1,0%. Nilai total perdagangan melampaui CNY 4 triliun untuk pertama kalinya, menunjukkan permintaan eksternal dan domestik yang kuat. Namun, ancaman tarif baru AS di bawah pemerintahan Presiden terpilih Donald Trump dapat menjadi tantangan bagi pemulihan ini. Bank Sentral China menegaskan kembali komitmennya terhadap stabilitas ekonomi, menggunakan alat seperti penyesuaian rasio persyaratan cadangan untuk menjaga likuiditas. Saat China menghadapi ketegangan perdagangan dan restrukturisasi ekonomi, perannya sebagai pendorong utama ekonomi global terus menjadi sorotan.

 Harga pada pasangan mata uang AUDUSD naik. Support terdekatnya di zona 0.6190 dan resistance terdekatnya di zona 0.6270. Support lanjutan di zona 0.6140 dan dilanjutkan ke zona 0.6090. Resistance lanjutan di zona 0.6310 dan dilanjutkan resistance selanjutnya di zona 0.6360.

EURUSD - Pasangan mata uang Euro naik ke zona 1.0306. Kinerja mata uang Euro mengalami penguatan pasca rilis data Indeks Harga Konsumen (CPI) AS untuk Desember yang lebih rendah dari perkiraan meningkatkan ekspektasi bahwa Federal Reserve (Fed) AS dapat memangkas suku bunga dua kali tahun ini, yang melemahkan Dolar AS. Namun, kekhawatiran terhadap prospek pertumbuhan ekonomi Zona Euro dapat membatasi penguatan pasangan ini. Selain itu, bank sentral Eropa (ECB) diperkirakan akan melanjutkan pemangkasan suku bunga, sehingga menambah tekanan bagi Euro dalam waktu dekat. Investor akan memantau data Harmonized Index of Consumer Prices (HICP) Jerman dan laporan kebijakan moneter ECB yang dirilis Kamis. Di sisi lain, inflasi Zona Euro yang terkendali dan perlambatan ekonomi memberikan alasan bagi ECB untuk tetap melonggarkan kebijakan moneternya. Hal ini, ditambah dengan data ekonomi AS seperti penjualan ritel dan klaim pengangguran mingguan, dapat memengaruhi arah pasangan EURUSD dalam beberapa hari mendatang. Support terdekatnya di zona 1.0260 dan resistance terdekatnya di zona 1.0354.

GBPUSD – Pasangan mata uang Pound naik ke area 1.2242. Kenaikan pada kinerja mata uang ini terjadi setelah rilis data inflasi AS yang menunjukkan hasil yang beragam. Dolar AS melemah akibat core CPI Desember yang tumbuh lebih lambat sebesar 3,2%, dibandingkan dengan 3,3% pada November, sementara headline CPI meningkat sesuai ekspektasi ke 2,9%. Pelemahan Dolar juga dipengaruhi data Producer Price Index (PPI) yang menunjukkan inflasi produsen lebih lambat dari perkiraan. Di sisi lain, inflasi tahunan Inggris turun menjadi 2,5% pada Desember, sedikit di bawah perkiraan pasar, memberikan tekanan pada Bank of England (BoE) untuk mempertimbangkan penurunan suku bunga. Meskipun inflasi Inggris melambat, tingkatnya masih di atas target 2% BoE, sehingga menjaga tekanan pada kebijakan moneter. Pasar kini memperkirakan kemungkinan BoE akan memotong suku bunga secara bertahap, dengan fokus pada komentar pejabat bank sentral untuk mengantisipasi arah kebijakan selanjutnya. Penguatan Poundsterling terhadap Dolar AS menunjukkan optimisme pasar, meskipun trader tetap waspada terhadap risiko inflasi dan pertumbuhan ekonomi yang melambat di Inggris. Support terdekatnya di area 1.2170 dan resistance terdekatnya di zona 1.2270.

NZDUSD - Pasangan mata uang Kiwi naik ke area 0.5629. Mata uang Kiwi menguat ditopang oleh lemahnya kinerja USD imbas rilis data inflasi AS. Selain itu, laporan positif dari China mengenai stabilisasi Yuan turut memberikan dukungan terhadap NZD. Namun, penguatan Kiwi mungkin terbatas karena pasar memperkirakan Reserve Bank of New Zealand (RBNZ) akan menurunkan suku bunga sebesar 50 basis poin pada Februari mendatang, mengingat lemahnya kondisi ekonomi domestik.  Support terdekatnya di area 0.5580 dan resistance terdekatnya di zona 0.5658.

USDJPY – Pasangan mata uang Yen turun ke zona 155.65. Pelemahan Dolar AS terhadap Yen dipicu oleh data inflasi AS yang menunjukkan perlambatan pada inflasi inti. Disisi lain, USDJPY juga terdorong melemah oleh sikap hawkish Bank of Japan (BOJ). Gubernur BOJ Kazuo Ueda mengindikasikan potensi kenaikan suku bunga jika kondisi ekonomi dan harga terus membaik, dengan fokus pada hasil negosiasi upah musim semi mendatang. Sebelumnya, Deputi Gubernur BOJ Ryozo Himino juga menyatakan bahwa kenaikan suku bunga dapat dipertimbangkan dalam perumusan kebijakan mendatang pada 23-24 Januari. Dengan inflasi Jepang yang tetap di atas target 2% BOJ, ekspektasi untuk pengetatan moneter lebih lanjut menguat, yang semakin menekan pasangan USDJPY. Support terdekatnya di area 155.05 dan resistance terdekatnya di zona 157.04

USDCAD – Mata uang Loonie turun ke zona 1.4338. Buruknya performa mata uang ini dipengaruhi oleh data inflasi AS yang lebih rendah dari perkiraan. Indeks Harga Konsumen (CPI) AS naik 2,9% secara tahunan di Desember, sesuai ekspektasi pasar, tetapi inflasi inti hanya mencapai 3,2%, lebih rendah dari konsensus 3,3%. Data ini memperkuat spekulasi bahwa Federal Reserve (Fed) dapat memangkas suku bunga dua kali tahun ini, yang melemahkan Dolar AS. Di sisi lain, penguatan Dolar Kanada (CAD) didukung oleh kenaikan harga minyak mentah, seiring dengan laporan penurunan besar cadangan minyak AS dan potensi gangguan pasokan akibat sanksi baru AS terhadap Rusia. Minyak mentah, sebagai komoditas utama ekspor Kanada, memberikan dampak positif pada nilai CAD. Dengan situasi ini, fokus pasar akan tertuju pada data penjualan ritel AS dan klaim pengangguran mingguan yang akan dirilis hari ini, yang berpotensi memberikan arah baru bagi pasangan mata uang ini. Support terdekatnya di zona 1.4300 dan resistance terdekatnya di zona 1.4378.

USDCHF - Pasangan mata uang Swiss turun ke zona 0.9127. Pelemahan Dolar AS menjadi katalis utama penurunan mata uang Swiss. Dimana rilis data CPI AS yang beragam membuat The Fed memangkas suku bunganya, sehingga melemahkan kinerja USD. Disisi Swiss Franc yanh mendapat dukungan dari arus safe-haven di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik, termasuk konflik Rusia-Ukraina dan potensi kesepakatan gencatan senjata di Gaza. Namun, ekspektasi pasar bahwa Swiss National Bank (SNB) akan terus menurunkan suku bunga untuk menjaga inflasi dalam kisaran target 0-2% dapat membatasi penguatan CHF lebih lanjut. Support terdekatnya di area 0.9076 dan resistance terdekatnya di zona 0.9164.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Pair

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

12:00am

USD

FOMC Member Goolsbee Speaks

-

-

-

2:00am

USD

Beige Book

-

-

-

4:45am

NZD

FPI m/m

0.10%

-

-0.10%

6:50am

JPY

PPI y/y

3.8%

3.8%

3.8%

7:00am

AUD

MI Inflation Expectations

4.0%

-

4.2%

7:01am

GBP

RICS House Price Balance

28%

28%

24%

7:30am

AUD

Employment Change

56.3K

14.5K

28.2K

7:30am

AUD

Unemployment Rate

4.00%

4.00%

3.90%

12:30pm

CAD

Gov Council Member Gravelle Speaks

-

-

-

2:00pm

EUR

German Final CPI m/m

-

0.4%

0.4%

2:00pm

GBP

GDP m/m

-

0.2%

-0.1%

2:00pm

GBP

Construction Output m/m

-

0.4%

-0.4%

2:00pm

GBP

Goods Trade Balance

-

-18.0B

-19.0B

2:00pm

GBP

Index of Services 3m/3m

-

0.1%

0.1%

2:00pm

GBP

Industrial Production m/m

-

0.1%

-0.6%

2:00pm

GBP

Manufacturing Production m/m

-

-0.2%

-0.6%

4:30pm

GBP

BOE Credit Conditions Survey

-

-

-

5:00pm

EUR

Italian Trade Balance

-

4.50B

5.15B

5:00pm

EUR

Trade Balance

 

11.8B

6.1B

7:30pm

EUR

ECB Monetary Policy Meeting Accounts

-

-

-

Tentative

GBP

NIESR GDP Estimate

-

-

0.0%

8:15pm

CAD

Housing Starts

-

252K

262K

8:30pm

USD

Core Retail Sales m/m

-

0.5%

0.2%

8:30pm

USD

Retail Sales m/m

-

0.6%

0.7%

8:30pm

USD

Unemployment Claims

-

210K

201K

8:30pm

USD

Philly Fed Manufacturing Index

-

-5.2

-16.4

8:30pm

USD

Import Prices m/m

-

-0.1%

0.1%

10:00pm

USD

Business Inventories m/m

-

0.1%

0.1%

10:00pm

USD

NAHB Housing Market Index

-

45.0

46.0

10:30pm

AUD

CB Leading Index m/m

-

-

0.2%

10:30pm

USD

Natural Gas Storage

-

-260B

-40B

11:00pm

USD

FOMC Member Williams Speaks

-

-

-

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Forex Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788