| Pembukaan | % Perubahan |
EURUSD | 1.1771 | -0.18% |
GBPUSD | 1.3668 | -0.19% |
AUDUSD | 0.6579 | -0.23% |
NZDUSD | 0.6081 | -0.35% |
USDJPY | 144.56 | 0.28% |
USDCHF | 0.7936 | 0.23% |
USDCAD | 1.3569 | 0.13% |
GOLDUD | 3334.4 | -0.62% |
USD/IDR | 16231 | -0.17% |
Fokus Emas:
Jumat, 04 Juli 2025 – Harga emas turun ke level $3.334 per troy ons pada awal sesi perdagangan hari ini, terseret oleh rilis data ketenagakerjaan AS yang melampaui ekspektasi pasar.
Laporan nonfarm payroll (NFP) menunjukkan penciptaan 147.000 pekerjaan baru sepanjang Juni, jauh di atas proyeksi konsensus sebesar 110.000. Data ini memperkecil kemungkinan pemangkasan suku bunga jangka pendek oleh Federal Reserve, sehingga mengurangi daya tarik emas sebagai aset tanpa imbal hasil.
Sejalan dengan itu, indeks dolar AS (DXY) menguat ke 97,18, naik 0,42% pada sesi sebelumnya dan membebani permintaan global terhadap emas karena harga menjadi lebih mahal bagi pembeli di luar AS. Prospek pemangkasan suku bunga kini turun menjadi hanya 51 basis poin hingga akhir tahun, dari sebelumnya 66 bps.
Di sisi fiskal, kekhawatiran pasar meningkat setelah Partai Republik di DPR AS mendorong kembali RUU pemangkasan pajak dan belanja besar-besaran, warisan kebijakan mantan Presiden Donald Trump yang diperkirakan akan menambah beban utang negara sebesar US$3,4 triliun.
Meskipun emas dalam tekanan jangka pendek akibat ekspektasi suku bunga yang lebih tinggi dan penguatan dolar, ketidakpastian fiskal serta ketegangan geopolitik termasuk tenggat tarif perdagangan 9 Juli antara AS dan Vietnam turut berpotensi menjadi penopang harga logam mulia dalam jangka menengah.
Secara teknikal, level support terdekat untuk harga emas berada di kisaran $3.303 hingga $3.280, sedangkan resistance terdekat terletak di $3.357 hingga $3.388. Jika tekanan jual meningkat, support lebih dalam terlihat di $3.226, sementara resistance jangka menengah berada di area $3.442.
Jam | Pair | Data | Actual | Ekspektasi | Sebelumnya |
All Day | USD | Bank Holiday |
|
|
|