| Pembukaan | % Perubahan |
EURUSD | 1.0846 | 0.23% |
GBPUSD | 1.2895 | 0.39% |
AUDUSD | 0.6295 | 0.38% |
NZDUSD | 0.5698 | 0.42% |
USDJPY | 147.94 | -0.58% |
USDCHF | 0.8798 | -0.39% |
USDCAD | 1.4386 | -0.23% |
GOLDUD | 2909.8 | 0.29% |
USD/IDR | 16331 | -0.32% |
Fokus USDJPY:
Senin, 10 Maret 2025 – Pasangan mata uang Yen turun ke zona 147.57. Pasangan mata uang USDJPY terus melemah setelah Yen Jepang (JPY) menarik minat beli baru, mendekati level tertinggi sejak Oktober terhadap Dolar AS (USD). Data terbaru menunjukkan bahwa upah dasar di Jepang meningkat 3.1% pada Januari, tertinggi dalam 32 tahun, meskipun pendapatan riil turun 1.8% akibat inflasi yang masih tinggi. Hal ini semakin memperkuat ekspektasi bahwa Bank of Japan (BoJ) akan segera menaikkan suku bunga untuk mengendalikan inflasi. Selain itu, serikat pekerja terbesar Jepang, UA Zensen, menuntut kenaikan upah rata-rata 6.11% untuk pekerja penuh waktu, semakin meningkatkan spekulasi bahwa kebijakan moneter yang lebih ketat akan segera diterapkan. Dengan imbal hasil obligasi pemerintah Jepang 10 tahun mencapai level tertinggi sejak 2009, Yen mendapat dukungan tambahan yang semakin menekan USDJPY ke kisaran 147.00.
Sementara itu, USD masih berada di dekat level terendah multi-bulan setelah data ketenagakerjaan AS menunjukkan perlambatan pada Februari. Nonfarm Payrolls (NFP) hanya bertambah 151K, lebih rendah dari ekspektasi 160K, sementara revisi data Januari juga turun dari 143K menjadi 125K. Tingkat pengangguran meningkat ke 4.1%, memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve (Fed) akan mulai memangkas suku bunga pada pertengahan tahun ini. Investor saat ini memperkirakan sekitar tiga kali pemangkasan suku bunga masing-masing sebesar 25 basis poin sepanjang 2025. Pernyataan Ketua Fed Jerome Powell yang menyebutkan bahwa kebijakan moneter dapat tetap ketat jika inflasi melambat atau pasar tenaga kerja melemah memberikan sedikit dukungan bagi USD, namun belum cukup untuk membalikkan tren pelemahan USDJPY.
Selain itu, ketidakpastian kebijakan perdagangan AS juga membebani USD. Presiden Donald Trump kembali mengubah kebijakan tarifnya dengan menyatakan bahwa bea masuk terhadap Kanada bisa diberlakukan pada Senin atau Selasa, hanya beberapa jam setelah menangguhkannya untuk barang-barang yang memenuhi perjanjian USMCA selama satu bulan. Menteri Perdagangan AS, Howard Lutnick, juga mengkonfirmasi bahwa tarif 25% untuk baja dan aluminium yang dijadwalkan berlaku pada Rabu kemungkinan tidak akan ditunda, meningkatkan volatilitas pasar. Dengan kondisi ini, USDJPY berpotensi tetap dalam tren turun karena investor lebih memilih aset safe-haven seperti Yen Jepang di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Harga pada pasangan mata uang USDJPY naik. Support terdekatnya di area 146.88 dan resistance terdekatnya di zona 148.72. Support lanjutan di zona 146.35 dan dilanjutkan ke zona 145.90 Resistance lanjutan di zona 149.20 dan dilanjutkan resistance selanjutnya di zona 149.88.
EURUSD - Pasangan mata uang Euro naik ke zona 1.0845. Pasangan EURUSD mengalami kenaikan signifikan, mencapai level tertinggi sejak November lalu. Pelemahan Dolar AS (USD) dipicu oleh data ekonomi AS yang lemah serta kekhawatiran bahwa tarif baru yang diterapkan oleh Presiden Donald Trump akan memperlambat pertumbuhan ekonomi. Sementara itu, sentimen terhadap Euro (EUR) membaik setelah calon Kanselir Jerman, Friedrich Merz, mengumumkan rencana untuk meningkatkan belanja pertahanan dan infrastruktur, termasuk dana khusus sebesar €500 miliar untuk proyek pembangunan di luar anggaran utama. Uni Eropa (UE) juga mempertimbangkan penerbitan obligasi guna mendukung anggaran pertahanan sebesar €800 miliar untuk membantu Ukraina setelah AS menangguhkan bantuan militernya. Di sisi kebijakan moneter, Bank Sentral Eropa (ECB) memangkas suku bunga utama sebesar 25 basis poin sesuai ekspektasi, dengan suku bunga deposito kini berada di 2,5%. Presiden ECB, Christine Lagarde, menegaskan bahwa keputusan suku bunga ke depan akan bergantung pada data ekonomi terbaru. Meski demikian, prospek ekonomi Eropa tampak lebih positif setelah Jerman dan UE mengusulkan belanja besar-besaran untuk mendukung pertumbuhan. Sementara itu, Dolar AS melemah akibat ketidakpastian kebijakan perdagangan Trump terhadap Kanada dan Meksiko serta data ketenagakerjaan yang lebih rendah dari ekspektasi. Dengan melemahnya USD dan prospek ekonomi Eropa yang membaik, pasangan EURUSD terus menunjukkan penguatan di awal pekan ini. Support terdekatnya di zona 1.0783 dan resistance terdekatnya di zona 1.0888.
GBPUSD – Pasangan mata uang Pound naik ke area 1.2922. Pound Sterling (GBP) terus menunjukkan tren positif terhadap Dolar AS (USD). Kenaikan ini didorong oleh melemahnya USD akibat ketidakpastian kebijakan tarif Presiden Donald Trump, yang menimbulkan kekhawatiran akan perlambatan ekonomi AS. Selain itu, optimisme di Eropa turut mendukung penguatan GBP, terutama setelah negara-negara Eropa sepakat untuk meningkatkan belanja pertahanan dan infrastruktur, termasuk inisiatif investasi senilai $1 triliun yang dipimpin oleh Jerman dan Uni Eropa. Di sisi lain, data ketenagakerjaan AS yang lebih lemah dari perkiraan, dengan Nonfarm Payrolls (NFP) hanya mencatatkan 151.000 pekerjaan baru di Februari, turut menekan USD dan mendorong GBPUSD ke level tertinggi dalam empat bulan. Bank of England (BoE) tetap berhati-hati dalam menentukan kebijakan moneter meskipun tekanan inflasi diperkirakan mereda. Anggota Komite Kebijakan Moneter (MPC), Megan Greene, menyoroti bahwa tarif perdagangan AS dapat berdampak negatif pada ekonomi Inggris, dengan risiko perlambatan pertumbuhan lebih besar dibandingkan potensi manfaatnya. Sementara itu, pasar swap memperkirakan BoE akan memangkas suku bunga sebesar 50 basis poin dalam setahun ke depan, meskipun Gubernur Andrew Bailey menegaskan bahwa laju penurunan suku bunga akan bergantung pada perkembangan inflasi. Dengan Dolar AS yang terus tertekan akibat kebijakan perdagangan Trump dan ekspektasi penurunan suku bunga Federal Reserve. Support terdekatnya di area 1.2872 dan resistance terdekatnya di zona 1.2953.
AUDUSD - Pasangan mata uang Aussie naik ke zona 0.6271. Dolar Australia (AUD) menguat terhadap Dolar AS (USD) setelah sebelumnya mengalami tekanan di sesi sebelumnya. Penguatan ini didorong oleh meningkatnya kekhawatiran terhadap perlambatan ekonomi AS, terutama setelah data Nonfarm Payrolls (NFP) menunjukkan pertumbuhan lapangan kerja yang lebih rendah dari perkiraan. Di sisi lain, ketegangan perdagangan global masih menjadi faktor yang perlu diperhatikan. China baru-baru ini mengumumkan tarif 100% pada beberapa produk pertanian Kanada sebagai pembalasan atas tarif yang diberlakukan Kanada pada Oktober lalu, menambah ketidakpastian perdagangan global yang dipicu oleh kebijakan tarif Presiden AS Donald Trump. Namun, stimulus ekonomi China yang bertujuan untuk memperbaiki kepercayaan pasar dan mendorong pertumbuhan dapat menjadi faktor pendukung bagi AUD, mengingat China adalah mitra dagang terbesar Australia. Dengan USD yang masih berada di bawah tekanan akibat ketidakpastian kebijakan ekonomi AS dan ekspektasi penurunan suku bunga The Fed, AUDUSD berpotensi untuk mempertahankan tren bullish dalam waktu dekat. Support terdekatnya di zona 0.6200 dan resistance terdekatnya di zona 0.6296
NZDUSD - Pasangan mata uang Kiwi naik ke area 0.5717. Penguatan Dolar Selandia Baru (NZD) didukung oleh rencana tambahan stimulus ekonomi dari China, yang merupakan mitra dagang terbesar Selandia Baru. Menteri Keuangan China, Lan Foan, menyatakan bahwa pemerintah siap memberikan stimulus lebih lanjut jika target pertumbuhan ekonomi 5% tidak tercapai, sementara Gubernur Bank Rakyat China, Pan Gongsheng, menegaskan bahwa pemangkasan suku bunga dan rasio cadangan wajib (RRR) akan dilakukan pada waktu yang tepat. Di sisi lain, Dolar AS (USD) melemah akibat meningkatnya ekspektasi bahwa Federal Reserve (Fed) akan lebih memprioritaskan pertumbuhan ekonomi dibandingkan inflasi, menyusul ketidakpastian kebijakan tarif Presiden Donald Trump. Selain itu, pelemahan data tenaga kerja AS, dengan klaim pengangguran awal turun menjadi 221K namun masih di bawah ekspektasi pasar, menambah tekanan pada USD. Dengan kondisi ini, NZDUSD berpotensi mempertahankan tren penguatan, terutama jika data Nonfarm Payrolls (NFP) AS yang akan dirilis nanti malam lebih lemah dari perkiraan. Support terdekatnya di area 0.5688 dan resistance terdekatnya di zona 0.5740.
USDCAD – Mata uang Loonie turun ke zona 14355. Dolar Kanada (CAD) tertekan setelah laporan Statistik Kanada menunjukkan bahwa ekonomi hanya menambah 1.1K pekerjaan, jauh di bawah ekspektasi 20K dan angka 76K pada Januari. Meskipun tingkat pengangguran tetap di 6.6%, kenaikan upah rata-rata per jam mencapai 4% dari sebelumnya 3.7%, menambah tekanan pada Bank of Canada (BoC) untuk memangkas suku bunga dalam pertemuan kebijakan moneter pekan ini. Sementara itu, Dolar AS (USD) juga tertekan setelah Nonfarm Payrolls (NFP) hanya bertambah 151K, lebih rendah dari perkiraan 160K, sementara tingkat pengangguran naik ke 4.1%. Selain itu, kebijakan tarif 25% yang diterapkan Presiden Donald Trump terhadap Kanada dan Meksiko semakin membebani CAD, meskipun ada relaksasi tarif untuk beberapa barang di bawah USMCA hingga 2 April. Dengan ketidakpastian ini, USDCAD diperkirakan akan tetap dalam tren melemah, terutama jika BoC memberikan sinyal pemangkasan suku bunga lebih lanjut. Support terdekatnya di zona 1.4308 dan resistance terdekatnya di zona 1.4428.
USDCHF - Pasangan mata uang Swiss turun ke zona 0.8783. Mata uang ini terdorong oleh tekanan pada Dolar AS (USD) di tengah meningkatnya ketidakpastian perdagangan global. Keputusan Presiden Donald Trump untuk membebaskan barang dari Kanada dan Meksiko dari tarif USMCA, hanya dua hari setelah memberlakukannya, meningkatkan kekhawatiran pasar terhadap dampak kebijakan tarif terhadap perekonomian AS. Hal ini mendorong investor beralih ke aset safe-haven seperti Franc Swiss (CHF), yang semakin menekan USDCHF. Selain itu, pasar menantikan data Nonfarm Payrolls (NFP) AS, dengan ekspektasi 160K pekerjaan baru dan tingkat pengangguran tetap di 4.0%. Jika data lebih lemah dari perkiraan, USD kemungkinan akan terus tertekan, memperpanjang pelemahannya terhadap CHF. Support terdekatnya di area 0.8751 dan resistance terdekatnya di zona 0.8820.
Jam | Pair | Data | Actual | Ekspektasi | Sebelumnya |
6:30am | JPY | Average Cash Earnings y/y | 2.8% | 3.2% | 4.4% |
6:50am | JPY | Bank Lending y/y | 3.1% | 3.1% | 2.9% |
6:50am | JPY | Current Account | 1.94T | 1.97T | 2.73T |
12:00pm | JPY | Leading Indicators | - | 108.1% | 108.3% |
1:00pm | JPY | Economy Watchers Sentiment | - | 48.5 | 48.6 |
2:00pm | EUR | German Industrial Production m/m | - | 1.6% | -2.4% |
2:00pm | EUR | German Trade Balance | - | 21.0B | 20.7B |
3:00pm | CHF | SECO Consumer Climate | - | -28 | -29 |
All Day | EUR | Eurogroup Meetings | - | - | - |
4:30pm | EUR | Sentix Investor Confidence | - | -9.1 | -12.7 |