Home
>
News
>
Publication
>
Data Inflasi PCE AS Yang Mereda Bawa Naik Mata Uang Euro
Data Inflasi PCE AS Yang Mereda Bawa Naik Mata Uang Euro
Monday, 03 June 2024

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.0849

0.02%

GBPUSD

1.2729

0.14%

AUDUSD

0.6652

0.08%

NZDUSD

0.6136

0.26%

USDJPY

157.31

-0.12%

USDCHF

0.9025

-0.18%

USDCAD

1.3626

-0.06%

GOLDUD

2325.13

0.20%

USD/IDR

16245

-0.06%

Fokus EURUSD:

  1. DXY melemah ke zona 104.50
  2. Data Inflasi Zona Euro

Senin, 03 Juni 2024  - Pasangan mata uang Euro naik ke zona 1.0850. Penguatan yang terjadi pada mata uang Euro terdukung oleh rilis angka inflasi PCE AS yang lebih dingin dan data inflasi HICP Zona Euro yang lebih baik dari perkiraan. Indeks PCE AS, ukuran inflasi AS yang disukai The Fed, naik 0,3% MoM di bulan April, sesuai dengan ekspektasi, Departemen Perdagangan melaporkan pada hari Jumat. Secara tahunan, angka PCE meningkat sebesar 2,7% YoY, dibandingkan dengan kenaikan sebesar 2,7% di bulan Maret. PCE Inti, tidak termasuk bahan pangan dan energi yang bergejolak, naik 0,2% MoM di bulan April dibandingkan dengan kenaikan 0,3% di bulan Maret. Secara tahunan, indeks harga inti PCE melonjak 2,8% untuk bulan ketiga berturut-turut.  Data inflasi PCE AS bulan April menunjukkan bahwa inflasi di AS masih tetap tinggi dibandingkan bulan Maret, sehingga meningkatkan keraguan mengenai seberapa cepat AS dapat menurunkan suku bunganya.

Disisi Euro, Tingkat inflasi di zona euro mengejutkan pasar dengan rilis yang lebih tinggi dari perkiraan untuk bulan Mei. Angka Inflasi utama naik menjadi 2,6% y/y, naik dari 2,4% dalam dua bulan terakhir dan lebih tinggi dari estimasi pasar sebesar 2,5%. Harga energi dan jasa meningkat sementara inflasi pangan sedikit melambat. CPI Inti naik menjadi 2,9% di bulan Mei, naik dari 2,7% di bulan April dan di atas estimasi pasar sebesar 2,8%. Inflasi yang lebih tinggi dari perkiraan di Zona Euro mungkin tidak menghentikan ECB untuk memotong suku bunga minggu ini, namun hal ini mungkin menandakan penghentian pada bulan Juli dan penurunan suku bunga yang lebih lambat dalam beberapa bulan mendatang. Pasar keuangan telah memperkirakan penurunan suku bunga ECB hampir 25 basis poin (bps) pada bulan Juni dan penurunan 57 bps pada tahun 2024. 

Harga pada pasangan mata uang EURUSD naik. Support terdekatnya di zona 1.0810 dan resistance terdekatnya di zona 1.0880. Support lanjutan di zona 1.0770 dan dilanjutkan ke zona 1.0730. Resistance lanjutan di zona 1.0910 dan dilanjutkan resistance selanjutnya di zona 1.0950.

GBPUSD – Pasangan mata uang Pound naik ke area 1.2740. Kinerja mata uang Poundsterling ditopang menguat oleh melemahnya kinerja Dolar AS yang terbebani oleh adanya tanda meredanya tekanan inflasi di Amerika Serikat (AS) dilihat dari data PCE AS. Indeks Harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) tetap stabil di 2,7% secara tahunan di bulan April. Selain itu, Indeks Harga PCE Inti, tidak termasuk harga pangan dan energi yang berfluktuasi, sesuai dengan perkiraan konsensus dan naik 2,8% pada basis tahunan. Data tersebut akan memungkinkan Federal Reserve (Fed) untuk memangkas suku bunga akhir tahun ini. Disisi Inggris, mata uang Poundsterling juga terdorong oleh dukungan dari ekspektasi bahwa tekanan harga yang lebih terus-menerus di Britania Raya (UK) mungkin akan memaksa Bank Inggris (BoE) akan mempertahankan suku bunga pada level saat ini untuk waktu yang lebih lama. Meskipun demikian, ketidakpastian menjelang pemilihan umum Inggris pada tanggal 4 Juli dapat menghambat kenaikan mata uang ini. Support terdekatnya di areal 1.2700 dan resistance terdekatnya di zona 1.2770

AUDUSD - Pasangan mata uang Aussie naik ke zona 0.6650. Tanda meredanya inflasi di AS setelah  laporan Indeks Harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) turut menopang kinerja pasangan mata uang Aussie. Biro Analisis Ekonomi Departemen Perdagangan mengungkapkan pada hari Jumat bahwa inflasi AS, yang diukur dengan Indeks Harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE), naik 0,3% secara bulanan, seperti yang diperkirakan pada bulan April. Secara tahunan, angka PCE tetap stabil di 2,7% YoY di bulan April, sesuai dengan kenaikan di bulan Maret dan sejalan dengan estimasi. Di sisi lain, Dolar Australia (AUD) menarik beberapa pembeli karena tingkat inflasi bulanan naik menjadi 3,6%, memicu spekulasi bahwa Reserve Bank of Australia (RBA) mungkin perlu menaikkan suku bunga lagi. bulanan Australia Indeks Harga Konsumen (CPI) naik 3,6% YoY di bulan April, mengalahkan estimasi 3,4% dan perkiraan sebelumnya sebesar 3,5%. Support terdekatnya di zona 0.6610 dan resistance terdekatnya di zona 0.6680.

NZDUSD - Pasangan mata uang Kiwi naik ke area 0.6150. Penguatan kinerja mata uang ini terjadi karena Dolar AS melemah setelah laporan Indeks Harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) Amerika Serikat (AS) untuk bulan April menunjukkan bahwa tekanan harga tumbuh sesuai dengan estimasi. Inflasi PCE yang terus meningkat membuat Fed tidak mungkin mulai menurunkan suku bunga dari pertemuan bulan September. Disisi Dolar Selandia Baru, yang tetap menguat meskipun Biro Statistik Nasional (NBS) Tiongkok melaporkan bahwa PMI Manufaktur dan Non Manufaktur untuk bulan Mei tidak memenuhi estimasi. Dalam situasi ini, Dolar Selandia Baru menghadapi tekanan, karena menjadi proksi prospek ekonomi Tiongkok. Support terdekatnya di areal 0.6110 dan resistance terdekatnya di zona 0.6170.

USDJPY – Pergerakan pasangan mata uang ini turun ke zona 157.31. Di sisi Jepang, data ekonomi pada hari Jumat menunjukan  Inflasi konsumen inti di ibu kota Jepang meningkat pada bulan Mei karena kenaikan tagihan listrik tetapi pertumbuhan harga tidak termasuk dampak bahan bakar mereda. Hal ini meningkatkan ketidakpastian mengenai waktu kenaikan suku bunga bank sentral berikutnya. Indeks harga konsumen inti (CPI) di Tokyo, yang merupakan indikator utama angka nasional, naik 1,9% di bulan Mei dibandingkan tahun sebelumnya, sesuai dengan perkiraan median pasar dan meningkat dari kenaikan 1,6% di bulan April. Support terdekatnya di zona 156.85 dan resistance terdekatnya di zona 157.50.

USDCHF – Pergerakan pasangan mata uang ini turun ke zona 0.9025 terseret oleh kinerja Dolar AS setelah rilisnya ndeks Harga PCE Inti, tidak termasuk harga makanan dan energi yang volatil, mengalami kenaikan 2,8% YoY. Namun secara bulanan lebih rendah dari prakiraan di 0,2% yang di bawah prakiraan 0,3%. Support terdekatnya di zona 0.9000 dan resistance terdekatnya di zona 0.9045.

USDCAD – Pergerakan pasangan mata uang ini turun ke zona 1.3626 setelah rilisnya data ekonomi Kanada pada hari Jumat yang menunjukan perekonomian Kanada berkembang lebih lambat dari perkiraan pada kuartal pertama, meningkatkan ekspektasi penurunan suku bunga pertama oleh Bank of Canada pada minggu depan. Perekonomian tumbuh pada tingkat tahunan sebesar 1,7%, dibandingkan dengan perkiraan para pelaku pasar sebesar 2,2%, serta perkiraan bank sentral sebesar 2,8%. Support terdekatnya di areal 1.3600 dan resistance terdekatnya di zona 1.3675.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

All Day

NZD - Bank Holiday

-

-

-

6:50

JPY - Capital Spending q/y

6.8%

12.2%

16.4%

7:30

JPY - Final Manufacturing PMI

50.4

50.5

50.5

8:00

AUD - MI Inflation Gauge m/m

0.3%

-

0.1%

Tentative

AUD - ANZ Job Advertisements m/m

-

-

2.8%

13:30

AUD - Commodity Prices y/y

-

-

-11.6%

14:15

EUR - Spanish Manufacturing PMI

-

52.5

52.2

14:30

CHF - Manufacturing PMI

-

45.4

41.4

14:45

EUR - Italian Manufacturing PMI

-

47.9

47.3

14:55

EUR - German Final Manufacturing PMI

-

45.4

45.4

15:00

EUR - Final Manufacturing PMI

-

47.4

47.4

15:30

GBP - Final Manufacturing PMI

-

51.3

51.3

20:30

CAD - Manufacturing PMI

 

50.2

49.4

20:45

USD - Final Manufacturing PMI

 

50.9

50.9

21:00

USD - ISM Manufacturing PMI

 

49.8

49.2

21:00

USD - ISM Manufacturing Prices

 

60.0

60.9

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Forex Daily Newsletter

Member of
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Midpoint Place, 22nd Floor, K.H. Fachrudin Street No. 26, Tanah Abang, Jakarta Pusat
+62 21 4050 7788