| Pembukaan | % Perubahan |
EURUSD | 1.0381 | 0.56% |
GBPUSD | 1.2441 | 0.46% |
AUDUSD | 0.6279 | 0.30% |
NZDUSD | 0.5641 | 0.35% |
USDJPY | 154.41 | -0.28% |
USDCHF | 0.9134 | -0.28% |
USDCAD | 1.4301 | -0.33% |
GOLDUD | 2904.8 | 0.62% |
USD/IDR | 16359 | -0.06% |
Fokus USDJPY:
Kamis, 13 Februari 2025 - Pasangan mata uang Yen turun ke zona 154.04. Penurunan kinerja mata uang ini sejalan dengan penurunan yang terjadi pada kinerja mata uang USD pasca rilisnya data inflasi AS yang lebih panas dari perkiraan. Indeks Harga Konsumen (CPI) AS naik 0,5% secara bulanan pada Januari, lebih tinggi dari perkiraan 0,3%, sementara CPI inti naik menjadi 3,3% secara tahunan. Kenaikan ini memicu lonjakan imbal hasil obligasi pemerintah AS, memperluas selisih imbal hasil AS-Jepang. Selain itu, pernyataan hawkish Ketua The Fed, Jerome Powell, yang menegaskan perlunya mempertahankan kebijakan moneter ketat, memperkuat ekspektasi pasar bahwa suku bunga The Fed akan tetap tinggi lebih lama.
Sementara itu, Yen Jepang (JPY) mendapat dukungan dari data Indeks Harga Produsen (PPI) Jepang yang naik 4,2% secara tahunan pada Januari, melampaui ekspektasi 4,0%. Data ini menunjukkan tekanan inflasi yang terus meningkat di Jepang, didukung oleh kenaikan upah baru-baru ini. Bank of Japan (BoJ) semakin diperkuat dalam sikap hawkish-nya, dengan Gubernur Kazuo Ueda yang menegaskan bahwa kenaikan harga bahan pangan dapat mempengaruhi ekspektasi inflasi masyarakat. Namun, sentimen terhadap Yen tetap tertekan akibat kekhawatiran terhadap dampak tarif baru dari Presiden AS Donald Trump terhadap impor baja dan aluminium.
Selain katalis utama dari AS dan Jepang, pasar juga memantau perkembangan lain yang dapat mempengaruhi pergerakan USDJPY. Data Penjualan Ritel AS yang akan dirilis pada Jumat menjadi fokus utama, karena hasil yang kuat dapat memperkuat posisi USD lebih lanjut. Di sisi global, kekhawatiran perang dagang yang dipicu oleh kebijakan tarif Trump terus menjadi risiko bagi pasar. Selain itu, volatilitas pasar meningkat menjelang hari kedua testimoni Ketua The Fed, Jerome Powell, yang dapat memberikan petunjuk tambahan tentang arah kebijakan moneter AS.
Harga pada pasangan mata uang USDJPU melemah. Support terdekatnya di area 154.00 dan resistance terdekatnya di zona 154.55. Support lanjutan di zona 153.70 dan dilanjutkan ke zona 153.35. Resistance lanjutan di zona 154.96 dan dilanjutkan resistance selanjutnya di zona 155.28.
EURUSD - Pasangan mata uang Euro naik ke zona 1.0431. Penguatan kinerja mata uang Euro terdorong oleh penurunan kinerja mata uang AS setelah data inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) AS menunjukkan kenaikan yang lebih tinggi dari perkiraan. Disisi lain, pelaku pasar EURUSD menantikan rilis data Harmonized Index of Consumer Prices (HICP) Jerman. HICP Jerman untuk Januari diperkirakan stabil di 2,8% secara tahunan, mencerminkan tekanan inflasi yang masih bertahan di ekonomi terbesar zona euro. Data ini menjadi fokus utama pasar karena dapat memberikan petunjuk terhadap arah kebijakan suku bunga Bank Sentral Eropa (ECB). Jika hasil HICP lebih tinggi dari perkiraan, ekspektasi terhadap sikap hawkish ECB dapat meningkat, yang berpotensi memperkuat EUR. Sebaliknya, hasil yang lebih rendah dapat membebani EURUSD, terutama di tengah kekhawatiran perang dagang global dan penguatan dolar AS akibat data inflasi yang lebih tinggi dari perkiraan. Support terdekatnya di zona 1.0391 dan resistance terdekatnya di zona 1.0431.
GBPUSD - Pasangan mata uang Pound naik ke area 1.2492. Penguatan performa pasangan mata uang ini terjadi di tengah suasana pasar yang menanti rilis data pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) Inggris untuk kuartal IV-2024. Pasar memperkirakan pertumbuhan tahunan akan meningkat menjadi 1,1%, lebih tinggi dari angka sebelumnya yang tercatat 0,9%. Namun, secara kuartalan, ekonomi Inggris diperkirakan mengalami kontraksi sebesar -0,1% dibandingkan dengan angka sebelumnya yang stagnan di 0,0%. Dari sisi Amerika Serikat, inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) untuk Januari mencatat kenaikan, dengan inflasi tahunan naik menjadi 3,0% dibandingkan ekspektasi pasar yang tetap di 2,9%. Secara bulanan, IHK mencapai 0,5%, lebih tinggi dari proyeksi 0,3% dan tingkat sebelumnya yang tercatat 0,4%. Saat ini, perhatian pasar beralih ke data Indeks Harga Produsen (IHP) AS yang akan dirilis hari ini. Pasar memperkirakan inflasi produsen akan sedikit turun menjadi 3,3% secara tahunan dari sebelumnya 3,5%. Namun, lonjakan inflasi pada Rabu lalu meningkatkan kekhawatiran investor terhadap kemungkinan inflasi AS yang semakin mengakar dalam perekonomian domestik. Support terdekatnya di zona 1.2449 dan resistance terdekatnya di zona 1.2491.
AUDUSD - Pasangan mata uang Aussie naik ke zona 0.6290. Kenaikan ini terjadi sebagai reaksi terhadap data inflasi AS yang lebih tinggi dari perkiraan. Keputusan Presiden Trump untuk menunda penerapan tarif 25% terhadap impor dari Kanada dan Meksiko selama satu bulan sempat meningkatkan minat risiko, namun sentimen positif ini segera memudar akibat ancaman tarif baru. Sementara itu, AS telah memberlakukan tarif 10% terhadap impor dari Tiongkok, menimbulkan kekhawatiran akan potensi pembalasan dari Beijing. Mengingat Tiongkok merupakan pasar ekspor terbesar bagi Australia, tindakan balasan yang mungkin diambil dapat mengurangi permintaan terhadap komoditas Australia. Beijing juga mengisyaratkan kemungkinan mengajukan gugatan ke WTO terkait kebijakan tarif AS, yang semakin memperburuk ketidakpastian bagi negara-negara pengekspor sumber daya seperti Australia. Jika ketegangan perdagangan meningkat, inflasi di AS berpotensi melonjak lebih tinggi, mendorong The Fed untuk mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama. Di sisi Australia, tekanan inflasi tampak mereda dengan data Indeks Harga Konsumen (IHK) kuartal IV menunjukkan kenaikan tahunan sebesar 2,5%, lebih rendah dibandingkan 2,8% sebelumnya. Selain itu, IHK rata-rata yang dipangkas turun ke level terendah dalam tiga tahun di 3,2%. Kondisi ini telah memicu spekulasi pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis poin dalam pertemuan Reserve Bank of Australia (RBA) pada 18 Februari, dengan kemungkinan pemotongan tambahan sepanjang tahun ini. Support terdekat berada di area 0.6278, sementara resistance terdekat di zona 0.6295.
NZDUSD - Pasangan mata uang Kiwi naik ke area 0.5653. Kenaikan kinerja pasangan mata uang ini diakibatkan oleh penurunan yang terjadi pada kinerja mata uang USD pasca rilis data CPI AS yang meningkat. Biro Statistik Tenaga Kerja AS melaporkan bahwa Indeks Harga Konsumen (IHK) meningkat 3,0% secara tahunan pada Januari, melampaui perkiraan 2,9%. IHK inti, yang tidak memasukkan sektor makanan dan energi, naik menjadi 3,3% dari 3,2%, lebih tinggi dari ekspektasi 3,1%. Secara bulanan, inflasi umum melonjak menjadi 0,5% pada Januari dari 0,4% pada Desember, sementara IHK inti meningkat menjadi 0,4% dari sebelumnya 0,2%. Data inflasi AS yang lebih tinggi dari perkiraan membuat para pelaku pasar mulai mengurangi ekspektasi terhadap sikap dovish Federal Reserve (The Fed) dalam pertemuan kebijakan moneter bulan Juni. Disisi lain, mata uang NZD tertekan setelah rilis data ekspektasi inflasi Selandia Baru (NZ). Ekspektasi inflasi dua tahun di NZ turun menjadi 2,06% pada kuartal I dari 2,12% pada kuartal IV 2024, sementara ekspektasi inflasi satu tahun rata-rata naik menjadi 2,15% dari 2,05% pada periode sebelumnya. Dolar Selandia Baru (NZD) tetap berada di bawah tekanan seiring meningkatnya spekulasi mengenai kemungkinan pemangkasan suku bunga lebih lanjut oleh Reserve Bank of New Zealand (RBNZ). Support terdekat berada di area 0.5638, sementara resistance terdekat di zona 0.5654.
USDCAD – Kinerja mata uang Dollar Kanada turun ke zona 1.4257. Penurunan kinerja mata uang ini imbas dari penurunan harga minyak mentah. Sementara itu, Presiden AS Donald Trump mengadakan komunikasi dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy untuk membahas upaya penghentian perang di Ukraina. Langkah ini menekan mata uang berbasis komoditas seperti CAD, memperkuat daya tarik USD. Bank of Canada (BoC) dalam risalah rapat terbarunya yang dirilis pada Rabu (12/2) menyebutkan bahwa respons terhadap kebijakan tarif AS serta tindakan balasan dari Kanada dan negara lain dapat memberikan tekanan inflasi yang lebih tinggi. Dewan pengatur BoC juga menyoroti meningkatnya ketidakpastian akibat ancaman tarif AS, yang dapat menjadi faktor pendukung bagi kemungkinan penurunan suku bunga. BoC menegaskan bahwa meskipun tarif baru tidak langsung diterapkan, periode ketidakpastian yang berkepanjangan dapat menghambat investasi bisnis. Di sisi inflasi, Indeks Harga Konsumen (IHK) Kanada tumbuh lebih tinggi dari perkiraan di awal tahun, dengan IHK inti naik 0,4% MoM pada Januari, lebih tinggi dibandingkan kenaikan sebelumnya sebesar 0,2%. Data ini menyebabkan ekspektasi pasar terhadap pemangkasan suku bunga berkurang, dengan para pedagang kini memperkirakan hanya satu kali pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis poin tahun ini, turun dari perkiraan dua kali pemangkasan sebelum rilis data IHK. Pada hari Kamis, fokus pasar akan tertuju pada data ekonomi AS, termasuk klaim tunjangan pengangguran mingguan serta Indeks Harga Produsen (IHP). Dari sisi kebijakan moneter, Ketua The Fed Jerome Powell menegaskan bahwa meskipun inflasi telah menunjukkan kemajuan, bank sentral masih perlu mengambil langkah lebih lanjut untuk mencapai target stabilitas harga. Support terdekatnya di zona 1.4259 dan resistance terdekatnya di zona 1.4294.
USDCHF - Pasangan mata uang Swiss naik ke zona 0.9114 pasca data inflasi AS menunjukkan kenaikan sebesar 0,5% secara bulanan dan 3,0% secara tahunan, melampaui perkiraan sebelumnya yang masing-masing berada di 0,3% dan 2,9%. Selain itu, inflasi inti tahunan meningkat menjadi 3,3%, naik dari 3,2% pada Desember 2024. Ketua The Fed, Jerome Powell, menegaskan bahwa meskipun laporan CPI mencerminkan kemajuan dalam pengendalian inflasi, angka tersebut masih berada di atas target 2%. Powell juga kembali menegaskan bahwa bank sentral tidak akan terburu-buru dalam memangkas suku bunga lebih lanjut. Sementara itu, dari sisi Swiss, meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah dapat memperkuat permintaan terhadap Franc Swiss (CHF) sebagai mata uang safe-haven. Pada Selasa (11/2), Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, menyatakan bahwa gencatan senjata akan berakhir dan Israel akan melanjutkan serangan intens di Gaza jika Hamas tidak membebaskan sandera sebelum Sabtu (15/2). Support terdekatnya di area 0.9110 dan resistance terdekatnya di zona 0.9113.
Jam | Pair | Data | Actual | Ekspektasi | Sebelumnya |
12:00am | EUR | German Buba President Nagel Speaks | - | - | - |
12:00am | USD | FOMC Member Bostic Speaks | - | - | - |
1:01am | USD | 10-y Bond Auction | 4.63|2.5 |
| 4.68|2.5 |
1:30am | CAD | BOC Summary of Deliberations | - | - | - |
2:00am | USD | Federal Budget Balance | -128.6B | -88.1B | -86.7B |
3:48am | USD | President Trump Speaks | - | - | - |
5:05am | USD | FOMC Member Waller Speaks | - | - | - |
6:50am | JPY | PPI y/y | 4.2% | 4.0% | 3.9% |
7:00am | AUD | MI Inflation Expectations | 4.6% | - | 4.0% |
7:01am | GBP | RICS House Price Balance | 22% | 27% | 26% |
9:00am | NZD | Inflation Expectations q/q | 2.1% | - | 2.1% |
2:00pm | EUR | German Final CPI m/m | - | -0.2% | -0.2% |
2:00pm | GBP | GDP m/m | - | 0.1% | 0.1% |
2:00pm | GBP | Prelim GDP q/q | - | -0.1% | 0.0% |
2:00pm | GBP | Construction Output m/m | - | 0.2% | 0.4% |
2:00pm | GBP | Goods Trade Balance | - | -18.6B | -19.3B |
2:00pm | GBP | Index of Services 3m/3m | - | 0.1% | 0.0% |
2:00pm | GBP | Industrial Production m/m | - | 0.2% | -0.4% |
2:00pm | GBP | Manufacturing Production m/m | - | 0.0% | -0.3% |
2:00pm | GBP | Prelim Business Investment q/q | - | -0.4% | 1.9% |
2:30pm | CHF | CPI m/m | - | -0.1% | -0.1% |
4:00pm | EUR | ECB Economic Bulletin | - | - | - |
Tentative | CNY | New Loans | - | 770B | 990B |
Tentative | CNY | M2 Money Supply y/y | - | 7.3% | 7.3% |
5:00pm | EUR | Industrial Production m/m | - | -0.6% | 0.2% |
Tentative | EUR | EU Economic Forecasts | - | - |
|
Tentative | GBP | NIESR GDP Estimate | - | - | 0.00% |
8:30pm | USD | Core PPI m/m | - | 0.3% | 0.0% |
8:30pm | USD | PPI m/m | - | 0.3% | 0.2% |
8:30pm | USD | Unemployment Claims | - | 217K | 219K |
10:30pm | AUD | CB Leading Index m/m | - | - | 0.7% |
10:30pm | USD | Natural Gas Storage | - | -90B | -174B |