Home
>
News
>
Publication
>
China Balas Pasang Tarif pada AS, Harga Emas Melesat
China Balas Pasang Tarif pada AS, Harga Emas Melesat
Wednesday, 05 February 2025

INDIKATOR HARGA

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.0377

0.09%

GBPUSD

1.2462

0.22%

AUDUSD

0.6224

0.58%

NZDUSD

0.5644

0.30%

USDJPY

154.32

-0.80%

USDCHF

0.9059

-0.17%

USDCAD

1.4344

-0.22%

GOLDUD

2841.4

0.68%

USD/IDR

16340

-0.31%

Fokus Emas:

  1. China memberlakukan tarif balasan terhadap sejumlah impor dari AS
  2. Menanti rilis ADP Non-Farm Employment Change dan indeks ISM Services PMI AS


Rabu, 05 Februari 2025 - Harga emas menguat ke level $2.841 per troy ons didorong pelemahan dolar AS dan penerapan tarif balasan China kepada AS setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump memberlakukan tarif 10% terhadap China.

Kebijakan tarif balasan China yang ditargetkan berlaku pada Senin (10/2) mendatang akan menyasar produk batu bara dan gas alam cair dengan pengenaan tarif 15%. Sementara minyak mentah, mesin pertanian, dan mesin mobil dikenakan tarif 10%. Langkah retaliasi pemerintahan Xi Jinping dinilai dirancang untuk menghindari eskalasi lebih lanjut antara dua ekonomi terbesar dunia.
Analis menyatakan risiko perang dagang yang saling balas-membalas, dapat berujung pertumbuhan PDB yang lebih rendah di seluruh dunia, inflasi AS yang lebih tinggi, dolar yang lebih kuat, dan tekanan terbalik pada suku bunga AS.

Data terbaru menunjukkan jumlah lowongan pekerjaan di AS pada Desember 2024 turun menjadi 7,6 juta, di bawah perkiraan 8 juta, mengindikasikan potensi perlambatan ekonomi. Di sisi lain, pasar turut menanti laporan ketenagakerjaan ADP AS dan indeks ISM Services PMI AS yang akan rilis malam ini. Perubahan tenaga kerja non-pertanian ADP AS mencatatkan penambahan menjadi 122.000 pada Desember 2024, lebih rendah dari perkiraan penambahan sebesar 139.000. Untuk rilis Januari 2025, perubahan tenaga kerja non-pertanian ADP AS diperkirakan bertambah menjadi 148.000. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung menyebabkan USD menguat. Selain itu, indeks ISM services PMI AS untuk Januari 2025 diperkirakan naik tipis ke level 54.2 dari 54.1 pada Desember 2024. Perkiraan ini mengindikasikan aktivitas sektor jasa AS yang masih pada zona ekspansif dan solid, meski kedepannya menghadapi kekhawatiran perang dagang. Ketidakpastian pasar akibat kebijakan pemerintahan AS, ditambah dengan kemungkinan bank sentral meningkatkan pembelian emas sebagai diversifikasi dari dolar AS, menjadikan emas sebagai aset save-haven yang menarik.

Harga emas meningkat dengan support saat ini beralih ke area $2840 hingga area $2833 dan resistance terdekat berada di area $2854 hingga area $2861. Support terjauhnya berada di area $2819, sementara untuk resistance terjauhnya berada di area $2875.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Pair

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

2:00am

USD

FOMC Member Daly Speaks

-

-

-

5:10am

USD

President Trump Speaks

-

-

-

7:30am

USD

FOMC Member Jefferson Speaks

-

-

-

7:30pm

USD

FOMC Member Barkin Speaks

-

-

-

8:15pm

USD

ADP Non-Farm Employment Change

-

148K

122K

8:30pm

USD

Trade Balance

-

-96.5B

-78.2B

9:00pm

USD

FOMC Member Barkin Speaks

-

-

-

9:45pm

USD

Final Services PMI

-

52.9

52.8

10:00pm

USD

ISM Services PMI

-

54.2

54.1

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Gold Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788