Home
>
News
>
Publication
>
Berlakunya Tarif Baru Kanada, Tekan Kinerja USDCAD
Berlakunya Tarif Baru Kanada, Tekan Kinerja USDCAD
Tuesday, 04 March 2025

INDIKATOR HARGA

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.0475

0.19%

GBPUSD

1.2654

0.43%

AUDUSD

0.6204

0.32%

NZDUSD

0.5603

0.32%

USDJPY

149.48

-0.60%

USDCHF

0.8966

-0.23%

USDCAD

1.4481

-0.05%

GOLDUD

2892.7

-0.37%

USD/IDR

16574

-0.60%

Fokus USDCAD:

  1. DXY naik ke zona 106.59
  2. Trump mengkonfirmasi tarif 25% pada barang Kanada (10% untuk barang energi) mulai Selasa

Selasa, 4 Maret 2025 – Mata uang Loonie turun ke zona 1.4494. Pasangan mata uang USDCAD melemah imbas Presiden AS Donald Trump mengonfirmasi bahwa tarif 25% terhadap barang-barang Kanada akan mulai berlaku pada Selasa, dengan pengecualian tarif 10% untuk barang energi. Ancaman tarif ini menambah tekanan jual pada Loonie, terutama karena ketergantungan ekonomi Kanada pada perdagangan dengan AS. Selain itu, pelemahan harga minyak mentah akibat rencana OPEC+ untuk meningkatkan produksi pada April semakin menekan CAD, mengingat Kanada merupakan eksportir minyak terbesar ke AS.

Di sisi lain, pelemahan Dolar AS akibat data ekonomi yang kurang memuaskan membatasi penguatan USDCAD. Data terbaru dari Institute for Supply Management (ISM) menunjukkan bahwa PMI Manufaktur AS turun ke 50.3 pada Februari dari 50.9 di Januari, lebih rendah dari ekspektasi 50.5. Namun, ketidakpastian perdagangan dan kebijakan tarif Trump masih menjadi faktor utama yang menggerakkan pasangan mata uang ini. Sementara itu, pemerintah Kanada telah menyiapkan langkah balasan dengan mengenakan tarif 25% pada impor dari AS senilai C$30 miliar jika tarif AS benar-benar diterapkan, yang dapat meningkatkan volatilitas di pasar.

Dengan meningkatnya ketegangan perdagangan serta tekanan tambahan dari harga minyak yang lebih rendah, USDCAD berpotensi terus menguat dalam jangka pendek. Pasar kini menantikan perkembangan lebih lanjut terkait kebijakan perdagangan AS-Kanada serta reaksi dari Federal Reserve (Fed) terhadap data ekonomi terbaru. Jika kondisi ini terus berlanjut, USDCAD dapat menembus level 1.4500 dalam waktu dekat.

Harga pada pasangan mata uang USDCAD turun. Support terdekatnya di zona 1.4300 dan resistance terdekatnya di zona 1.4432. Support lanjutan di zona 1.4280 dan dilanjutkan ke zona 1.4230 Resistance lanjutan di zona 1.4466 dan dilanjutkan resistance selanjutnya di zona 1.4490.

EURUSD - Pasangan mata uang Euro naik ke zona 1.0485. Penguatan Euro didorong oleh meningkatnya optimisme pasar terkait potensi kesepakatan damai antara Rusia dan Ukraina, setelah para pemimpin Eropa dan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer sepakat untuk menyusun rencana perdamaian yang akan diajukan ke AS. Pasar melihat inisiatif ini sebagai langkah positif bagi Euro, karena potensi berakhirnya perang dapat memperbaiki rantai pasokan di Zona Euro dan meningkatkan stabilitas ekonomi. Di sisi lain, pelemahan Dolar AS akibat berkurangnya kekhawatiran pasar terhadap kebijakan tarif Presiden Donald Trump terhadap Kanada dan Meksiko turut mendorong penguatan EURUSD. Meskipun demikian, penguatan Euro dapat dibatasi oleh ekspektasi pemangkasan suku bunga oleh European Central Bank (ECB) pada pertemuan Kamis ini. ECB diperkirakan akan memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin menjadi 2,5%, yang menandai pemangkasan kelima berturut-turut dalam siklus pelonggaran moneter saat ini. Inflasi di Zona Euro juga menunjukkan tren menurun, dengan HICP utama tumbuh 2,4% pada Februari, sedikit di atas perkiraan 2,3% tetapi lebih rendah dari 2,5% di Januari. Pasar akan mencermati keputusan ECB dan komentar dari Presiden ECB Christine Lagarde untuk menentukan arah lebih lanjut dari EURUSD, terutama terkait prospek pemangkasan suku bunga tambahan dalam beberapa bulan ke depan. Support terdekatnya di zona 1.0456 dan resistance terdekatnya di zona 1.0531.

GBPUSD – Pasangan mata uang Pound naik ke area 1.2693. Mata uang ini menguat didukung oleh pelemahan Dolar AS serta meningkatnya ekspektasi pasar terhadap kebijakan perdagangan AS. Ancaman tarif 25% dari Presiden Donald Trump terhadap Kanada dan Meksiko yang akan mulai berlaku pada 4 Maret menjadi perhatian utama investor. Meskipun pasar sebelumnya terbiasa dengan penundaan kebijakan tarif Trump, kali ini situasi bisa berbeda, yang meningkatkan ketidakpastian di pasar. Selain itu, data ekonomi AS yang lemah, seperti ISM Manufacturing PMI yang turun ke 50.3 dari 50.9, memperkuat spekulasi bahwa ekonomi AS sedang melambat, sehingga menekan Dolar AS lebih lanjut. Di sisi lain, data ekonomi Inggris masih terbatas, tetapi komentar dari Gubernur Bank of England (BoE) Andrew Bailey pada Rabu nanti bisa memberikan petunjuk lebih lanjut mengenai arah kebijakan moneter Inggris. Kenaikan imbal hasil obligasi 10-tahun Inggris (GILTS) juga memberikan dorongan bagi Poundsterling, sementara imbal hasil obligasi AS justru mengalami penurunan. Dengan pasar yang terus mencermati perkembangan tarif AS dan pidato pejabat Federal Reserve, GBPUSD berpotensi mempertahankan tren bullish dalam jangka pendek. Support terdekatnya di area 1.2623 dan resistance terdekatnya di zona 1.2745.

AUDUSD - Pasangan mata uang Aussie naik ke zona 0.6223. Kenaikan mata uang Aussie menguat didorong oleh pelemahan Dolar AS. Pernyataan Menteri Perdagangan AS, Howard Lutnick, yang menyatakan bahwa tarif impor terhadap Kanada dan Meksiko mungkin lebih rendah dari 25% yang sebelumnya diumumkan oleh Presiden Donald Trump, memberikan tekanan pada Greenback. Selain itu, ekspektasi pasar terhadap pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve (Fed) semakin meningkat, dengan probabilitas pemangkasan suku bunga pada pertemuan Juni naik menjadi 74% dari 63% pekan sebelumnya. Data pengeluaran pribadi AS yang melemah juga memperkuat spekulasi bahwa Fed akan lebih dovish, memberikan dorongan tambahan bagi AUDUSD. Namun, kenaikan AUDUSD masih terbatas karena Trump tetap berencana menerapkan tarif tambahan sebesar 10% terhadap China, yang dapat berdampak negatif pada ekonomi Australia mengingat ketergantungannya pada perdagangan dengan China. Sementara itu, investor kini menantikan risalah pertemuan Reserve Bank of Australia (RBA) yang akan dirilis pada Selasa. RBA sebelumnya memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin menjadi 4,10% pada Februari, pemangkasan pertama sejak November 2020. Gubernur RBA Michele Bullock tetap berhati-hati terhadap kebijakan moneter selanjutnya, mengingat inflasi masih menjadi perhatian utama. Dengan berbagai faktor ini, AUDUSD kemungkinan akan tetap volatil dalam jangka pendek. Support terdekatnya di zona 0.6190 dan resistance terdekatnya di zona 0.6258.

NZDUSD - Pasangan mata uang Kiwi naik ke area 0.5607. Dolar Selandia Baru sempat melemah akibat meningkatnya ketegangan perdagangan antara AS dan China, setelah Kementerian Perdagangan China berjanji untuk mengambil tindakan balasan terhadap tarif tambahan 10% yang diberlakukan AS mulai Selasa. Namun, pelemahan Dolar AS akibat data ekonomi yang kurang memuaskan, seperti ISM Manufacturing PMI yang turun ke 50.3 dari 50.9, membantu membatasi penurunan pasangan mata uang ini. Pasar kini menantikan pernyataan dari pejabat Federal Reserve serta data PDB Australia kuartal keempat yang akan dirilis Rabu, yang dapat memberikan arah lebih lanjut bagi NZD/USD. Support terdekatnya di area 0.5583 dan resistance terdekatnya di zona 0.5654.

USDJPY – Pasangan mata uang Yen turun ke zona 149.29. mata uang USDJPY melemah karena Yen Jepang (JPY) terus menarik minat beli untuk hari kedua berturut-turut, didukung oleh ekspektasi hawkish terhadap kebijakan Bank of Japan (BoJ). Selain itu, kekhawatiran pasar terhadap dampak ekonomi dari kebijakan tarif Presiden AS Donald Trump mendorong investor untuk mencari aset safe-haven seperti JPY. Trump juga mengancam Jepang terkait depresiasi mata uangnya, yang menambah tekanan pada USD/JPY di tengah pelemahan Dolar AS akibat ekspektasi pemangkasan suku bunga lebih lanjut oleh Federal Reserve. Meskipun data ekonomi Jepang menunjukkan peningkatan tak terduga dalam tingkat pengangguran serta penurunan belanja modal perusahaan, JPY tetap menguat karena imbal hasil obligasi pemerintah Jepang tenor 10 tahun bertahan di dekat level tertinggi sejak 2009. Dengan ketidakpastian pasar yang terus meningkat dan kebijakan BoJ yang semakin agresif, USD/JPY berisiko turun lebih lanjut dalam waktu dekat.  Support terdekatnya di area 148.40 dan resistance terdekatnya di zona 150.60.

USDCHF - Pasangan mata uang Swiss turun ke zona 0.8962. Turunnya kinerja mata uang ini didorong oleh pelemahan Dolar AS secara luas. Penurunan ini terjadi karena ekspektasi pasar bahwa Federal Reserve (Fed) akan memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin dua kali sebelum akhir tahun, yang menekan Greenback terhadap Swiss Franc (CHF). Selain itu, ketegangan geopolitik yang meningkat, terutama terkait konflik Rusia-Ukraina, meningkatkan permintaan aset safe-haven seperti CHF. Sementara itu, meskipun Swiss National Bank (SNB) diperkirakan akan memangkas suku bunga lebih lanjut pada pertemuan Maret, CHF tetap kuat karena ketidakpastian global, yang semakin menekan USDCHF ke level lebih rendah. Support terdekatnya di area 0.8943 dan resistance terdekatnya di zona 0.9019.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Pair

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

12:05am

USD

FOMC Member Musalem Speaks

-

-

-

2:39am

USD

President Trump Speaks

-

-

-

4:45am

NZD

Building Consents m/m

2.6%

-

-5.6%

6:30am

JPY

Unemployment Rate

2.5%

2.4%

2.4%

6:50am

JPY

Capital Spending q/y

-0.2%

4.9%

8.1%

6:50am

JPY

Monetary Base y/y

-1.8%

-1.8%

-2.5%

7:01am

GBP

BRC Shop Price Index y/y

-0.7%

-0.5%

-0.7%

7:15am

JPY

BOJ Gov Ueda Speaks

-

-

-

7:30am

AUD

Monetary Policy Meeting Minutes

-

-

-

7:30am

AUD

Retail Sales m/m

0.3%

0.3%

-0.1%

7:30am

AUD

Current Account

-12.5B

-11.8B

-13.9B

10:35am

JPY

10-y Bond Auction

-

-

1.26|3.2

12:00pm

JPY

Consumer Confidence

-

35.2

35.2

2:45pm

EUR

French Gov Budget Balance

-

-

-156.3B

3:00pm

EUR

Spanish Unemployment Change

-

45.2K

38.7K

4:00pm

EUR

Italian Monthly Unemployment Rate

-

6.2%

6.2%

5:00pm

EUR

Unemployment Rate

-

6.3%

6.3%

Tentative

GBP

30-y Bond Auction

-

-

4.98|3.2

Tentative

USD

RCM/TIPP Economic Optimism

-

53.1

52.0

Tentative

NZD

GDT Price Index

-

-

-0.6%

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Forex Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788