Home
>
News
>
Publication
>
Berakhirnya Perang 12 Hari Israel - Iran Buat Minyak Terkoreksi Tajam
Berakhirnya Perang 12 Hari Israel - Iran Buat Minyak Terkoreksi Tajam
Tuesday, 24 June 2025

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.1576

0.28%

GBPUSD

1.3521

0.25%

AUDUSD

0.6458

0.43%

NZDUSD

0.5973

0.47%

USDJPY

146.12

-0.45%

USDCHF

0.8126

-0.21%

USDCAD

1.3733

-0.10%

GOLDUD

3,358.40

-0.75%

COFU

67.74

-1.27%

USD/IDR

16,373

0.15%

Fokus Crude Oil:

  • Presiden Trump umumkan bahwa Israel dan Iran telah menyetujui gencatan senjata yang mengakhiri perang 12 hari.
  • Aktivitas sektor swasta di India melonjak tajam pada bulan Juni karena permintaan yang kuat dan rekor pesanan ekspor.

***********************************************************

Selasa, 24 Juni 2025 - Harga minyak pagi ini terpantau bergerak turun tajam dibebani oleh sentimen pasca pengumuman mengejutkan Trump bahwa kesepakatan gencatan senjata antara Iran dan Israel telah tercapai, yang sekaligus meredakan kekhawatiran gangguan pasokan di wilayah tersebut.

Presiden AS Donald Trump pada hari Senin mengatakan gencatan senjata lengkap telah disepakati, yang akan dijalankan oleh Iran, dan menyusul setelahnya oleh Israel 12 jam kemudian. Menanggapi pernyataan Trump, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi pada hari Selasa pagi mengatakan keputusan akhir untuk menghentikan operasi militer Teheran akan dibuat jika Israel menghentikan agresi ilegalnya terhadap Iran selambat-lambatnya pukul 4 pagi waktu Teheran (00:30 GMT) pada Selasa. Belum ada serangan Israel terhadap Iran yang dilaporkan pasca pernyataan Araqchi tersebut.

Sementara itu, aktivitas sektor swasta India meningkat tajam pada bulan Juni karena perusahaan-perusahaan meningkatkan produksi untuk memenuhi permintaan domestik dan internasional yang melonjak. PMI negara importir dan konsumen minyak mentah terbesar ketiga dunia itu dilaporkan melonjak ke level tertinggi 14 bulan sebesar 61,0 pada bulan Juni, naik dari 59,3 pada bulan Mei, ungkap survei resmi yang dirilis pada hari Senin oleh S&P.

Dukungan lainnya datang dari berita serangan sebuah drone tak dikenal di pangkalan militer Taji di Irak, utara Baghdad pada Selasa pagi, ungkap kantor berita resmi negara Irak. Komandan operasi Baghdad mengatakan tidak ada korban dalam serangan di pangkalan yang sering menjadi lokasi serangan roket dari kelompok milisi yang didukung oleh Iran

Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $69 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $64 per barel.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Data

Aktual

Ekspektasi

Sebelumnya

20:00

USA - S&P Case Shiller Home Price YoY

 

4.2%

4.1%

20:00

USA - House Price Index MoM

 

0.1%

-0.1%

21:00

USA - CB Consumer Confidence

 

99.8

98.0

21:00

USA - Richmond Fed Manufacturing Index

 

-7

-9

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Crude Oil Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788