Home
>
News
>
Publication
>
Aussie Menguat Tipis di Tengah Harapan Pemangkasan Suku Bunga RBA dan The Fed
Aussie Menguat Tipis di Tengah Harapan Pemangkasan Suku Bunga RBA dan The Fed
Tuesday, 05 August 2025

INDIKATOR HARGA

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.1567

0.17%

GBPUSD

1.3281

0.17%

AUDUSD

0.6471

0.12%

NZDUSD

0.5906

0.27%

USDJPY

147.08

-0.32%

USDCHF

0.8077

-0.17%

USDCAD

1.3777

-0.10%

GOLDUD

3376.2

0.18%

USD/IDR

16489

-0.64%

Fokus AUDUSD:

  1. Data PMI Australia dan China
  2. Pelonggaran kebijakan RBA

Selasa, 05 Agustus 2025 - Aussie naik tipis ke zona 0.6471, mencatat kenaikan 0.12%. Dolar Australia (AUD) melemah terhadap Dolar AS (USD) pada awal pekan ini, meskipun data PMI Australia dan China menunjukkan perbaikan aktivitas sektor jasa. AUDUSD tertekan di sekitar level 0.6465 karena Dolar AS mencoba bangkit usai pelemahan tajam pasca laporan Nonfarm Payrolls (NFP) AS yang mengecewakan. NFP hanya bertambah 73.000 pada Juli, jauh di bawah ekspektasi 110.000, ditambah revisi negatif besar-besaran pada data Mei dan Juni. Pasar kini memperkirakan peluang sebesar 80% bahwa The Fed akan memangkas suku bunga pada September, mendorong ketidakpastian arah suku bunga global. Namun, pemulihan Dolar AS terbantu oleh rebound imbal hasil obligasi AS dan menahan Aussie dari penguatan lebih lanjut.

Dari sisi domestik, Dolar Australia masih dibayangi oleh ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter. RBA diperkirakan akan memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan 12 Agustus mendatang, seiring inflasi inti melandai ke 2,7% dan data tenaga kerja serta pertumbuhan upah yang menunjukkan pelemahan. Meski demikian, lonjakan tajam dalam Indeks Inflasi TD-MI sebesar 0,9% MoM pada Juli kenaikan bulanan tertinggi sejak Desember 2023 menjadi sinyal peringatan baru bagi RBA. Lonjakan inflasi bulanan ini bisa membatasi ruang pelonggaran lanjutan dan mendorong RBA bersikap lebih hati-hati dalam forward guidance-nya.

Sementara itu, tensi geopolitik dan perdagangan global tetap menjadi katalis utama bagi AUD. Pemerintah AS baru saja menandatangani perintah eksekutif memberlakukan tarif baru antara 10% hingga 41% atas puluhan negara, meskipun Australia sementara dibebaskan dari kenaikan tarif tersebut. Ketegangan juga meningkat karena kegagalan perpanjangan kesepakatan jeda tarif AS-China yang berakhir 12 Agustus, yang berpotensi membebani mata uang berisiko seperti Aussie. Pasar kini menunggu data ISM Services PMI dari AS dan laporan neraca perdagangan Australia untuk mencari arah selanjutnya. Dengan ketidakpastian eksternal yang tinggi dan arah kebijakan moneter domestik yang lebih dovish, AUDUSD tetap rentan terhadap tekanan turun dalam waktu dekat.

Harga pada pasangan mata uang AUDUSD naik. Support terdekat berada di zona 0.6430 dan resistance terdekat di zona 0.6505. Support lanjutan di zona 0.6400 dan dilanjutkan ke zona 0.6365. Resistance lanjutan di zona 0.6545 dan dilanjutkan resistance selanjutnya di zona 0.6590.

EURUSD - Pasangan mata uang Euro menguat ke zona 1.1567 dengan kenaikan 0.17%. Euro masih mendapat dorongan dari pelemahan Dolar AS setelah data ketenagakerjaan AS menunjukkan perlambatan signifikan. Laporan tersebut menunjukkan bahwa ekonomi AS hanya menambah 73.000 pekerjaan pada Juli, jauh di bawah ekspektasi 110.000, serta revisi besar-besaran terhadap data Mei dan Juni yang dipangkas lebih dari 250.000 pekerjaan. Data ini langsung memicu ekspektasi bahwa The Fed akan memangkas suku bunga pada pertemuan bulan September, dengan probabilitas pasar melonjak ke 77%. Imbal hasil obligasi AS turun tajam dan indeks Dolar (DXY) jatuh dari level tertingginya, membuka ruang penguatan lebih lanjut bagi Euro. Namun demikian, penguatan Euro juga dibayangi oleh kekhawatiran seputar kesepakatan perdagangan terbaru antara AS dan Uni Eropa yang disebut-sebut berat sebelah dan lebih menguntungkan pihak AS. Beberapa pemimpin Eropa, termasuk dari Jerman dan Prancis, mengkritik keras tarif 15% baru yang akan dikenakan pada sebagian besar ekspor UE mulai 7 Agustus. Indeks kepercayaan investor Sentix juga menunjukkan penurunan tajam menjadi -3.7 dari 4.5, pertama kalinya berada di wilayah negatif sejak Maret. Ini menandakan bahwa pelaku pasar masih berhati-hati meski Euro sedang menguat. Jika tekanan pada Dolar terus berlanjut dan ECB mempertahankan sikap sabar terhadap pemangkasan suku bunga, maka EURUSD berpeluang menembus level psikologis 1.1600 dalam waktu dekat. Support terdekat kini berada di zona 1.1530, sementara resistance terdekat berada di zona 1.1600.

GBPUSD - Poundsterling menguat ke area 1.3281, naik 0.17% dari pembukaan sebelumnya. Kenaikan ini terjadi menjelang keputusan suku bunga Bank of England yang dijadwalkan minggu ini, di tengah ekspektasi pasar akan pemangkasan suku bunga. GBPUSD sempat turun ke 1.3150 pekan lalu, namun berhasil pulih seiring pasar memperkirakan bahwa kondisi tenaga kerja AS yang memburuk akan memaksa The Fed memangkas suku bunga lebih cepat dari perkiraan. Revisi data Mei dan Juni yang dipangkas drastis, serta hanya 73.000 pekerjaan baru pada Juli, membuat para pelaku pasar mempertimbangkan risiko perlambatan ekonomi AS. GBP pun mendapat dorongan tambahan dari spekulasi bahwa Bank of England (BoE) akan segera mengikuti jejak pelonggaran moneter. Fokus pasar kini tertuju pada keputusan kebijakan BoE pada Kamis mendatang, di mana pasar memperkirakan pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis poin menjadi 4.00%. Ini bisa menjadi pemangkasan ketujuh sejak Juli 2024. Meskipun ekspektasi pemangkasan suku bunga biasanya melemahkan mata uang, pelemahan USD yang agresif dan pantulan teknikal dari area MA 200 harian telah menopang GBPUSD secara signifikan. Support terdekat ada di 1.3240 dan resistance terdekat di 1.3315.

NZDUSD - Dolar Selandia Baru menguat ke area 0.5906, naik 0.27% di sesi Asia. Kiwi mendapat angin segar dari ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed dan data ekonomi China yang sedikit membaik. Pasangan NZDUSD melanjutkan pemulihannya di atas 0.5900 pada hari Senin setelah mencatatkan lonjakan 1.2% pada sesi Jumat, didorong oleh pelemahan besar-besaran Dolar AS akibat data ketenagakerjaan yang mengecewakan. Selain angka NFP yang jauh di bawah ekspektasi, data Mei dan Juni juga direvisi turun secara tajam, mencerminkan pelemahan struktural di pasar tenaga kerja AS. Akibatnya, ekspektasi pasar terhadap pemangkasan suku bunga Fed pada September melonjak hingga lebih dari 80%, memberikan dorongan tambahan bagi Kiwi. Yield obligasi AS turun tajam, dan Dolar AS terpukul di seluruh pasar. Meskipun data ekonomi China menunjukkan perbaikan dengan PMI Jasa Caixin naik ke 52.6 dari 50.6 respon terhadap Kiwi tetap terbatas karena pasar tetap waspada terhadap tenggat waktu 12 Agustus dalam negosiasi perdagangan AS–China. China adalah mitra dagang utama Selandia Baru, sehingga setiap eskalasi konflik dapat menekan NZD secara signifikan. Selain itu, kurangnya katalis domestik dari Selandia Baru membuat pergerakan NZDUSD sangat bergantung pada arah Dolar AS dan sentimen risiko global.  Support terdekat berada di area 0.5870, sedangkan resistance terdekat berada di zona 0.5940.

USDJPY - Pasangan mata uang Yen Jepang turun ke zona 147.08, melemah 0.32% seiring pasar kembali melirik Yen sebagai aset safe haven di tengah ketidakpastian global. USDJPY terkoreksi tajam setelah mencatat pelemahan lebih lanjut sejak Jumat lalu. Yen menguat tajam sebagai reaksi atas publikasi risalah pertemuan Bank of Japan (BoJ) bulan Juni, yang memperkuat ekspektasi bahwa bank sentral Jepang akan menaikkan suku bunga sebelum akhir tahun. Data PMI Jasa Jepang untuk bulan Juli juga direvisi naik menjadi 53.6, mencerminkan ekspansi yang lebih kuat dalam sektor jasa. Sinyal ini memberikan dorongan tambahan terhadap Yen meskipun pasar saham Asia menunjukkan penguatan yang menekan permintaan aset safe haven. Risalah BoJ juga menunjukkan bahwa sebagian besar anggota memilih untuk mempertahankan suku bunga sambil memantau perkembangan global terutama ketidakpastian seputar tarif AS. Namun, penguatan Yen juga dibatasi oleh ketidakpastian politik dalam negeri Jepang setelah partai berkuasa kehilangan dukungan dalam pemilu sela. Selain itu, Gubernur BoJ Kazuo Ueda kembali menekankan pendekatan hati-hati terhadap inflasi dan suku bunga. Sementara itu, Dolar AS mendapat tekanan besar akibat rilis data ketenagakerjaan AS yang lemah dan meningkatnya tekanan politik terhadap The Fed, termasuk pemecatan Kepala BLS dan pengunduran diri anggota dewan The Fed. Semua faktor ini memperbesar kemungkinan pemangkasan suku bunga The Fed di bulan September, menjaga imbal hasil obligasi AS tetap rendah dan memperlemah USD secara keseluruhan, membuat USDJPY berisiko turun lebih jauh dalam waktu dekat. Support terdekat berada di area 146.50 dan resistance terdekat di zona 147.60.

USDCAD - Dolar AS melemah terhadap Loonie dan kini diperdagangkan di zona 1.3777, turun 0.10%. Pemulihan harga minyak serta ketegangan dagang AS-Kanada menjadi pendorong penguatan CAD, sementara Dolar AS tertekan oleh ekspektasi pemangkasan suku bunga. Mata uang ini melemah seiring tekanan jual terhadap Dolar AS semakin dalam setelah laporan ketenagakerjaan AS menunjukkan pelemahan yang tajam. Nonfarm Payrolls (NFP) AS hanya naik 73 ribu pada bulan Juli, jauh di bawah ekspektasi 110 ribu, sementara revisi dua bulan sebelumnya memangkas total 258 ribu lapangan kerja. Data ini memicu lonjakan ekspektasi pemangkasan suku bunga oleh The Fed, dengan peluang rate cut di bulan September kini mencapai lebih dari 80%. Selain itu, mundurnya Gubernur The Fed, Adriana Kugler, memberi Presiden Trump peluang untuk mengganti posisi tersebut dengan figur dovish, yang semakin menambah tekanan bagi Greenback. Di sisi lain, meskipun CAD diuntungkan dari pelemahan Dolar AS, potensi penguatan Loonie tetap dibatasi oleh anjloknya harga minyak. Keputusan OPEC+ untuk meningkatkan produksi sebesar 547 ribu barel per hari mulai September menekan harga minyak mentah, yang menjadi faktor penting bagi nilai tukar CAD sebagai mata uang komoditas. Meski Bank of Canada mempertahankan suku bunga di 2.75%, rilis data GDP Kanada yang negatif dan ketidakpastian dagang dengan AS tetap membayangi. Pasar kini mengalihkan perhatian ke data IVEY PMI dan data ketenagakerjaan Kanada akhir pekan ini untuk sinyal arah selanjutnya. Support terdekat berada di zona 1.3740 dan resistance terdekat di zona 1.3810.

USDCHF - Pasangan USDCHF turun ke zona 0.8077, mencatatkan penurunan 0.17%. Mata uang ini memperpanjang penurunan pasca rilis data pekerjaan AS yang mengecewakan. Dolar AS kehilangan momentumnya setelah laporan NFP menunjukkan bahwa hanya 73 ribu lapangan kerja tercipta di bulan Juli, jauh dari ekspektasi, ditambah dengan revisi negatif pada bulan sebelumnya. Selain itu, komentar dovish dari pejabat The Fed serta meningkatnya peluang pemangkasan suku bunga sebesar 25 bps di bulan September yang saat ini diperkirakan 88% oleh CME FedWatch Tool menekan USD lebih lanjut. Faktor ini turut mendorong penguatan CHF meski Franc sebelumnya sempat tertekan akibat kebijakan tarif terbaru dari AS. Di sisi Swiss, data inflasi Juli menunjukkan CPI naik 0.2% YoY, di atas ekspektasi 0.1%, sementara inflasi bulanan tetap datar (0.0%) dibandingkan prediksi penurunan. Namun, tekanan tetap ada karena data PMI Manufaktur Swiss terus menunjukkan kontraksi selama lima bulan berturut-turut, memperlihatkan dampak nyata dari pelemahan ekonomi global dan ketidakpastian dagang. Tarif 39% yang dikenakan oleh AS terhadap produk Swiss semakin memperburuk prospek ekspor dan menekan outlook pertumbuhan Swiss. Meskipun SNB mungkin belum akan menurunkan suku bunga dalam waktu dekat, bank sentral tetap bersikap akomodatif mengingat inflasi masih jauh dari target dan sektor industri melemah. Support terdekat kini di area 0.8040 dan resistance terdekat di zona 0.8110.


DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Pair

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

1:00am

USD

Loan Officer Survey

-

-

-

6:50am

JPY

Monetary Policy Meeting Minutes

-

-

-

8:00am

NZD

ANZ Commodity Prices m/m

-1.8%

-

-2.4%

8:30am

AUD

ANZ Job Advertisements m/m

-1.0%

-

1.6%

8:45am

CNY

Caixin Services PMI

52.6

50.4

50.6

10:35am

JPY

10-y Bond Auction

-

-

1.44|3.5

1:45pm

EUR

French Gov Budget Balance

-

-

-94.0B

1:45pm

EUR

French Industrial Production m/m

-

0.8%

-0.5%

2:15pm

EUR

Spanish Services PMI

-

52.6

51.9

2:45pm

EUR

Italian Services PMI

-

52.5

52.1

2:50pm

EUR

French Final Services PMI

-

49.7

49.7

2:55pm

EUR

German Final Services PMI

-

50.1

50.1

3:00pm

EUR

Final Services PMI

-

51.2

51.2

3:30pm

GBP

Final Services PMI

-

51.2

51.2

4:00pm

EUR

PPI m/m

-

0.9%

-0.6%

Tentative

GBP

10-y Bond Auction

-

-

4.64|2.9

7:30pm

CAD

Trade Balance

-

-5.8B

-5.9B

7:30pm

USD

Trade Balance

-

-62.6B

-71.5B

8:45pm

USD

Final Services PMI

-

55.2

55.2

9:00pm

USD

ISM Services PMI

-

51.5

50.8

Tentative

USD

RCM/TIPP Economic Optimism

-

49.2

48.6

Tentative

NZD

GDT Price Index

-

-

1.1%

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Forex Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788