Home
>
News
>
Publication
>
AUDUSD Menguat Didukung Sikap Hawkish RBA dan Optimisme Ekonomi Tiongkok
AUDUSD Menguat Didukung Sikap Hawkish RBA dan Optimisme Ekonomi Tiongkok
Wednesday, 17 June 2026

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.1609

0.03%

GBPUSD

1.3430

-0.01%

AUDUSD

0.7068

-0.01%

NZDUSD

0.5829

0.00%

USDJPY

160.42

-0.05%

USDCHF

0.7930

-0.05%

USDCAD

1.3995

0.01%

GOLDUD

4331.69

0.25%

USD/IDR

17,715

0.00%

Fokus:

  1. RBA pertahankan suku bunga 4,35% namun tetap membuka peluang pengetatan lanjutan untuk mengendalikan inflasi.
  2. Komitmen Tiongkok menjaga stabilitas sektor keuangan dan mendorong pertumbuhan ekonomi menopang prospek Dolar Australia.

AUDUSD
Rabu, 17 Juni 2025
- Pasangan mata uang bergerak menguat tipis di kisaran 0,7070 jika dibandingkan dengan kemarin. Penguatan Dolar Australia terjadi setelah Reserve Bank of Australia (RBA) mempertahankan suku bunga acuannya pada pertemuan bulan Juni, namun tetap memberikan sinyal kebijakan yang cenderung ketat sehingga mendukung prospek mata uang Australia.

Sesuai ekspektasi pasar, RBA mempertahankan Official Cash Rate (OCR) di level 4,35%. Keputusan tersebut menandai jeda sementara setelah bank sentral Australia sebelumnya menaikkan suku bunga sebanyak tiga kali berturut-turut masing-masing sebesar 25 basis poin sepanjang tahun ini. Meskipun tidak ada perubahan suku bunga pada pertemuan kali ini, RBA menegaskan bahwa risiko inflasi masih menjadi perhatian utama.

Para pembuat kebijakan menilai bahwa langkah pengetatan tambahan masih dapat dipertimbangkan apabila tekanan harga tidak mereda sesuai target. Bank sentral juga menekankan pentingnya memastikan lonjakan inflasi tidak menjadi permanen, terutama setelah dampak kenaikan harga energi dan minyak mulai berkurang. Pernyataan tersebut memperkuat pandangan pasar bahwa RBA belum sepenuhnya menutup peluang kenaikan suku bunga lebih lanjut.

Di sisi eksternal, sentimen positif juga datang dari Tiongkok yang berkomitmen memperkuat stabilitas sektor keuangan dan mendorong pertumbuhan ekonomi jangka panjang. Otoritas setempat menyatakan akan meningkatkan pengawasan terhadap risiko sistemik, menangani masalah utang sektor properti dan pemerintah daerah, memperbaiki kualitas lembaga keuangan yang lebih kecil, serta mengarahkan pembiayaan ke sektor-sektor strategis dan industri masa depan. Langkah tersebut dinilai dapat mendukung prospek ekonomi Tiongkok, yang pada akhirnya berpotensi memberikan dorongan tambahan bagi Dolar Australia mengingat eratnya hubungan perdagangan kedua negara. Support AUDUSD berada di area 0.7035, resistance di area 0.7105.

EURUSD - Pasangan mata uang ini diperdagangkan stabil di sekitar level 1,1610 pada hari Rabu, seiring pelaku pasar memilih menunggu hasil rapat kebijakan moneter Federal Reserve yang akan diumumkan dalam waktu dekat. Selain keputusan suku bunga, perhatian investor juga tertuju pada rilis data Penjualan Ritel Amerika Serikat periode Mei yang dapat memberikan gambaran mengenai kekuatan konsumsi domestik dan arah ekonomi AS.

Mayoritas pelaku pasar memperkirakan The Fed akan mempertahankan suku bunga pada pertemuan kali ini. Namun, nada pernyataan para pejabat bank sentral serta konferensi pers pasca-pertemuan akan menjadi faktor penting bagi pergerakan dolar AS. Sikap yang lebih tegas terhadap inflasi berpotensi memperkuat dolar dan menekan EURUSD. Di sisi lain, perkembangan geopolitik yang mengarah pada meredanya ketegangan di Timur Tengah, termasuk kemungkinan tercapainya kesepakatan terkait Iran dan pembukaan kembali Selat Hormuz, dapat meningkatkan minat terhadap aset berisiko dan memberikan dukungan bagi mata uang euro. Support EURUSD berada di area 1.1580, sementara resistance di area 1.1640.

GBPUSD - Pasangan mata uang ini bergerak di area 1,3429 pada perdagangan hari Rabu. Kondisi ini didorong oleh meningkatnya optimisme pasar terhadap peluang tercapainya perdamaian di Timur Tengah setelah muncul perkembangan positif dalam pembicaraan antara Amerika Serikat dan Iran. Sentimen tersebut mendorong minat investor terhadap aset berisiko, termasuk Poundsterling, meskipun pelaku pasar tetap cenderung berhati-hati menjelang rilis data inflasi Inggris dan hasil rapat kebijakan Federal Reserve.

Dari sisi kebijakan moneter, The Fed diperkirakan akan mempertahankan suku bunga pada pertemuan bulan Juni, sementara perhatian investor akan tertuju pada pernyataan dan konferensi pers setelah keputusan diumumkan. Di Inggris, Bank of England juga diproyeksikan belum melakukan perubahan suku bunga sambil mengevaluasi dampak perkembangan harga energi terhadap inflasi. Ekspektasi pasar terhadap kenaikan suku bunga BoE turut mereda seiring turunnya harga minyak dan meningkatnya harapan tercapainya kesepakatan damai di kawasan Timur Tengah, sehingga fokus pasar saat ini lebih tertuju pada prospek inflasi dan arah kebijakan bank sentral ke depan. Support GBPUSD berada di area 1.3390, sementara resistance di area 1.3460.

NZDUSD - Pasangan mata uang ini bergerak menguat ke sekitar 0,5829 pada perdagangan hari Rabu dan mencatat kenaikan untuk hari kedua berturut-turut. Meski demikian, penguatan tersebut masih berlangsung secara terbatas karena pelaku pasar memilih bersikap hati-hati menjelang pengumuman hasil rapat Federal Reserve. Mayoritas investor memperkirakan bank sentral AS akan mempertahankan suku bunga pada level saat ini, sementara perhatian utama tertuju pada proyeksi ekonomi terbaru dan pernyataan Ketua The Fed, Kevin Warsh, yang dapat memberikan petunjuk mengenai arah kebijakan moneter ke depan.

Di sisi lain, Dolar Selandia Baru mendapat dukungan dari kombinasi faktor domestik dan eksternal. Meredanya permintaan terhadap Dolar AS sebagai aset safe haven akibat meningkatnya harapan tercapainya kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran turut menopang NZD. Selain itu, data neraca transaksi berjalan Selandia Baru menunjukkan perbaikan signifikan pada kuartal pertama, sementara Reserve Bank of New Zealand (RBNZ) mempertahankan pandangan yang relatif hawkish. Proyeksi bank sentral yang masih membuka peluang kenaikan suku bunga dalam beberapa bulan mendatang memperkuat sentimen positif terhadap NZD dan berpotensi menjaga tren penguatan pasangan ini dalam jangka pendek. Support berada di area 0.5795, sementara resistance di area 0.5860.

USDJPY - Pasangan mata uang ini terkoreksi di area 160.34 pada perdagangan hari Rabu, meskipun masih bertahan tidak jauh dari level tertinggi yang dicapai sejak akhir April. Pergerakan pasar cenderung terbatas karena investor memilih menunggu hasil rapat Federal Open Market Committee (FOMC) yang akan diumumkan dalam waktu dekat. Mayoritas pelaku pasar memperkirakan Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga pada level saat ini, sementara perhatian utama akan tertuju pada proyeksi ekonomi terbaru dan pernyataan Ketua The Fed, Kevin Warsh, untuk mencari petunjuk mengenai arah kebijakan moneter selanjutnya.

Di sisi lain, meredanya ketegangan geopolitik setelah muncul harapan tercapainya kesepakatan sementara antara Amerika Serikat dan Iran mengurangi daya tarik Dolar AS sebagai aset safe haven. Spekulasi mengenai kemungkinan intervensi pemerintah Jepang untuk mendukung yen juga turut menahan kenaikan USDJPY. Namun, penguatan yen masih terbatas meskipun Bank of Japan telah menaikkan suku bunga ke level tertinggi dalam beberapa dekade. Selisih suku bunga yang masih lebar antara Jepang dan Amerika Serikat tetap mendorong aktivitas carry trade, sehingga secara keseluruhan tren dasar pasangan ini masih cenderung positif dan setiap koreksi berpotensi dimanfaatkan pasar sebagai peluang akumulasi beli. Support USDJPY berada di area 159.90, sementara resistance di area 160.80.

USDCHF - Pasangan mata uang ini bergerak melemah ke sekitar 0,7926 pada perdagangan sesi Asia hari Rabu. Tekanan terhadap pasangan mata uang ini muncul seiring melemahnya Dolar AS menjelang pengumuman hasil rapat kebijakan Federal Reserve. Pelaku pasar cenderung mengurangi posisi pada dolar sambil menunggu keputusan suku bunga, proyeksi ekonomi terbaru, serta pernyataan dari Ketua The Fed yang dapat memberikan petunjuk mengenai arah kebijakan moneter AS dalam beberapa bulan ke depan.

Selain itu, sentimen pasar global yang membaik turut membatasi pergerakan dolar. Meningkatnya optimisme terkait peluang tercapainya kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran telah mengurangi permintaan terhadap aset safe haven. Harapan meredanya ketegangan geopolitik di Timur Tengah mendorong investor beralih ke aset berisiko, sehingga memberikan tekanan tambahan pada Dolar AS dan mendorong USDCHF bergerak lebih rendah pada perdagangan hari ini. Support USDCHF berada di area 0.7900, sementara resistance di area 0.7960

USDCAD - Pasangan mata uang ini bergerak menguat ke area 1,3997 pada perdagangan hari Rabu. Pergerakan ini terjadi ketika pelaku pasar mulai memposisikan diri menjelang hasil rapat kebijakan Federal Reserve yang akan diumumkan dalam waktu dekat. Meskipun sentimen pasar global membaik seiring meningkatnya harapan tercapainya kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran, investor masih cenderung berhati-hati menantikan petunjuk baru mengenai arah kebijakan moneter AS.

Perkembangan diplomatik antara Washington dan Teheran terus menjadi perhatian utama pasar. Sejumlah pejabat dari kedua negara memberikan sinyal positif terkait kemajuan negosiasi yang bertujuan mengakhiri konflik secara permanen. Harapan bahwa kesepakatan awal dapat segera diumumkan telah mengurangi permintaan terhadap aset safe haven, termasuk Dolar AS. Namun, perhatian investor kini lebih banyak tertuju pada keputusan suku bunga The Fed yang diperkirakan tetap dipertahankan, serta pernyataan Ketua The Fed, Kevin Warsh, yang dapat memberikan gambaran mengenai prospek kebijakan suku bunga dalam beberapa bulan mendatang.

Di sisi lain, Dolar Kanada menghadapi tekanan akibat pelemahan harga minyak mentah. Sebagai negara yang sangat bergantung pada ekspor energi, penurunan harga minyak cenderung berdampak negatif terhadap CAD. Harga minyak terkoreksi karena pasar memperkirakan kesepakatan AS-Iran akan membuka peluang peningkatan pasokan global melalui kembalinya ekspor minyak Iran dan normalisasi jalur pengiriman energi di Selat Hormuz. Kondisi ini membatasi penguatan CAD dan membantu menopang pergerakan USDCAD di level yang lebih tinggi. Support USDCAD berada di area 1.3960, sementara resistance di area 1.4035.



DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Pair

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

12:00am

US

20 Year Bond Auction

4.927%

 

5.122%

08:30am

AUD

RBA Jones Speech

 

 

 

01:00pm

GBP

Inflation Rate YoY

 

3.1%

2.8%

04:00pm

EUR

Inflation Rate YoY Final 

 

3.2%

3%

05:50pm

EUR

ECB President Legarde Speech

 

 

 

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Forex Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Midpoint Place, 22nd Floor, K.H. Fachrudin Street No. 26, Tanah Abang, Jakarta Pusat
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788