Home
>
News
>
Publication
>
AS Ancam Pembeli Minyak Iran, Harga Emas Hitam Kembali Menguat
AS Ancam Pembeli Minyak Iran, Harga Emas Hitam Kembali Menguat
Thursday, 16 April 2026

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.1800

0.03%

GBPUSD

1.3564

0.03%

AUDUSD

0.7164

0.08%

NZDUSD

0.5909

-0.03%

USDJPY

159.04

-0.18%

USDCHF

0.7825

-0.17%

USDCAD

1.3737

-0.06%

GOLDUD

4,798.46

0.56%

COFU

91.47

0.24%

USD/IDR

17,116

0.07%

Fokus Crude Oil:

  • AS ancam kenakan sanksi sekunder terhadap pembeli minyak Iran, termasuk bank-bank yang menangani dana Teheran.
  • Iran tawarkan usulan yang memungkinkan kapal keluar melalui sisi Oman tanpa risiko serangan, jika AS siap memenuhi tuntutan Teheran.

************************************************************

Kamis, 16 April 2026 - Harga minyak pagi ini terpantau bergerak terkoreksi menguat tipis didukung oleh ancaman sanksi AS terhadap pembeli minyak Iran, meningkatnya serangan Israel terhadap Lebanon, dan laporan stok EIA. Meski demikian, isyarat Iran untuk membuka jalur aman pelayaran membatasi kenaikan harga lebih lanjut.

AS pada hari Rabu mengancam akan memberikan sanksi sekunder kepada pembeli minyak Iran dan mengatakan bahwa mereka yakin China akan menghentikan pembelian tersebut karena Washington memberlakukan blokade maritim terhadap Iran. Selain itu, Menteri Keuangan Scott Bessent mengatakan bank-bank yang menangani dana Iran juga berisiko dikenakan sanksi.

Dukungan lainnya datang dari Perdana Menteri Benjamin Netanyahu yang pada hari Rabu mengatakan telah menginstruksikan pasukan militer untuk menyerang Hizbullah dan hampir berhasil menaklukkan apa yang ia sebut sebagai benteng milisi di Bint Jbeil. Aksi serangan yang terjadi di tengah berlangsungnya negosiasi gencatan senjata, memicu kekhawatiran akan kembali meningkatkan konflik antara Israel dengan Lebanon.

Dari sisi pasokan, dalam laporan yang dirilis Rabu malam oleh EIA menunjukkan stok minyak mentah AS turun sebesar 913.000 barel pada pekan yang berakhir 10 April, di luar ekspektasi awal yang memperkirakan stok akan naik sebesar 200.000 barel. Untuk stok bensin dilaporkan turun sebesar 6,3 juta barel, melebihi prediksi awal yang memperkirakan stok akan turun sebesar 2,1 juta barel. Laporan EIA itu mengindikasikan permintaan yang kuat di pasar energi AS.

Sementara itu, Iran kemungkinan akan bersedia untuk mengizinkan kapal berlayar bebas melalui sisi Oman di Selat Hormuz tanpa risiko serangan, apabila Washington siap untuk memenuhi tuntutan Teheran, ungkap sumber yang diberi informasi oleh Teheran. Meski demikian, masih belum jelas apakah proposal tersebut berlaku untuk semua kapal, terutama yang terkait dengan Israel.

Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $94 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $89 per barel.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Data

Aktual

Ekspektasi

Sebelumnya

19:30

USA - Initial Jobless Claims

 

215K

219K

19:30

USA -Philadelphia Fed Manufacturing Index

 

10

18.1

20:15

USA - Industrial Production MoM

 

0.1%

0.2%

20:15

USA - Manufacturing Production MoM

 

0.1%

0.2%

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Crude Oil Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788