| Pembukaan | % Perubahan |
EURUSD | 1.0306 | -0.09% |
GBPUSD | 1.2369 | -0.13% |
AUDUSD | 0.6282 | -0.30% |
NZDUSD | 0.5643 | -0.28% |
USDJPY | 151.68 | 0.24% |
USDCHF | 0.9095 | 0.21% |
USDCAD | 1.4309 | 0.21% |
GOLDUD | 2912.0 | 0.72% |
USD/IDR | 16339 | 0.04% |
Fokus EURUSD:
Selasa, 11 Februari 2025 - Pasangan mata uang Euro turun ke zona 1.0299. Kinerja pasangan mata uang Euro terus melemah di tengah penguatan Dolar AS, didorong oleh meningkatnya ketidakpastian perdagangan global akibat kebijakan proteksionis Presiden AS Donald Trump. Trump kembali mengancam akan menerapkan tarif 25% terhadap impor baja dan aluminium dari berbagai negara, termasuk Uni Eropa. Keputusan ini semakin memperburuk sentimen pasar, mendorong investor untuk beralih ke aset safe haven seperti Dolar AS. Selain itu, indeks Dolar AS (DXY) tetap kuat di atas 108.30, didukung oleh ekspektasi bahwa Federal Reserve (Fed) akan mempertahankan suku bunga lebih lama dalam menghadapi tekanan inflasi dan ketidakpastian ekonomi global.
Di sisi lain, Euro (EUR) menghadapi tekanan tambahan akibat spekulasi pemangkasan suku bunga lebih lanjut oleh Bank Sentral Eropa (ECB). Dengan inflasi yang terus berada di bawah target 2% dan perlambatan ekonomi yang semakin nyata, beberapa analis memperkirakan bahwa ECB akan memangkas suku bunga hingga ke bawah level netral. Selain itu, ancaman tarif balasan dari AS terhadap Uni Eropa, khususnya di sektor otomotif, menambah ketidakpastian bagi ekonomi kawasan. Pernyataan terbaru dari Presiden ECB Christine Lagarde dan data sentimen investor Eurozone yang sedikit membaik tidak cukup untuk mengangkat EURUSD secara signifikan, mengingat tekanan eksternal yang masih kuat. Data terbaru menunjukkan bahwa Sentix Investor Confidence di Zona Euro meningkat menjadi -12.7 pada Februari dari -17.7 di Januari, memberikan sedikit harapan perbaikan ekonomi meskipun masih berada di wilayah negatif.
Faktor lain yang turut membebani EURUSD adalah rilis data tenaga kerja AS yang lebih baik dari perkiraan, yang semakin memperkuat ekspektasi bahwa Fed akan mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama. Data Nonfarm Payrolls (NFP) menunjukkan penambahan 143 ribu pekerjaan pada Januari, sementara tingkat pengangguran turun menjadi 4%. Selain itu, pelaku pasar akan mencermati data inflasi AS (CPI) yang akan dirilis pada Rabu serta testimoni Ketua Fed Jerome Powell di hadapan Kongres AS, yang dapat memberikan petunjuk lebih lanjut mengenai arah kebijakan moneter AS. Jika data inflasi AS lebih tinggi dari ekspektasi, Dolar AS bisa semakin menguat dan menekan EURUSD ke level yang lebih rendah.
Harga pada pasangan mata uang EURUSD melemah. Support terdekatnya di zona 1.0278 dan resistance terdekatnya di zona 1.0355. Support lanjutan di zona 1.0240 dan dilanjutkan ke zona 1.0200. Resistance lanjutan di zona 1.0390 dan dilanjutkan resistance selanjutnya di zona 1.0430.
GBPUSD – Pasangan mata uang Pound turun ke area 1.2356. Kinerja mata uang Poundsterling mengalami penurunan setelah pernyataan anggota Komite Kebijakan Moneter Bank of England (BoE), Catherine Mann. Ia menyatakan bahwa inflasi di Inggris mulai mereda karena daya tawar perusahaan dalam menetapkan harga semakin lemah, seiring dengan penurunan daya beli masyarakat akibat meningkatnya PHK dan perlambatan konsumsi. Pernyataan ini menambah tekanan terhadap Poundsterling di tengah kekhawatiran pasar terhadap kebijakan moneter BoE ke depan. Sementara itu, investor juga mengantisipasi pidato Gubernur BoE Andrew Bailey pada Selasa untuk mendapatkan petunjuk lebih lanjut mengenai arah kebijakan suku bunga Inggris. Di sisi lain, penguatan Dolar AS semakin menekan GBPUSD setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan tarif 25% untuk impor baja dan aluminium, yang meningkatkan ketegangan perdagangan global. Sentimen pasar saat ini cenderung berhati-hati menjelang testimoni Ketua Federal Reserve (Fed) Jerome Powell di Kongres AS, di mana pasar mencari sinyal lebih lanjut mengenai arah kebijakan moneter AS. Support terdekatnya di area 1.2333 dan resistance terdekatnya di zona 1.2993.
AUDUSD - Pasangan mata uang Aussie turun ke zona 0.6273. Pelemahan kinerja mata uang Aussie ditekankan oleh penguatan Dolar AS akibat meningkatnya ketidakpastian perdagangan global. Keputusan Presiden AS Donald Trump untuk memperluas tarif 25% pada impor baja dan aluminium, termasuk dari Australia, semakin menekan mata uang Negeri Kanguru. Meskipun data Westpac Consumer Confidence naik tipis menjadi 92.2 pada Februari, sentimen konsumen masih lemah akibat kekhawatiran terhadap kondisi keuangan rumah tangga dan biaya hidup yang meningkat. Selain itu, ekspektasi pemangkasan suku bunga oleh Reserve Bank of Australia (RBA) semakin kuat, dengan pasar memperkirakan peluang 95% bahwa suku bunga akan dipangkas dari 4.35% menjadi 4.10% pada pertemuan berikutnya. Di sisi lain, penguatan Dolar AS didukung oleh ekspektasi bahwa Federal Reserve (Fed) akan mempertahankan suku bunga lebih lama, setelah data Nonfarm Payrolls AS menunjukkan perlambatan pertumbuhan pekerjaan tetapi tingkat pengangguran turun ke 4%. Support terdekatnya di zona 0.6232 dan resistance terdekatnya di zona 0.6995.
NZDUSD - Pasangan mata uang Kiwi turun ke area 0.5633. Mata uang ini turun ke akibat meningkatnya ketidakpastian perdagangan global. Pernyataan Presiden AS Donald Trump mengenai tarif 25% pada semua impor baja dan aluminium, termasuk dari mitra dagang utama seperti Kanada, Meksiko, dan China, semakin menekan Dolar Selandia Baru (NZD). Mengingat ketergantungan ekonomi Selandia Baru terhadap China, ketegangan perdagangan AS-China turut memperburuk sentimen terhadap Kiwi. Selain itu, pasar akan mencermati testimoni Ketua Federal Reserve (Fed) Jerome Powell di hadapan Kongres AS pada Selasa untuk mendapatkan petunjuk lebih lanjut mengenai kebijakan moneter AS ke depan. Di sisi lain, ekspektasi pemangkasan suku bunga oleh Reserve Bank of New Zealand (RBNZ) juga menambah tekanan bagi NZD. Dengan probabilitas 92%, pasar memperkirakan pemangkasan sebesar 50 basis poin pada pertemuan 19 Februari mendatang. Support terdekatnya di area 0.5618 dan resistance terdekatnya di zona 0.5665.
USDJPY – Pasangan mata uang Yen naik ke zona 151.90. Kenaikan ini dipicu oleh meningkatnya ketegangan perdagangan global setelah Presiden Donald Trump mengumumkan tarif 25% terhadap semua impor baja dan aluminium, serta tarif tambahan yang berpotensi memperburuk konflik dagang. Di sisi lain, pelemahan Yen Jepang (JPY) terjadi setelah rilis data Neraca Transaksi Berjalan Jepang, yang turun drastis ke 1.077,3 miliar Yen, jauh lebih rendah dibandingkan angka bulan November yang mencapai 3.352,5 miliar Yen. Meskipun demikian, Yen masih mencatat kinerja lebih baik dibandingkan mata uang utama lainnya pekan lalu, didorong oleh meningkatnya spekulasi bahwa Bank of Japan (BoJ) akan kembali menaikkan suku bunga. Selain itu, perhatian investor kini tertuju pada kesaksian Ketua The Fed, Jerome Powell, di depan Kongres AS pada Selasa dan Rabu, yang akan menjadi faktor penentu arah kebijakan moneter AS ke depan. Support terdekatnya di area 151.16 dan resistance terdekatnya di zona 152.80.
USDCAD – Mata uang Loonie naik ke zona 1.4335. Dolar AS (USD) mengalami penguatan di tengah meningkatnya ketidakpastian ekonomi dan kekhawatiran terkait kebijakan tarif perdagangan. Presiden Donald Trump menyatakan pada Minggu bahwa ia berencana menerapkan tarif 25% terhadap semua impor baja dan aluminium ke AS, di samping bea logam yang sudah berlaku. Selain itu, ia mengisyaratkan akan mengumumkan tarif timbal balik terhadap beberapa negara pada Senin atau Selasa, meskipun belum merinci negara mana saja yang akan terdampak. Kekhawatiran terhadap dampak tarif baru ini menekan Dolar Kanada (CAD), mengingat Kanada merupakan eksportir utama baja dan aluminium ke AS. Hal ini meningkatkan tekanan jual terhadap Loonie, yang secara historis berkorelasi dengan pergerakan harga komoditas. Di sisi kebijakan moneter, pasar kini memperkirakan bahwa Federal Reserve (The Fed) hanya akan memangkas suku bunga satu kali tahun ini, berkurang dari ekspektasi sebelumnya yang memproyeksikan dua kali pemangkasan, dimulai pada Juni. Perubahan ini terjadi setelah laporan menunjukkan pasar tenaga kerja AS tetap solid dan survei yang diawasi ketat mengindikasikan peningkatan ekspektasi inflasi konsumen. Ketua The Fed, Jerome Powell, dijadwalkan memberikan kesaksian di depan Komite Perbankan Senat pada Selasa, serta di hadapan panel Jasa Keuangan DPR pada hari berikutnya. Sikap hati-hati The Fed dalam menentukan arah kebijakan moneter kemungkinan akan mendukung penguatan USD terhadap CAD dalam waktu dekat. Support terdekatnya di zona 1.4278 dan resistance terdekatnya di zona 1.4377.
USDCHF- Pasangan mata uang Swiss naik ke zona 0.9112 di tengah ekspektasi bahwa The Fed akan mempertahankan suku bunga sepanjang tahun ini, merespon rilis data ketenagakerjaan AS untuk Januari. Selain itu, kebijakan tarif oleh Trump yang bersifat inflasioner, dapat semakin menekan The Fed untuk mempertahankan suku bunga tinggi dalam jangka pendek. Di sisi lain, Franc Swiss (CHF) dinilai berpotensi menguat dalam beberapa bulan ke depan. Analis menyatakan bahwa Swiss National Bank (SNB) kemungkinan besar tidak akan kembali menerapkan suku bunga negatif. SNB diperkirakan akan mengakhiri siklus pemangkasan suku bunga dengan tingkat kebijakan 0,0%, dibandingkan dengan 0,5% saat ini. Selain faktor kebijakan moneter, ketidakpastian ekonomi global serta meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah dapat mendorong permintaan terhadap aset safe-haven, yang berpotensi mendukung penguatan CHF. Support terdekatnya di area 0.9089 dan resistance terdekatnya di zona 0.9132.
Jam | Pair | Data | Actual | Ekspektasi | Sebelumnya |
Tentative | USD | President Trump Speaks | - | - | - |
6:30am | AUD | Westpac Consumer Sentiment | 0.1% | - | -0.7% |
All Day | JPY | Bank Holiday | - | - | - |
7:01am | GBP | BRC Retail Sales Monitor y/y | 2.5% | 1.1% | 3.1% |
7:30am | AUD | NAB Business Confidence | 4 | - | -2 |
3:45pm | GBP | MPC Member Mann Speaks | - | - | - |
Tentative | CNY | New Loans | - | 770B | 990B |
Tentative | CNY | M2 Money Supply y/y | - | 7.3% | 7.3% |
6:00pm | USD | NFIB Small Business Index | - | 104.6 | 105.1 |
7:15pm | GBP | BOE Gov Bailey Speaks | - | - | - |
8:30pm | CAD | Building Permits m/m | - | 1.6% | -5.9% |
8:50pm | USD | FOMC Member Hammack Speaks | - | - | - |