Historical Price
Get our historical price data to enrich your market analysis.

Analyze more accurately with our historical price data

ICDX market historical price data is an important indicator for your technical analysis and will help you give a more accurate market analysis.

Product
Tin Price
Daily price update for tin price based on the tin exchange at ICDX
Select Product
Date Day Product Settlement Ydsp Change Volume UOM
CPO Price
Daily price update for CPO and CPOTR based on the ICDX Market.
Select Product
Date Day Product Settlement Ydsp Change Volume UOM
REC Price
REC ( Renewable Energy Certificate ) daily price update based on the ICDX Market
Select Product
Date Day Product Last Price Change UOM
Periodic Report
Selasa, 22 Juli 2025 - Pasangan mata uang Aussie naik ke zona 0.6528. Dolar Australia (AUD) kembali melemah terhadap Dolar Amerika Serikat (USD) setelah notulen rapat kebijakan moneter Reserve Bank of Australia (RBA) bulan Juli mengisyaratkan kehati-hatian dalam pelonggaran suku bunga lebih lanjut. Meskipun mayoritas anggota dewan RBA sepakat bahwa penurunan suku bunga tambahan dibutuhkan seiring waktu, mereka juga menegaskan pentingnya konfirmasi perlambatan inflasi sebelum mengambil langkah tersebut. RBA secara eksplisit menyebut bahwa pemangkasan suku bunga sebanyak tiga kali dalam empat pertemuan bukanlah kebijakan yang “hati-hati dan bertahap.” Selain itu, data ketenagakerjaan terbaru yang menunjukkan lonjakan tingkat pengangguran ke 4,3% dan lemahnya pertumbuhan pekerjaan memperkuat ekspektasi pasar terhadap kemungkinan pemangkasan suku bunga sebesar 25 bps pada pertemuan Agustus mendatang. Namun, nada hati-hati dalam notulen memperkecil peluang adanya langkah yang lebih agresif, seperti pemotongan 50 bps sekaligus.
Selasa, 22 Juli 2025 - Harga minyak pagi ini terpantau bergerak bearish dibebani oleh sentimen dari lonjakan ekspor dan produksi Saudi. Selain itu, ketidakpastian arah negosiasi tarif jelang batas waktu yang ditetapkan AS juga turut menjadi katalis yang membatasi pergerakan harga minyak.
Selasa, 22 Juli 2025 – Harga emas naik ke level $3.399 per troy ons pada awal sesi perdagangan hari ini, didukung oleh pelemahan dolar AS dan penurunan imbal hasil obligasi pemerintah AS di tengah ketidakpastian perdagangan global. Dolar yang lebih lemah membuat emas lebih murah bagi investor luar negeri, sementara imbal hasil US Treasury 10-tahun turun ke level terendah dalam lebih dari sepekan di 4,37%, menurunkan opportunity cost memegang aset non-yield seperti emas.
Senin, 21 Juli 2025 - Pasangan mata uang Kiwi turun ke area 0.5967. Pasangan mata uang Dolar Kiwi kembali melemah di awal pekan perdagangan, imbas rilis data inflasi Selandia Baru untuk kuartal kedua yang mengecewakan, sehingga memperkuat ekspektasi bahwa Reserve Bank of New Zealand (RBNZ) tidak akan menaikkan suku bunga dalam waktu dekat. Data resmi menunjukkan Indeks Harga Konsumen (CPI) tumbuh sebesar 2,7% secara tahunan pada Q2 2025, sedikit di bawah ekspektasi pasar sebesar 2,8%, meskipun masih lebih tinggi dari 2,5% pada kuartal sebelumnya. Secara kuartalan, inflasi justru melambat ke 0,5%, menandai perlambatan dari 0,9% di Q1 dan di bawah perkiraan 0,6%. Angka ini menjadi sinyal bagi pasar bahwa tekanan harga mulai mereda, dan memperkuat keyakinan bahwa RBNZ akan mempertahankan suku bunga acuan di level 3,25% pada pertemuan Agustus mendatang. Dengan latar belakang ekonomi domestik yang lesu dan inflasi yang mulai terkontrol, ruang untuk pelonggaran moneter kembali terbuka. Pasar kini menanti data neraca perdagangan Selandia Baru yang akan dirilis Selasa sebagai konfirmasi lanjutan terhadap arah kebijakan bank sentral.
Senin, 21 Juli 2025 - Mengawali pembukaan pekan pagi ini, harga minyak terpantau bergerak terkoreksi menguat didukung oleh potensi mengetatnya pasokan minyak Rusia akibat sanksi terbaru UE. Meski demikian, sinyal bullish minyak dibatasi oleh sentimen dari tercapainya gencatan senjata Israel - Suriah, dan rencana AS untuk mengembangkan sektor energi Suriah.
Senin, 21 Juli 2025 – Harga emas turun ke level $3.348 per troy ons pada awal sesi perdagangan hari ini, di tengah rilis data ekonomi AS yang menunjukkan ketahanan ekonomi. Data pembangunan rumah yang dirilis Jumat lalu menjadi salah satu katalis utama yang mendorong ekspektasi bahwa The Fed belum akan memangkas suku bunga dalam waktu dekat.
Jumat, 18 Juli 2025 - Pasangan mata uang Yen turun ke zona 148.60. Pasangan mata uang USDJPY mengalami pelemahan moderat di akhir pekan, setelah sebelumnya sempat menguat mendekati level psikologis. Penurunan ini dipicu oleh kombinasi sentimen pasar yang lebih berhati-hati terhadap kebijakan The Fed dan dinamika domestik di Jepang menjelang pemilu majelis tinggi. Meskipun data Retail Sales AS yang rilis Kamis menunjukkan lonjakan 0,6% secara bulanan melampaui ekspektasi 0,1% dan rebound tajam dari kontraksi 0,9% di Mei komentar dovish dari sejumlah pejabat The Fed menekan ekspektasi pasar terhadap arah suku bunga. Gubernur Fed Christopher Waller, Mary Daly, dan Raphael Bostic menyampaikan bahwa ketidakpastian ekonomi dan tekanan inflasi akibat tarif menuntut kehati-hatian dalam kebijakan, bahkan memberi sinyal kemungkinan pemangkasan suku bunga secepatnya pada Juli. Kondisi ini memperlemah Dolar AS terhadap Yen setelah sebelumnya mencetak kenaikan 0,47% pada Kamis.
Jumat, 18 Juli 2025 - Pada penutupan pekan pagi ini, harga minyak terpantau bergerak terkoreksi melemah dibebani oleh sentimen dari potensi kembali memanasnya konflik dagang AS - China, dan isyarat dimulainya kembali ekspor minyak Kurdistan melalui pipa Turki.
Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788