Historical Price
Get our historical price data to enrich your market analysis.

Analyze more accurately with our historical price data

ICDX market historical price data is an important indicator for your technical analysis and will help you give a more accurate market analysis.

Product
Tin Price
Daily price update for tin price based on the tin exchange at ICDX
Select Product
Date Day Product Settlement Ydsp Change Volume UOM
CPO Price
Daily price update for CPO and CPOTR based on the ICDX Market.
Select Product
Date Day Product Settlement Ydsp Change Volume UOM
REC Price
REC ( Renewable Energy Certificate ) daily price update based on the ICDX Market
Select Product
Date Day Product Last Price Change UOM
Periodic Report
Monday, 19 July 2021
Publication
Senin, 19 Juli 2021 - Mengawali pekan pagi ini, harga minyak terpantau bergerak bearish setelah OPEC+ mengumumkan kesepakatan baru untuk meningkatkan produksi. Selain itu, potensi tambahan pasokan minyak dari Iran serta ancaman pembatasan dan penguncian baru di Asia turut membebani pergerakan harga minyak.
Jumat, 16 Juli 2021 - Harga minyak pada penutupan pekan pagi ini terpantau menguat tipis didukung oleh proyeksi positif OPEC mengenai pertumbuhan permintaan minyak global. Namun, potensi penguncian dan pembatasan baru di Asia akibat melonjaknya Covid-19 membatasi pergerakan harga lebih lanjut.
Jumat, 16 Juli 2021 - Harga emas bergerak stabil dan tertahan di atas zona $1800, dengan rilis data klaim pengangguran semalam sedikit memberikan tahanan kenaikan pada harga emas yang terjadi setelah pidato dari Powell pekan ini.
Jumat, 16 Juli 2021 - NZDUSD tetap bergerak di atas 0.7000 pagi ini sebagai reaksi terhadap rilis Indeks Harga Konsumen (CPI) Selandia Baru (NZ) yang sangat kuat untuk kuartal kedua 2021. IHK NZ untuk Q2 naik melewati perkiraan 2.8% YoY dan ekspektasi RBNZ 2.6% menjadi 3.3% sedangkan cetakan bulanan menembus di atas konsensus pasar 0.8% dengan cetakan 1.3%. Sebelumnya, IMP Business NZ juga dirilis menguat melewati ekspektasi di angka 60.7 untuk Juni. Angka-angka tersebut kembali diekspektasi pasar untuk membantu RBNZ mulai menaikkan suku bunga setelah mereka yakin atas pergerakan tapering, dimulai pada akhir Juli, yang pada gilirannya berdampak positif bagi NZDUSD. Setelah menyaksikan reaksi awal terhadap data penting Selandia Baru, pedagang kini juga masih memperhatikan petunjuk lain untuk menentukan posisi selanjutnya.
Kamis, 15 Juli 2021 - AUDUSD bergerak di sekitar level rendah intraday di bawah 0.75 pagi ini, mengikuti sinyal yang tidak jelas dari laporan ketenagakerjaan Australia untuk Juni. Selain itu, alasannya dapat ditelusuri ke sentimen pasar yang suram, serta langkah pemulihan Dolar AS. Perubahan Ketenagakerjaan utama Australia turun di bawah 30 ribu yang diharapkan dan 115.2 ribu sebelumnya, untuk dirilis di angka 29.1 ribu di bulan Juni. Sementara Tingkat Partisipasi tetap tidak berubah di 66.2% versus perkiraan 66,.%. Sebaliknya, Tingkat Pengangguran turun menjadi 4.9% selama bulan yang disebutkan, bertentangan dengan konsensus pasar 5.5% dan pembacaan sebelumnya 5.1%. Juga menguji pasangan, data datang dari China dengan Tingkat Produk Domestik Bruto (GDP) QoQ dirilis menurun hingga 7.9% dari yang diharapkan 8.0% setelah sebelumya dicetak di angka 18.3%.
Kamis, 15 Juli 2021 - Harga minyak pagi ini terpantau bergerak bearish dibebani oleh sentimen dari melemahnya permintaan bahan bakar di AS serta OPEC+ yang siap melanjutkan kembali rencana untuk meningkatkan produksinya setelah UEA mencapai kompromi dengan Saudi. Selain itu, penyebaran Covid-19 di Asia juga turut membebani pergerakan harga lebih lanjut.
Thursday, 15 July 2021
Publication
Kamis, 15 Juli 2021 - Harga emas berhasil menguat dan bergerak di zona $1820 pagi ini, dengan pergerakannya terpengaruh oleh pidato Powell semalam yang masih memastikan besaran stimulus moneternya.
Rabu, 14 Juli 2021 - NZDUSD meroket pagi ini hingga menyentuh zona 0.70100, kembali menghapus kerugian mingguan sebelumnya - setelah Reserve Bank of New Zealand (RBNZ) menggambarkan kondisi hawkish. Yang juga mendukung kutipan tersebut adalah optimisme PM Selandia Baru di tengah kondisi COVID yang relatif lebih baik daripada sejumlah negara Asia-Pasifik, bahkan Asia lainnya. RBNZ mempertahankan suku bunga acuan tidak berubah di sekitar 0.25% dalam pertemuan kebijakan moneter terbarunya, sesuai dengan ekspektasi pasar yang luas. Namun, yang menarik adalah komentar yang menyarankan pemberhentian pembelian aset tambahan di bawah program Pembelian Aset Skala Besar (LSAP) paling lambat 23 Juli 2021.
Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788