Home
>
News
>
Publication
>
Data Inflasi NZ Konfirmasi Sikap Hawkish RBNZ, NZDUSD Apresiasi
Data Inflasi NZ Konfirmasi Sikap Hawkish RBNZ, NZDUSD Apresiasi
Friday, 16 July 2021

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.18120

-0.04%

GBPUSD

1.38280

0.00%

AUDUSD

0.74270

-0.07%

NZDUSD

0.69820

0.21%

USDJPY

109.86000

0.15%

USDCHF

0.91750

0.13%

USDCAD

1.259

-0.10%

GOLDUD

1829.177

-0.16%

USD/IDR

14490

0.14%

Fokus NZDUSD:

  1. NZDUSD dibuka rebound pagi ini
  2. Reli Dolar AS ambil jeda

Jumat, 16 Juli 2021 - NZDUSD tetap bergerak di atas 0.7000 pagi ini sebagai reaksi terhadap rilis Indeks Harga Konsumen (CPI) Selandia Baru (NZ) yang sangat kuat untuk kuartal kedua 2021. IHK NZ untuk Q2 naik melewati perkiraan 2.8% YoY dan ekspektasi RBNZ 2.6% menjadi 3.3% sedangkan cetakan bulanan menembus di atas konsensus pasar 0.8% dengan cetakan 1.3%. Sebelumnya, IMP Business NZ juga dirilis menguat melewati ekspektasi di angka 60.7 untuk Juni. Angka-angka tersebut kembali diekspektasi pasar untuk membantu RBNZ mulai menaikkan suku bunga setelah mereka yakin atas pergerakan tapering, dimulai pada akhir Juli, yang pada gilirannya berdampak positif bagi NZDUSD. Setelah menyaksikan reaksi awal terhadap data penting Selandia Baru, pedagang kini juga masih memperhatikan petunjuk lain untuk menentukan posisi selanjutnya. 

Berlawanan dengan optimisme dalam negeri, sentimen perdagangan yang suram menguji bull NZDUSD, karena permintaan safe-haven menempatkan tawaran beli di USD. Di antara katalisnya adalah kesengsaraan COVID yang jadi perhatian utama bagi pasar global, meskipun tidak banyak perkembangan dari dalam negeri sendiri. Varian baru yang masih menyebar lebih cepat dan vaksinasi yang lebih lambat telah menimbulkan risiko penurunan yang serius terhadap pemulihan ekonomi dari gelombang pertama pandemi. Dan, tajuk ini telah menjadi serius di Asia-Pasifik karena Kepala Bank Dunia David Malpass sebelumnya mengatakan bahwa kawasan Asia Timur dan Pasifik, tidak termasuk China, diperkirakan akan tumbuh 4% tahun ini, dikoresi turun dari 4.4% yang diperkirakan pada bulan Maret.

Pada saat penulisan, NZDUSD masih apresiasi dengan fokus zona support penting terdekat di level 0.69900 dengan resistance terdekatnya berada di areal 0.70300 Sementara, resistance terjauhnya berada di sekitar areal 0.70600 dan support terjauhnya di 0.69700.

AUDUSD – AUDUSD tetap suram di sekitar rendah tahunan, meskipun baru-baru ini sempat uji zona 0.743 di awal sesi Jumat pagi di Asia. Pasangan kembali pada barometer risiko dengan tepat menggambarkan pasar yang kebingungan atas kondisi ekonomi sensitif AS, Australia dan Cina. Kemarin, dampak negatif COVID sekali lagi terbukti menyebabkan data Perubahan Ketenagakerjaan Australia yang suram, +29.1 ribu versus +30.0 ribu yang diharapkan dan +115.2 ribu sebelumnya. Selain itu, PDB Q2 China juga menurun YoY bahkan ketika angka QoQ, meski dengan Penjualan Ritel bulanan dan Produksi Industri untuk melawan penurunan. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 0.74200 dan resistance di 0.74500.

EURUSD – EURUSD sempat coba menghindari level 1.18 yang signifikan secara psikologis dan bergerak di balik suasana pasar yang suram mendorong USD dan membebani pasangan secara keseluruhan. Di tempat lain, Dolar AS diuntungkan dari pesan ketidakpastian yang datang dari Ketua Federal Reserve Jerome Powell. Bersaksi di depan komite Senat, Powell mengatakan situasi inflasi yang unik dan dia juga menyatakan ketidakpastian tentang tingkat partisipasi yang rendah saat ini. Di sisi lain, kekhawatiran tentang penyebaran varian Delta covid tetap ada di Eropa, dengan Belanda, Spanyol, dan Portugal menonjol dengan peningkatan infeksi yang tajam - membebani Euro lebih dalam. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 1.18000 dan resistance di 1.18500.

GBPUSD – GBPUSD juga turun ke sekitar 1.3850, setelah hampir datar sepanjang sesi kemarin. Dolar AS sebagai safe-haven masih menguat sebagai bagian dari suasana risk-off yang lebih luas yang berasal dari beberapa faktor. Di sisi lain, GBP telah kembali kehilangan momentum pasca komentar hawkish anggota Bank of England yang mendesak pemotongan program pembelian obligasi BOE dan akhirnya menaikkan suku bunga. Pernyataannya muncul setelah Inggris juga melaporkan kenaikan upah sebesar 7.3% YoY di bulan Mei, yang dapat berubah menjadi tekanan inflasi di masa mendatang. Ke depan, berita utama tambahan dari Ketua Fed Powell akan ditunggu di AS, sementara statistik COVID-19 Inggris juga ditunggu sebagai konfirmasi tambahan. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 1.38100 dan resistance di 1.38500.

USDCAD – USDCAD telah mencapai tertinggi harian di 1.2585, tertinggi mingguan, mengikuti Dolar AS yang menguat di tengah suasana pasar yang suram. Selain itu, Dolar Kanada juga masih berada di bawah tekanan setelah Gubernur BoC Tiff Macklem mengatakan kepada pers bahwa kenaikan inflasi bisa bersifat sementara tetapi jika tidak, dia bisa menaikkan suku bunga. Sementara itu, harga minyak juga turun kemarin untuk memperpanjang penurunan pada hari Rabu di tengah pembicaraan tentang kesepakatan kompromi antara produsen OPEC terkemuka dan indikator mingguan yang sangat buruk pada permintaan bahan bakar AS. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 1.25400 dan resistance di 1.26000.

USDCHF – Setir pergerakan harga masih mengacu pada indeks DXY, yang mengukur USD terhadap sekeranjang enam mata uang - dan sedang menguat di tengah suasana pasar yang suram. Selain sentimen global, minat USD juga disponsori oleh sejumlah tajuk dari dalam AS dimana Ketua The Fed Powell, mengulangi pendiriannya bahwa kenaikan harga bersifat sementara. Sebelumnya, sebagian besar data AS meleset dari perkiraan, membebani sentimen dan memupuk pondasi bagi USD. Klaim pengangguran dirilis di 360 ribu dalam pekan yang berakhir pada 9 Juli dan output industri naik hanya 0.4% pada Juni. Ke depan, Penjualan Ritel AS dan pembacaan awal Indeks Sentimen Konsumen Michigan, masing-masing diharapkan 0.4% untuk Juni dan 86.5 untuk Juli, akan penting untuk diperhatikan. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 0.91600 dan resistance di 0.92000.

USDJPY – Pasangan USDJPY menghentikan kenaikan beruntun tiga hari pada hari Rabu setelah sebelumnya memanfaatkan secara maksimal penguatan USD yang diperbarui. Lingkungan pasar yang menghindari risiko membantu USD menemukan permintaan pada hari Kamis dan investor tidak terlalu memperhatikan rilis data makroekonomi yang beragam dari AS. Arahan terdekat, Bank of Japan akan mengumumkan Keputusan Suku Bunga dan menerbitkan Pernyataan Kebijakan Moneter. Meninjau acara ini, BOJ diekspektasi akan menurunkan proyeksinya di tengah penyebaran COVID-19 di Jepang dan di seluruh dunia. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 109.800 dan resistance di 110.200.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

5:45

NZ - CPI q/q

1.3%

0.7%

0.8%

19:30

US - Retail Sales m/m

-

-0.4%

-1.3%

Tentative

JP - BOJ Outlook and Policy Report

-

-0.10%

-0.10%

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Forex Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Midpoint Place, 22nd Floor, K.H. Fachrudin Street No. 26, Tanah Abang, Jakarta Pusat
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788