Historical Price
Get our historical price data to enrich your market analysis.

Analyze more accurately with our historical price data

ICDX market historical price data is an important indicator for your technical analysis and will help you give a more accurate market analysis.

Product
Tin Price
Daily price update for tin price based on the tin exchange at ICDX
Select Product
Date Day Product Settlement Ydsp Change Volume UOM
CPO Price
Daily price update for CPO and CPOTR based on the ICDX Market.
Select Product
Date Day Product Settlement Ydsp Change Volume UOM
REC Price
REC ( Renewable Energy Certificate ) daily price update based on the ICDX Market
Select Product
Date Day Product Last Price Change UOM
Periodic Report
Rabu, 18 Februari 2026 – Kiwi dibuka di 0.6046 dan turun -0.60%. NZD/USD menghadapi tekanan jual baru setelah keputusan kebijakan moneter dari Reserve Bank of New Zealand (RBNZ) yang memilih mempertahankan suku bunga acuannya di level 2,25%. Keputusan ini sebenarnya sudah diantisipasi pasar, sehingga fokus investor beralih pada nada pernyataan kebijakan dan proyeksi ke depan. Meskipun RBNZ menyampaikan bahwa inflasi mulai kembali ke target dan jalur suku bunga ke depan direvisi sedikit lebih tinggi, bank sentral tetap menekankan bahwa kebijakan saat ini masih bersifat akomodatif. Absennya sinyal hawkish yang tegas membuat dolar Selandia Baru kehilangan momentum, terutama setelah sebelumnya pasar sempat berspekulasi mengenai potensi pengetatan lebih lanjut tahun ini.
Friday, 13 February 2026
Publication
Jumat, 13 Februari 2026 – Harga emas bergerak stabil di kisaran US$4.888 per troy ons pada awal sesi perdagangan, setelah sebelumnya mengalami tekanan tajam akibat aksi jual lintas pasar.
Friday, 13 February 2026
Publication
Jumat, 13 Februari 2026 - Pada penutupan pekan pagi ini, harga minyak terpantau bergerak bearish tertekan oleh sentimen dari potensi pasokan berlebih pasca dirilisnya proyeksi terbaru IEA dan alokasi lahan produksi baru Venezuela dalam waktu dekat. Selain itu, sinyal meredanya tensi AS dengan Iran pasca komentar positif Trump juga turut membatasi pergerakan minyak.
Jumat, 13 Febuari 2026 - Melihat kombinasi sentimen global dan domestik, fluktuasi harga yang terjadi masih berada dalam rentang yang kondusif dan diperkirakan harga CPO akan bergerak stabil atau sedikit menguat pada perdagangan hari ini, dengan dukungan dari permintaan ekspor yang tetap kuat dan produksi sawit Indonesia yang solid.
Jumat, 13 Februari 2026 - Poundsterling dibuka di 1.3619 dan turun -0.06%. GBP/USD menjadi salah satu pasangan yang paling diperhatikan saat ini seiring kombinasi tekanan domestik Inggris dan dinamika kebijakan moneter Amerika Serikat. Proyeksi inflasi Inggris dari Deutsche Bank menunjukkan penurunan signifikan pada awal 2026, dengan CPI utama dan inti diperkirakan turun ke 3% secara tahunan pada Januari sebelum melandai mendekati target 2% pada kuartal kedua. Meski demikian, inflasi diperkirakan tetap sedikit lebih tinggi dibanding proyeksi resmi Bank of England, khususnya pada komponen jasa yang masih menunjukkan risiko kenaikan. Penurunan tekanan harga memang menjadi kabar positif bagi stabilitas ekonomi, namun pada saat yang sama memperkuat ekspektasi bahwa BoE memiliki ruang untuk memangkas suku bunga lebih lanjut guna menopang pertumbuhan yang mulai kehilangan momentum.
Thursday, 12 February 2026
Publication
Kamis, 12 Februari 2026 – Harga emas naik pada level US$5.095 per troy ons pada awal sesi perdagangan hari ini, setelah rilis data ketenagakerjaan Amerika Serikat menunjukkan hasil yang lebih kuat dari ekspektasi.
Kamis, 12 Februari 2026 - Harga minyak pagi ini terpantau bergerak menguat didukung oleh sentimen dari sinyal eskalasi tensi antara AS dengan Iran terkait negosiasi program rudal Teheran. Selain itu, komentar Rusia mengenai perjanjian nuklir, dan serangan besar-besaran di Ibu Kota Ukraina juga turut menjadi katalis positif bagi harga.
Kamis, 12 Februari 2026 – Kiwi dibuka di 0.6048 dan naik 0.17%. NZD/USD kembali menunjukkan penguatan yang konsisten dan bertahan di dekat level tertinggi dua pekan terakhir, didorong terutama oleh melemahnya Dolar AS secara luas. Tekanan terhadap Greenback muncul setelah kombinasi data ekonomi AS yang campuran: laporan ketenagakerjaan terbaru memang mencatat pertumbuhan payroll di atas ekspektasi, namun revisi besar ke bawah terhadap data tahun sebelumnya memperlihatkan bahwa tren perekrutan sebenarnya jauh lebih lemah dari yang diperkirakan sebelumnya. Hal ini memperkuat pandangan bahwa ekonomi AS sedang berada dalam fase perlambatan moderat, sehingga meningkatkan spekulasi bahwa Federal Reserve masih memiliki ruang untuk melanjutkan pelonggaran kebijakan pada 2026. Selain itu, turunnya ekspektasi inflasi jangka menengah di pasar obligasi AS serta meningkatnya sensitivitas pasar terhadap independensi bank sentral turut membebani Dolar. Dalam konteks ini, setiap indikasi pelemahan tambahan pada data tenaga kerja atau inflasi AS berpotensi memperpanjang fase korektif Dolar dan menjadi katalis lanjutan bagi apresiasi NZD/USD.
Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Midpoint Place, 22nd Floor, K.H. Fachrudin Street No. 26, Tanah Abang, Jakarta Pusat
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788