Pembukaan | % Perubahan | |
|---|---|---|
EURUSD | 1.18110 | 0.07% |
GBPUSD | 1.36860 | 0.11% |
AUDUSD | 0.75810 | 0.36% |
NZDUSD | 0.69600 | 0.29% |
USDJPY | 108.720 | 0.19% |
USDCHF | 0.93550 | 0.03% |
USDCAD | 1.25750 | -0.05% |
GOLDUD | 1734.300 | -0.04% |
USD/IDR | 14420 | 0.21% |
Kamis, 29 April 2021 - USDCAD pagi ini lanjut turun ke posisi terendah baru sejak kuartal-1 2018 lalu, sebagai reaksi terhadap tajuk fundamental CAD yang optimis, untuk bergabung dengan belum menariknya USD menyusul serangkaian acara penting dari AS. Data Penjualan Ritel Kanada naik 4.8% pada Februari, mengonfirmasi sikap Keputusan Dewan Komisaris BoC yang hawkish sebelumnya untuk mengurangi pembelian aset mingguan dan membawa panduan untuk kenaikan suku bunga pertama hingga paruh kedua tahun 2022. Di sisi lain, kekuatan baru di sekitar harga minyak mentah juga ikut memberikan dorongan tambahan untuk CAD - menyusul berita dari OPEC + di hari sebelumnya yang memutuskan untuk tetap berpegang pada rencana pelonggaran bertahap pembatasan produksi minyak dari Mei hingga Juli.
Fokus pasar baru-baru ini terus mengambil tawaran dari pidato Presiden AS Joe Biden di depan Kongres Bersama untuk pertama kalinya setelah menjabat dan optimisme hati-hati Federal Reserve AS (Fed). The Fed mempertahankan suku bunga acuan dan pembelian obligasi tidak berubah tetapi Ketua Jerome Powel terdengar agak berhati-hati tentang pemulihan ekonomi dan data yang kuat baru-baru ini. Meskipun sebagian besar pidato Biden mendorong para pembuat kebijakan untuk mendukung paket bantuannya, yang berjumlah hampir $ 4.0 triliun, Biden sedikit memberikan kejutan pada pasar dengan bersikap keras terhadap China dan Rusia - terutama mengingatkan akn konsekuensi militer terhadap kedua negara tersebut.
Pada saat penulisan, USDCAD masih lemah dengan fokus zona support penting terdekat di level 1.22800 dengan resistance terdekatnya berada di areal 1.23700. Sementara, resistance terjauhnya berada di sekitar areal 1.24500 dan support terjauhnya di 1.22500.
AUDUSD – AUDUSD sekali lagi menguji zona 0.78000, meski kini mulai memudarkan langkah pemulihan yang dipimpin fokus dari acara penting di AS. Secara keseluruhan, acara utama minggu ini mendukung pasangan untuk menguji pondasinya, terutama karena sentimen kehati-hatian pra-Fed dan pembaruan beragam atas pandemi secara menyeluruh. Selanjutnya, katalis risiko tetap menjadi kunci, tetapi respon pasar terhadap arahan Presiden Biden dan Indeks Harga Impor Ekspor Australia untuk kuartal pertama (Q1) akan menjadi penting untuk diikuti. Indeks Harga Impor Aussie untuk Q1 diekspektasi turun di bawah -1.0% menjadi -1.1% sedangkan Indeks Harga Ekspor bisa turun dari pembacaan sebelumnya 5.5% menjadi 0.8% QoQ. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 0.77600 dan resistance di 0.78000.
EURUSD – Harga lanjut melonjak kemarin, mencapai level tertinggi sejak 26 Februari ke sekitar zona 1.21350 masih dengan fokus yang sama yaitu konferensi Powell bersamaan dengan keputusan The Fed dan pidato Joe Biden. Sebagai fokus pedagang Euro, secara spesifik selama konferensi pers, Powell menjelaskan bahwa kenaikan inflasi sementara tidak akan menjamin kenaikan suku bunga. Ia mengatakan bukan saatnya untuk mulai membicarakan program pengurangan pembelian. Komentarnya memicu lebih banyak kerugian untuk USD, reli di Wall Street, dan Euro sebagai mata uang benchmark utama. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 1.20900 dan resistance di 1.21500.
GBPUSD – GBPUSD ikut memantul untuk menyasar zona 1.39500, masih memanfaatkan penurunan luas Dolar AS. Kendati demikian, kinerja Poundsterling relatif rendah terjadi di tengah kontroversi pengaturan pendanaan untuk apartemen resmi Perdana Menteri Boris Johnson. Sebelumnya pada hari Rabu, di Inggris, Komisi Pemilihan membuka penyelidikan atas pembiayaan perbaikan kediaman PM Johnson, atas kecurigaan telah dilakukan pelanggaran. Namun, hal tersebut hanya menahan bulls GBPUSD kemarin untuk tidak melompat lebih jauh, secara luas suasana risiko pasar masih dimanfaatkan harga untuk pergerakan jangka pendeknya. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 1.39100 dan resistance di 1.39700.
NZDUSD – Pasangan Kiwi tetap menjaga daya tawarnya secara kuat untuk hari kedua berturut-turut, memperpanjang kenaikan yang dipimpin Fed. Di sisi lain, pasangan juga mengambil petunjuk dari angka Impor dan Ekspor yang optimis sambil mengabaikan Neraca Perdagangan yang cenderung lemah dari Selandia Baru. Neraca Perdagangan utama NZ turun masing-masing menjadi $ 33 juta dan $ 1.69 miliar setiap bulan dan tahunan selama bulan Maret versus pembacaan sebelumnya yang direvisi naik $ 201 juta dan $ 2.38 miliar dalam urutan yang sama. Rincian lebih lanjut menunjukkan bahwa Impor tumbuh melampaui $ 4.3 miliar menjadi $ 5.65 miliar sedangkan Ekspor juga naik melewati $ 4.5 miliar pembacaan sebelumnya menjadi $ 5.68 miliar selama bulan yang disebutkan. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 0.72300 dan resistance di 0.72700.
USDCHF – Pergerakan harga masih cenderung minim dibalik Indeks dolar AS (DXY) yang sempat menyegarkan kembali level terendah dua bulan karena para pedagang kini sedang bereaksi terhadap optimisme hati-hati Federal Reserve AS (Fed). Tadi malam, The Fed mempertahankan suku bunga acuan dan pembelian obligasi tidak berubah tetapi Ketua Jerome Powel terdengar agak berhati-hati tentang pemulihan ekonomi dan data yang kuat baru-baru ini. Ke depan, pedagang USDCHF harus memperhatikan pembacaan awal PDB Kuartal 1 AS, diharapkan 6.5% versus 4.3% sebelumnya, untuk arahan baru. Namun, katalis risiko tidak boleh diabaikan. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 0.90700 dan resistance di 0.91300.
USDJPY – USDJPY menutup upaya pemulihannya kemarin dan ditutup dalam rentang koreksi yang tipis. Alasannya bisa dilacak ke imbal hasil Treasury AS yang suram yang menyeret Indeks Dolar AS (DXY) untuk menyegarkan kembali level terendah dua bulanannya. Di sisi lain, Yen terbebani oleh kekhawatiran bahwa lonjakan kasus COVID-19 baru-baru ini dapat menghambat pemulihan ekonomi Jepang yang rapuh. Kekhawatiran tersebut diakui oleh Bank of Japan pada hari Selasa, memperingatkan ketidakpastian yang tinggi tentang potensi kejatuhan ekonomi dari pandemi. Selain itu, BoJ merevisi perkiraan inflasi domestik, yang diperkirakan tidak akan mencapai target 2% hingga awal 2023. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 108.400 dan resistance di 108.700.
DATA EKONOMI HARIANJam | Data | Aktual | Ekspektasi | Sebelumnya |
|---|---|---|---|---|
| | | | |
| | | | |
| | | | |
| | | | |
| | | | |