Home
>
News
>
Publication
>
USD Coba Pulih dari Koreksi Tajam Kemarin, USDJPY Mengekor
USD Coba Pulih dari Koreksi Tajam Kemarin, USDJPY Mengekor
Tuesday, 08 June 2021

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.21890

-0.04%

GBPUSD

1.41810

-0.09%

AUDUSD

0.77580

-0.12%

NZDUSD

0.72280

-0.10%

USDJPY

109.24000

0.11%

USDCHF

0.89750

-0.04%

USDCAD

1.208

0.06%

GOLDUD

1898.610

-0.04%

USD/IDR

14250

0.04%

Fokus USDJPY:

  1. USDJPY coba rebound pagi ini
  2. Data PDB final Jepang dirilis membaik


Selasa, 8 Juni 2021 - Hari ini pasangan USDJPY mencoba upaya reboundnya dari pembukaan awal pekan ini, disertai suasana hati-hati pasar. Pasangan baru-baru ini memantul dari level rendah harian mengikuti rilis angka PDB Q1 yang menjanjikan dari Jepang. Juga mendukung penjual pasangan adalah pullback korektif Dolar AS dan optimisme hati-hati di tengah kalender yang minim. Data final Produk Domestik Bruto (PDB) Jepang pagi ini dirilis final pada posisi -1% dari perkiraan -1.2% dari sebelumnya -1.3%. Di sisi lain, perlu dicatat bahwa meredanya ketakutan akan kesulitan ekonomi lebih lanjut, meskipun keadaan darurat yang disebabkan oleh pandemi di prefektur utama, telah mendukung Yen untuk melawan USD.

Barometer risiko mereda pada hari sebelumnya di tengah obrolan beragam mengenai langkah Fed berikutnya sebelum mendapatkan kembali kekuatan bullish, di tengah pembicaraan mengenai pemulihan ekonomi dari pandemi dan pembukaan aktivitas yang masih diupayakan kuat terutama di Barat. Namun, Laporan pekerjaan AS yang suram pada hari Jumat masih direspon dengan menambah kekuatan ekstra dalam penolakan ketakutan reflasi. Lebih lanjut, komentar yang membingungkan tentang langkah selanjutnya bank sentral AS oleh Menteri Keuangan Janet Yellen juga membingungkan pasar. Selain itu, sentimen hati-hati menjelang data inflasi AS utama hari Kamis dan ECB adalah filter tambahan untuk persepsi risiko pasar.

Pada saat penulisan, USDJPY masih kondolidasi dengan fokus zona support penting terdekat di level 109.200 dengan resistance terdekatnya berada di areal 109.600. Sementara, resistance terjauhnya berada di sekitar areal 109.900 dan support terjauhnya di 109.000.

AUDUSD – AUDUSD mengawali hari ini untuk mempertahankan kenaikan dua hari sebelumnya di kisaran 0.7750. Laporan pekerjaan AS hari Jumat lalu yang suram dan obrolan tentang langkah Fed selanjutnya lanjut membantu pasangan Aussie. Meskipun demikian, kurangnya katalis utama dan keragu-raguan menjelang sejumlah peristiwa penting hari Kamis mengganggu para pembeli akhir-akhir ini. Di sisi positif terkait status barometer risiko AUD adalah vaksinasi yang stabil dan kepercayaan pembuat kebijakan di penjuru barat dalam membuka kembali kegiatan ekonomi. Di dalam negeri Australia, kasus COVID dilaporkan memecahkan tren penurunan dengan 11 kasus tercatat selama akhir pekan. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 0.77300 dan resistance di 0.77600. 

EURUSD – EURUSD diperdagangkan hampir sepanjang sesi kemarin dalam kisaran sempit dan sempat menguji zona 1.2200. Rebound terjadi di tengah penurunan Dolar AS secara keseluruhan. USD masih tidak dapat pulih dari laporan NFP yang dirilis pada hari Jumat yang memicu kebingungan pasar akan konsistennya tujuan kebijakan ekonomi The Fed. Ke depan, berita utama risiko akan menjadi kunci di tengah sesi yang tenang, dengan kalender menawarkan Neraca Perdagangan Barang dan Jasa AS untuk April, diharapkan. Sementara itu, dari dalam Eropa, data terdekat yang ditawarkan adalah ZEW Economic Sentiment, dan fokus utama tetap pada acara penting ECB di hari Kamis. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 1.21600 dan resistance di 1.22000. 

GBPUSD – Selain fokus USD, para pedagang GBPUSD juga memperhatikan luas sebagian tajuk dalam negeri Inggris. Terbaru, juru bicara PM Boris mengisyaratkan tidak ada keraguan atas pembukaan aktivitas ekonominya pasca pandemi, tetapi para pandangan para Menteri Kabinet cenderung pro-kontra. Perlu dicatat bahwa kesengsaraan Brexit juga membebani sentimen di sekitar Pound karena Presiden AS Joe Biden baru-baru ini memilih untuk ikut campur dalam perselisihan UE-Inggris atas protokol Irlandia Utara (NI). Setelah konfirmasi tersebut, Uni Eropa (UE) memperoleh kepercayaan diri dan memperingatkan Inggris untuk mengenakan sanksi ekonomi yang keras jika memilih untuk menolak persyaratan Brexit yang telah disepakati sebelumnya. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 1.41500 dan resistance di 1.41900.

NZDUSD – Kiwi kembali bergerak di balik kewaspadaan pasar pagi ini, dan masih diperdagangkan di sekitar kisaran perdagangan hari sebelumnya dengan bias positif. Indeks Dolar AS (DXY), yang melacak kinerja USD kembali berdiri di dekat level 90.00 dengan kerugian harian yang cukup signifikan. Pergerakan depresiasi dalam USD adalah alasan utama pergerakan naik pasangan ini. Di sisi lain, Kiwi memperoleh manfaat utama dari prospek ekonomi yang lebih baik di dalam negeri. Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda kemarin mengklaim bahwa ekonomi Selandia Baru “mengungguli” di Asia-Pasifik, hal ini ikut mengonfirmasi optimisme yang diserap dari pernyataan RBNZ sebelumnya yang kemungkinan akan menaikkan suku bunga pada awal 2022. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 0.72000 dan resistance di 0.72400.

USDCAD – USDCAD berangsur lebih rendah untuk bergerak dalam kisaran 1.2100 dan 1.2050. Selera risiko masih belum terlalu luas di balik komentar Menteri Keuangan AS Yellen selama akhir pekan. Di sisi lain, harga minyak terus mengkonsolidasikan tren bullish hariannya dengan fokus terbaru dari data China yang menunjukkan impor minyak mentah turun ke level terendah satu tahun di bulan Mei. Tidak akan ada rilis data makroekonomi tingkat tinggi dari AS atau Kanada pada hari ini dan USDCAD kemungkinan akan terus berfluktuasi dalam kisaran hariannya. Terdekat, Bank of Canada (BoC) akan menawarkan pidato sikapnya terhadap beberapa kebijakan meliputi suku bunga dan pandangan ekonomi saat ini. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 1.20700 dan resistance di 1.21000.

USDCHF – USDCHF jatuh untuk hari kedua berturut-turut, mencapai level terendah sejak hampir sepekan. Dolar AS yang melemaih masih jadi alasan utama di balik penurunan imbal hasil obligasi AS. Pelaku pasar masih mencerna angka NFP yang dirilis pada hari Jumat, dan sikap terbaru Menteri Keuangan Janet Yellen yang mengatakan bahwa Presiden Joe Biden harus mendorong rencana pengeluarannya sebesar $4 triliun bahkan jika itu memicu inflasi yang berlanjut hingga tahun depan dan suku bunga yang lebih tinggi. Laporan utama terdekat dari AS akan ditawarkan pada hari Kamis dengan angka inflasi, dan juga hari itu, Bank Sentral Eropa (ECB) akan mengadakan pertemuan kebijakannya yang juga menjadi fokus sentimen risiko pasar. Pada saat penulisan harga bergerak di kisaran support berada di areal 0.89600 dan resistance di 0.90000.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

15:30

EZ - ZEW Economic Sentiment

-

85.5

84

21:00

US - JOLTS Job Openings

-

8.18M

8.12M

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Forex Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Midpoint Place, 22nd Floor, K.H. Fachrudin Street No. 26, Tanah Abang, Jakarta Pusat
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788