Home
>
News
>
Publication
>
Tertekannya Kinerja Mata Uang Aussie Pasca Rilis Risalah Pertemuan RBA
Tertekannya Kinerja Mata Uang Aussie Pasca Rilis Risalah Pertemuan RBA
Tuesday, 20 February 2024

Indikator Harga

 

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.0777

-0.15%

GBPUSD

1.2589

-0.05%

AUDUSD

0.6540

-0.20%

NZDUSD

0.6149

-0.29%

USDJPY

150.11

0.13%

USDCHF

0.8820

0.10%

USDCAD

1.3489

0.11%

GOLDUD

2016.79

0.05%

USD/IDR

15630

0.13%

Fokus AUDUSD:

  1. Risalah pertemuan RBA
  2. PBoC memangkas suku bunga acuan

Selasa, 20 Februari 2024 - Pasangan mata uang Aussie turun ke zona 0.6540. Turunnya kinerja mata uang Aussie menunjukan reaksi terhadap risalah Reserve Bank of Australia (RBA) dari pertemuan kebijakan moneter bulan Februari. Didalam risalah tersebut Dewan RBA membahas kemungkinan menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin (bps) atau mempertahankan status quo. Meskipun data memberikan keyakinan yang lebih besar kepada dewan bahwa inflasi akan kembali ke target dalam jangka waktu yang wajar, tercatat bahwa hal tersebut akan "membutuhkan waktu" sebelum dewan dapat cukup yakin terhadap inflasi. Oleh karena itu, dewan setuju bahwa tidak menutup kemungkinan akan terjadi kenaikan suku bunga lagi. Tekanan lainnya berasal dari kinerja Indeks Dolar AS (DXY) yang menguat lebih tinggi seiring kembalinya pasar dari libur panjang akhir pekan, dan investor sangat menantikan rilis Risalah Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) AS. Para pelaku pasar mengantisipasi bahwa Federal Reserve (Fed) akan memulai penurunan suku bunga mulai Juli 2024 dengan kemungkinan penurunan suku bunga sebesar 25 bps.

Disisi sentimen lainnya, Bank Rakyat Tiongkok (PBOC) secara tak terduga memangkas suku bunga acuan pinjaman lima tahun pada pagi ini, melonggarkan kondisi moneter lebih lanjut dalam upaya untuk mendukung perlambatan pemulihan ekonomi di Tiongkok. PBOC memangkas LPR lima tahun, yang digunakan untuk menentukan suku bunga KPR, menjadi 3,95% dari 4,10%, sedangkan DPR satu tahun tidak berubah di level 3,45%. Hal ini dapat memunculkan dukungan terhadap kinerja AUDUSD kedepannya. Dari data ekonomi, Kepercayaan Konsumen ANZ-Roy Morgan meningkat menjadi 82,8 pada minggu ini dari 82,6 sebelumnya. Hebatnya, indeks tersebut kini berada dalam rekor 55 minggu berturut-turut di bawah angka 85. Selanjutnya, Westpac mengharapkan perekonomian Australia yang tangguh didukung oleh rendahnya pengangguran dan neraca sektor korporasi yang sehat. Westpac memperkirakan RBA akan mempertahankan kebijakan moneternya saat ini sepanjang tahun 2024 dan mengadopsi pendekatan yang tidak terlalu ketat pada tahun 2025.

Harga pada pasangan mata uang AUDUSD turun. Support terdekatnya di zona 0.6380 dan resistance terdekatnya di zona 0.6460. Support lanjutan di zona 0.6360 dan dilanjutkan ke zona 0.6320. Resistance lanjutan di zona 0.6490 dan dilanjutkan resistance selanjutnya di zona 0.6520.

EURUSD - Pasangan mata uang Euro turun ke zona 1.0777. Penurunan kinerja mata uang Euro ditekan oleh Indeks Dolar AS (DXY) naik lebih tinggi seiring kembalinya pasar dari libur panjang akhir pekan, dan suasana kehati-hatian menjelang rilis Risalah Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) AS yang dijadwalkan pada hari Rabu. Sentimen ini diperkuat ketika mantan pejabat Fed James Bullard menyatakan pada konferensi National Association for Business Economics (NABE) bahwa The Fed harus mempertimbangkan penurunan suku bunga untuk mencegah terhambatnya kegiatan ekonomi akibat kenaikan suku bunga. Support terdekatnya di zona 1.0720 dan resistance terdekatnya di zona 1.0790.

GBPUSD – Pasangan mata uang Pound turun ke areal 1.2589. Tekanan pada kinerja mata uang Pound berasal dari antisipasi penurunan suku bunga Federal Reserve pada pertemuan bulan Maret mendatang. Di sisi positif, data perumahan Inggris menunjukkan peningkatan harga properti domestik setiap tahunnya, yang mungkin memberikan beberapa dukungan terhadap mata uang Poundsterling. Indeks Harga Rumah Rightmove Inggris (YoY) mengalami peningkatan sebesar 0,1% di bulan Februari dibandingkan penurunan sebelumnya sebesar 0,7%. Namun, laporan bulanan menunjukkan kontraksi, dengan pertumbuhan Februari sebesar 0,9% dibandingkan kenaikan sebelumnya sebesar 1,3%. Support terdekatnya di areal 1.2560 dan resistance terdekatnya di zona 1.2620.

NZDUSD - Pasangan mata uang Kiwi turun ke areal 0.6149. Kinerja mata uang Kiwi tertekan oleh penguatan yang terjadi pada mata uang USD menjelang risalah pertemuan FOMC. Di sisi positif, Indeks Kinerja Layanan Business NZ Selandia Baru meningkat menjadi 52,1 pada bulan Januari dari 48,8 pada bulan Desember, di atas perkiraan sebesar 49,6. Hal ini menempatkan indeks di wilayah ekspansi dan menandai laju aktivitas tertinggi sejak Juli 2023. Level 50 memisahkan kontraksi dan ekspansi. Hal ini merupakan kabar baik bagi perekonomian, yang telah melemah akibat siklus pengetatan suku bunga yang tajam oleh Reserve Bank of New Zealand. Di sisi optimisme lainnya berasal dari, Gubernur Reserve Bank of New Zealand (RBNZ) Adrian Orr yang berkomentar pekan lalu bahwa bank sentral masih perlu memastikan bahwa ekspektasi inflasi terkendali, menunjukkan bahwa bank sentral tidak akan memberi sinyal akan segera melakukan penurunan suku bunga Support terdekatnya di areal 0.5840 dan resistance terdekatnya di zona 0.5930.

USDJPY – Pergerakan pasangan mata uang ini naik ke zona 150.11 terdorong oleh kinerja Dolar AS karena tingginya inflasi AS yang mendukung tuntutan suku bunga yang lebih tinggi untuk jangka waktu yang lebih lama, hal ini berbeda dengan BoJ yang masih mengadopsi suku bunga ultra rendah sehingga ekspektasi pasar BoJ kemungkinan tetap mempertahankan Tingkat suku bunga. Fokus pasar selanjutnya pada Neraca Perdagangan Jepang akan dirilis pada hari Rabu sebelum Risalah Rapat FOMC. Support terdekatnya di zona 149.80 dan resistance terdekatnya di zona 150.20.

USDCAD – Pergerakan pasangan mata uang ini meningkat ke zona 1.3489 di tengah pasar menunggu risalah Federal Reserve Open Market Committee (FOMC) untuk pertemuan kebijakan bulan Januari, yang akan dirilis pada hari Rabu. Risalah pertemuan FOMC akan memberikan penjelasan rinci soal alasan mempertahankan suku bunga utama tidak berubah di kisaran 5,25%-5,50% pada bulan Januari dan prospek baru terkait suku bunga. Di sisi Loonie, pasar menunggu menunggu data inflasi bulan Januari, yang akan dipublikasikan pada hari ini. Menurut perkiraan pasar, data Indeks Harga Konsumen (IHK) diprakirakan turun ke 3,2% dari 3,4% di Desember. Support terdekatnya di areal 1.3470 dan resistance terdekatnya di zona 1.3522.

USDCHF - Pasangan mata uang Franc naik ke zona 0.8820. Menguatnya kinerja mata uang USD turut mendukung kenaikan pada mata uang ini. Kenaikan tersebut di tengah suasana kehati-hatian pasar menjelang pertemuan FOMC. Diperkirakan The Fed menunda penurunan suku bunganya hingga Juni 2024, hal ini diperkuat oleh komentar Presiden Federal Reserve (Fed) St. Louis, James Bullard menyarankan pada konferensi NABE bahwa Federal Reserve harus mempertimbangkan penurunan suku bunga pada pertemuan bulan Maret untuk menghindari berkurangnya aktivitas ekonomi karena kenaikan suku bunga. Support terdekatnya di zona 0.8790 dan resistance terdekatnya di zona 0.8860.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

7:30

AUD - Monetary Policy Meeting Minutes

-

-

-

14:00

CHF - Trade Balance

-

2.35B

1.25B

16:00

EUR - Current Account

-

20.3B

24.6B

17:15

GBP - Monetary Policy Report Hearings

-

-

-

20:30

CAD - CPI m/m

-

0.4%

-0.3%

20:30

CAD - Median CPI y/y

-

3.6%

3.6%

20:30

CAD - Trimmed CPI y/y

-

3.6%

3.7%

20:30

CAD - Common CPI y/y

-

3.8%

3.9%

Tentative

NZD - GDT Price Index

-

-

4.2%

22:00

USD - CB Leading Index m/m

-

-

-

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Forex Daily Newsletter

Licensed and supervised by
Member of
Certified by
© Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)
Join Our Monthly Newsletter
Follow Us
Contact Us
Jl. M.H. Thamrin No.3 7th Floor, RT.11/RW.2, Gambir, Central Jakarta City, Jakarta 10110
+62 21 4050 7788